Breaking News
light_mode

Pasangan Harmonis Jarot-Askiman Pecah Kongsi?

  • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Tidak ada persahabatan ataupun permusuhan abadi dalam politik. Yang ada adalah kepentingan abadi. Itu pula yang bakal terjadi dalam penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang, khususnya di Kabupaten Sintang.

Pasangan harmonis Jarot-Askiman yang pernah berduet pada Pilkada lalu, kini dikabarkan bakal berpisah dan bersaing memperebutkan kursi nomor satu di Bumi Senentang.

Pecah “kongsi”? Kata itu semakin sentral terdengar di kalangan masyarakat Sintang. Apalagi pada proses penjaringan bakal calon kepala daerah yang sedang dilakukan oleh PDI-P Sintang.

Jarot dan Askiman sama-sama mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati.

Jarot mendaftar ke DPC PDI-P Sintang sebagai bakal calon bupati tanpa disertai bakal calon wakil bupati, lain halnya dengan Askiman. Ia menggandeng Agrianus sebagai calon wakil bupati untuk mengikuti penjaringan oleh DPC PDI-P Sintang.

“Nampaknya ini pecah kongsi lah!. Kalau sudah mendaftar dengan pasangan lain berarti tidak dengan Jarot kan. Itu logikanya, sehingga kami juga harus hati-hatilah mencari pasangan untuk Jarot,” ucap Ketua DPD NasDem Sintang, H Herry Syamsudin saat ditemui sejumlah awak media di DPC PDI-P Sintang, Senin (16/9/2019).

Menurut Herry, NasDem telah mendaftarkan Jarot Winarno sebagai bakal calon bupati di DPC PDI-P Sintang. Wakilnya masih sumir. Pasalnya, NasDem sendiri masih menunggu hasil survei.

“Nama-namanya sudah ada, tapi masih akan dilakukan survei untuk mendampingi Jarot pada Pilkada 2020 nanti,” katanya.

Apabila hasil survei sudah ada dan mengkrucut di tiga nama. Maka NasDem akan menyerahkan sepenuhnya kepada Jarot Winarno untuk memilih siapa di antara tiga nama itu yang bakal mendampinginya di Pilkada Sintang 2020.

“Intinya, kita bertarung untuk menang. Menang bukan untuk segala-galanya tapi untuk Sintang. Artinya, kita tidak ingin mengusung orang-orang yang tidak berkomitmen lah,” tegasnya.

Ketika dikonfirmasi terpisah, Askiman menepis pendaftaran dirinya sebagai bakal calon Bupati yang dijaring PDI Perjuangan mengindikasikan sudah pecah kongsi dengan Jarot Winarno.

“Kita belum menentukan pisah atau ndak. Karena semuanya akan kita sikapi pada penghujungnya nanti. Dengan beliau juga kita bahas. Karena, hingga saat ini hubungan dengan beliau tidak ada masalah,” katanya.

Saat ini kan, kata Askiman, PDI Perjuangan membuka pendaftaran. Askiman mengaku juga berkoordinasi dengan beliau (Jarot,red).

“Saat itu beliau bilang karena kondisi kesehatannya terganggu, saya juga harus mendaftar. Siapa tahu, ketika beliau berusia 60 tahun dan memutuskan tidak maju, berarti saya sudah siap mendaftarkan diri,” ungkap Askiman.

Namun, tambah Askiman, menjelang ulang tahun nanti akan dilihat lagi apakah ada restu dari istrinya atau tidak. Tentunya juga melihat kondisi kesehatan beliau (Jarot,red).

“Setelah itu, barulah beliau menentukan sikap. Beliau katakan seperti itu kepada saya,” katanya.

Soal proses penjaringan di partai, Askiman mengatakan dirinya mengikuti semua prosesnya. “Makanya, saya mendaftar dan mengembalikan berkas. Semuanya tergantung dengan komitmen kita,” ujarnya.

Menyangkut maju atau tidak pada Pilbup, tentu harus difikirkan matang dengan langkah-langkah yang tepat. Karena Pilbub tidak sederhana. Harus dengan perhitungan yang matang.

“Yang penting niat kita adalah bagaimana membangun Sintang yang lebih baik sesuai harapan masyarakat. Menjaga keharmonisan antar suku dan agama juga sangat penting. Kita berharap Pilbup kedepan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

PDI-P Kantongi 9 Nama Balon Bupati Sintang

Setakat ini, ada 9 nama yang sudah memastikan diri akan maju pada Pilkada Sintang 2020.

9 nama itupun, adalah:

  • Jarot Winarno
  • Askiman
  • Agrianus
  • Syahroni
  • M Chomain Wahab
  • H Benny Syahbani
  • Anderson
  • Heri Jamri
  • Jeffray Edward

9 nama tersebut diketahui sudah mendaftarkan dirinya di PDI-Perjuangan. Namun, yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran hanya Askiman-Agrianus, Heri Jamri, dan Jarot Winarno.

