
LensaKalbar – Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dan Kepala Dinas Kesehatan Sintang, nyaris menjadi korban penipuan dengan modus mencatut nama Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto dan Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto.
Oknum tersebut mengirim pesan melalui Short message service (SMS) yang berisi “Selamat siang Ibu dr.rossa..Apa kbr Ibu Direktur..Mdh2an sehat dan baik saja.Ijin Ibu, ini saya AKP Indra Asrianto. Kasat Reskrim Polres Sintang. Oh ya, ada salam dari Bpk AKP Eko Mardianto untk Ibu dr. Rosa Trifina. Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang. Terima kasih”.
Setelah pesan SMS itu masuk, oknum tersebut kemudian menelpon yang bersangkutan. Diduga pelaku meminta dikirimi uang tiket pesawat.
Ketika dikonfirmasi Lensakalbar.com, Minggu (10/2/2019) sekitar pukul, 15.35 WIB, Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rossa Trifina membenarkan perihal tersebut.
Bahkan, Rossa mengaku telah menerima short message service (SMS) yang mengatasnamakan Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto sekitar pukul 12.07 WIB. Namun, SMS tersebut tidak digubrisnya.
“Ya, benar ada SMS ke saya. Tapi tidak saya balas. Kemudian, oknum yang mengaku Kasat Reskrim itu menelepon. Tapi tidak saya angkat. Mungkin kalau telponnya saya angkat bisa-bisa ujungnya penipuan,” ujar Rossa.
Selain mengatasnamakan Kasat Reskrim, tambah Rossa, beberapa hari lalu juga ada oknum yang mengatasnamakan Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi.
Peristiwa itupun berawal dari scurity RSUD Ade M Djoen Sintang menerima telepon dari oknum yang mengaku Brigadir Junaidi sebagai ajudan pak Kapolres. Kemudian, security RSUD memberikan nomor teleponnya ke oknum tersebut. Selanjutnya, ajudan pak Kapolres itu meneleponnya.
“Oknum yang mengaku ajudan itu, bilang kepada saya bahwa pak Kapolres ada yang mau disampaikan. Saya juga diminta untuk menelepon ke nomor yang dikasi ajudan tersebut,” katanya.
Selanjutnya, Rossa mengaku menghubungi nomor yang dikasi oleh oknum yang mengaku sebagai ajudan ya pak Kapolres tersebut. “Saya coba telepon, eh ternyata minta bantu dana untuk persiapan sambut tamu dari Polda. Langsung saya sadar ini penipuan, dan telepon pun saya putuskan,” katanya.
Sayangnya, tambah Rossa, nomor oknum yang mengatasnamakan pak Kapolres Sintang itu telah dihapusnya. “Iya bener cuma sayang, saya sudah hapus nomor yang mengatasnamakan pak kapolres itu. Tapi, berani sekali ya,” kata Rosa.
Selain Direktur RSUD Ade M Djoen, oknum yang mengaku sebagai Kasat Reskrim Polres Sintang juga mengirimkan short message service (SMS) serupa kepada Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harysinto Linoh. Untungnya, SMS tersebut juga tidak digubrisnya.
“Ya benar, Saya tidak tahu tujuannya apa, karena tidak saya ladeni. Ini juga sudah saya laporkan ke Kasat Reskrim,” ungkap Kadiskes Sintang.
Sinto mengatakan bahwa tidak hanya dirinya yang mendapatkan pesan SMS tersebut, bahkan Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang, Rossa Trifina, staf dokter Puskesmas Tanjung Puri, dr. Haryono, dan dr. Andar yang saat ini bertugas di RS Pratama Serawai.
Terpisah, dr. Haryono yang bertugas di RSUD Ade M Djoen Sintang mengaku mendapat SMS serupa. Namun, oknum tersebut hanya meminta nomor telepon Sekda dan Asisten.
“Dia hanya minta nomor telpon Sekda dan Asisten. Tapi saya juga tidak tahu nomornya,” ujar dr. Haryono. (Dex)