Breaking News
light_mode

Oktober, RI 1 Kembali ke Bumi Galaherang

  • calendar_month Rab, 27 Sep 2017
  • comment 1 komentar

LensaKalbar – Rencananya Oktober 2017 mendatang, Presiden Joko Widodo akan kembali mengunjungi Bumi Galaherang. Kedatanganya pun dalam rangka menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pelabuhan Internasional di Pantai Kijing, Kecamatan Sungai Kunyit.

Untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di Rebuplik Indonesia tersebut. Pemerintah Kabupaten Mempawah melakukan berbagai persiapan. Sebelumnya, Pemkab Mempawah melakukan pembebasan lahan yang dilaksanakan BPN dan stakeholder lain.

Selasa (26/7), TNI bersama Polri juga melaksanakan persiapan pengamanan. Pangdam XII/ Tanjungpura, Mayjend TNI Andika Perkasa turun langsung ke lapangan didampingi Bupati dan Wakil Bupatti Mempawah.

Dia meninjau lokasi pembangunan pelabuhan terbesar di Kalbar yang dilaksanakan oleh PT Pelindo II tersebut.

Menurut Pangdam, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh instansi terkait, mulai dari Pemerintah Provinsi Kalbar maupun kabupaten, Polri hingga TNI yang sudah mulai melaksanakan prosedur tetap (Protab) penyambutan kedatangan orang nomor 1 di Indonesia tersebut.

“Peninjauan ini dalam rangka berkoordinasi dengan seluruh pihak, supaya ketika Protokol Kepresidenan datang kesini untuk survei kita sudah bisa memberikan masukan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, tanggal kedatangan Presiden Jokowi belum dapat dipastikan, sebab masih berkoordinasi dengan Sekretariat Kepresidenan untuk mencocokkan jadwal Presiden, mengingat jadwal kerja yang padat dan banyaknya blusukan yang dilakukan Jokowi.

“Presiden dipastikan tidak akan hadir sekitar tanggal 19 Oktober. Baik menjelang tanggal 19 Oktober atau beberapa hari setelah tanggal 19 Oktober,” katanya.

Dalam penyambutan kedatangan Jokowi, kata Pangdam, perlu dilakukan persiapan yang matang oleh semua pihak, terlebih tuan rumah yaitu Kalbar.

“Sebagai tuan rumah tentunya perlu mendesain acara dan konsep penyambutan Presiden Joko Widodo secara baik dan matang, agar dapat mempermudah pekerjaan dari tim Jakarta,” ujarnya.

Pangdam  berharap, kunjungan kerja Presiden Jokowi untuk menancapkan tiang pertama pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing nantinya berjalan aman dan lancar, serta memberikan kesan yang baik dalam pelaksanaan sebagai tuan rumah.

“Yang paling penting, kunjungan Presiden Jokowi nantinya aman dan lancar, serta masyarakat jadi bangga,” katanya. (Syf)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Pontianak Tertinggi Partisipasi Sensus Penduduk Online di Kalbar

      Pontianak Tertinggi Partisipasi Sensus Penduduk Online di Kalbar

      • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pontianak Suminar Kristiani menyebut Kota Pontianak merupakan daerah terbanyak dalam melakukan sensus penduduk mandiri secara online di Provinsi Kalbar. Hal ini sejalan dengan kemudahan akses internet di Pontianak. “Hingga saat ini terdapat 125 ribu penduduk atau 30 ribu lebih Kepala Keluarga (KK) yang melakukan sensus penduduk online […]

    • Pj Bupati Ismail Ikuti Rakornas Pengawasan Intern

      Pj Bupati Ismail Ikuti Rakornas Pengawasan Intern

      • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2024 di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Rabu (22/5/2024). Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2024 ini dibuka secara resmi ole Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menekankan bahwa Badan […]

    • Ehm…Jarot Ingin Jadikan Remaja Sintang Generasi Berencana

      Ehm…Jarot Ingin Jadikan Remaja Sintang Generasi Berencana

      • calendar_month Rab, 14 Feb 2018
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Semua bangsa berharap memiliki generasi muda yang kuat, serta cerdas secara spiritual, intelektual dan emosional. Namun globalisasi menyebabkan perubahan-perubahan besar terhadap perilaku mereka. Lebih cenderung ke negatif. Untuk menyiasati persoalan kompleks tersebut, Bupati Sintang, Jarot Winarno berkomitmen untuk menjadikan remaja Bumi Senentang sebagai Generasi Berencana (Genre). Terdapat tiga hal yang harus dipahami remaja […]

    • Pemkot Komitmen Akomodir Rekomendasi Raperda DPRD

      Pemkot Komitmen Akomodir Rekomendasi Raperda DPRD

      • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mengatakan pada prinsipnya semua fraksi DPRD Kota Pontianak menyetujui lima buah Raperda yang telah diajukan. Untuk itu secepatnya akan dibahas dan dilakukan tahapan yang telah ada. Ia menambahkan seluruh fraksi DPRD Kota Pontianak juga menekankan agar seluruh program harus menyentuh kepentingan masyarakat. Hal ini bertujuan agar program-program itu […]

    • Imbau Warga Tidak Panic Migor

      Imbau Warga Tidak Panic Migor

      • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Tim Terpadu Monitoring Harga dan Ketersediaan Minyak Goreng Kemasan menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan swalayan di Kota Pontianak, Selasa (22/2/2022). Tim terpadu yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi, yang juga selaku Ketua Harian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak mendatangi distributor minyak goreng yang berlokasi […]

    • Mangkir Mengajar Dua Tahun, Jeffray: Disdikbud dan BKPSDM Segera Tindak Tegas!

      Mangkir Mengajar Dua Tahun, Jeffray: Disdikbud dan BKPSDM Segera Tindak Tegas!

      • calendar_month Sel, 5 Feb 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward meminta kepada tim pengawas, kepala sekolah, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang agar segera mengambil tindakan tegas, terkait sejumlah oknum tenaga pendidik (guru) yang ditemukan tidak menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik atau mangkir mengajar selama dua tahun. Khususnya di wilayah pedalaman Sintang. “Saya harap ini bisa […]

    expand_less