“Yang mendaftar lengkap dengan pasangannya hanya Askiman-Agrianus. Lainnya masih sendiri,” ungkap Ketua DPC PDI-P Sintang, Jeffray Edward.

Menurut Jeffray, Jarot Winarno telah didaftarkan NasDem ke PDI-P. Untuk wakilnya belum ada.

“Hanya daftarkan calon Bupati. Sementara wakilnya masih kosong,” ungkapnya.

Disinggung mengenai dirinya apakah mendaftarkan diri atau tidaknya. Jeffray menegaskan bahwa akan mendaftar. Hanya saja, tidak disebutkannya secara rinci apakah sebagai balon bupati atau wakil bupati.

“Saya akan daftar! Saya jadi balon bupati atau wakil bupati bisa, tapi tergantung partai lagi,” pungkasnya.

Sementara, Ketua KPU Sintang, Hazizah mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya sedang mempersiapkan proses dan tahapan Pilkada Sintang 2020 mendatang.

Bahkan, 21 September 2019 mendatang secara nasional KPU akan melakukan konsolidasi dan launching pemilihan kepala daerah serentak 2020.

“Tahapan persiapan itu minimal 1 tahun sebelum pemungutan suara,” katanya.

Selian itu, kata Hazizah, KPU pada bulan November 2019 sudah mulai tahapan verifikasi bakal calon persoarangan atau independen.

“Untuk Sintang 8,5 persen dari jumlah penduduk,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rasionalisasikan Anggaran dan Efisiensi Belanja

    Rasionalisasikan Anggaran dan Efisiensi Belanja

    • calendar_month Sel, 26 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Adanya penurunan asumsi yang disebabkan pengaruh ekonomi global yang terjadi hingga saat ini, mengakibatkan penyusunan anggaran 2022 sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang ini. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, setelah pihaknya meneliti dan mempelajari, terutama berkaitan dengan pendapatan, maka akan dilakukan rasionalisasi anggaran. “Hasil perhitungan kami dengan Tim Transparansi Pengelolaan Anggaran […]

  • Mempawah Jadi Pilot City ICP, Bupati Erlina Dorong Investasi untuk Akselerasi Pembangunan

    Mempawah Jadi Pilot City ICP, Bupati Erlina Dorong Investasi untuk Akselerasi Pembangunan

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Mempawah resmi menjadi salah satu dari 10 daerah di Indonesia yang terpilih sebagai pilot project Integrated City Planning (ICP), sebuah program strategis nasional untuk mewujudkan transformasi perkotaan menuju Indonesia Emas 2045. Penetapan ini ditegaskan dalam Rapat Penyepakatan Strategi Pengembangan Kota dan KPI ICP yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengembangan Infrastruktur […]

  • Pemkab Mempawah dan Universitas BSI Sepakati Kerja Sama Strategis Pendidikan dan Pembangunan Daerah

    Pemkab Mempawah dan Universitas BSI Sepakati Kerja Sama Strategis Pendidikan dan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) melalui penandatanganan kesepakatan bersama tentang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (10/9/2025). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Erlina. Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan kompetensi aparatur sipil negara, peningkatan literasi digital masyarakat, pemanfaatan […]

  • Edi Panen Cabai Poktan Al Murabbi

    Edi Panen Cabai Poktan Al Murabbi

    • calendar_month Sel, 7 Feb 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar NA Anggini Sari melakukan panen raya cabai rawit di Jalan Nipah Kuning Dalam Kelurahan Pal Lima Kecamatan Pontianak Barat, Selasa (7/2/2023). Tanaman cabai rawit jenis Cakra tumbuh subur di atas lahan seluas 2.500 meter persegi. Budidaya tanaman cabai ini dikelola […]

  • Maksimalkan SE Penegakan Disiplin Prokes Covid-19

    Maksimalkan SE Penegakan Disiplin Prokes Covid-19

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Per 27 Juni 2021, Kabupaten Mempawah masih masuk dalam zona oranye penularan Covid-19. Satgas ditingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dituntut bekerja maksimal untuk mencegah terjadi penularan guna menekan kasus positif di masyarakat Kabupaten Mempawah. “Memang saat ini Kabupaten Mempawah masih dalam zona orange Covid-19. Dan patut kita waspadai saat ini Kota Pontianak yang berbatasan […]

  • Dewan Sebut Kawasan Perbatasan dan Pedalaman Sintang Minim Akses Komunikasi

    Dewan Sebut Kawasan Perbatasan dan Pedalaman Sintang Minim Akses Komunikasi

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jimi Manopo menyarankan agar pemerintah daerah membuka komunikasi lebih intens kepada pemerintah pusat (Pempus), khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Perihal tersebut dinilainya penting untuk dilakukan, agar persoalan jaringan telekomunikasi, khususnya di kawasan perbatasan seperti Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, dan Ketungau Hulu dapat menikmati sinyal […]

expand_less