Breaking News
light_mode
OPD

Nakes Sintang Gugur karena Covid-19

  • calendar_month Sen, 14 Jun 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Keluarga besar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sintang berduka. Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan Penyakit Menular (P3M) Dinkes Sintang, Eko Sudiarto meninggal dunia di Ruang Isolasi Tekanan Negatif (RITN) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade M. Djoen Sintang pada Minggu (13/6/2021) pukul 22.30 WIB.

“Kami dari keluarga besar Dinas Kesehatan. Juga mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang mengucapkan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga almarhum bapak Eko Sudiarto,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harysinto Linoh.

Almarhum Eko Sudiarto menurut Sinto merupakan sosok yang mudah bergaul dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.

Sinto pun mengucapkan terima kasih atas jasa dan pengabdian selama bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang. Selain bertugas sebagai Kasi Pencegahan Penyakit di Dinkes Sintang, almarhum Eko Sudiarto semasa hidup juga tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Sintang. Sehingga almarhum juga berperan dalam upaya penurunan angka kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Sintang.

Jenazah almarhum Eko Sudiarto sudah dimakamkan pada Senin (14/6/2021) di Jalan Dharma Putra, Kecamatan Sintang.

Sinto mengatakan, dengan meninggalnya Eko Sudiarto, tercatat sudah dua tenaga kesehatan yang meninggal dunia di Kabupaten Sintang. “Yang pertama itu bidan kalau tak salah saya. Itupun memang bukan bekerja di Sintang, tapi domisilinya di Sintang KTP-nya. Yang kedua Pak Eko ini yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan Sintang,” ungkapnya.

Sebelumnya, almarhum Eko Sudiarto dilaporkan terjangkit Covid-19 dan menjalani perawatan di RSUD Ade M. Djoen Sintang.

“Beliau dinyatakan positif pada tanggal 9 (Mei). Kemudian langsung dirawat di RSUD Ade Muhammad Djoen. Meninggalnya malam, pukul 22.30,” jelasnya.

Disampaikan oleh Sinto, bahwa selain terjangkit Covid-19, almarhum Eko juga memiliki komorbid atau penyakit penyerta. “Ada komorbid penyakit kencing manis,” ucap Sinto.

Terkait kabar bahwa almarhum Eko Sudiarto terjangkit Covid-19 sepulang dari Sambas pada mudik lebaran lalu, Sinto mengatakan bahwa hal itu masih ditelusuri.

“Kami masih menelusuri ya beliau itu terjangkitnya dari mana. Karena kan beliau ada melakukan beberapa perjalanan. Tapi masih kita telusuri,” ujarnya.

Gugurnya tenaga kesehatan ini, menurut Sinto menjadi pengingat para tenaga kesehatan lainnya yang ditugasi untuk menangani Covid-19 di Kabupaten Sintang agar terus memperhatikan protokol kesehatan saat menjalankan tugasnya.

“Tenaga kesehatan juga harus tetap berhati-hati. Kemudian tenaga kesehatan juga harus mematuhi protokol kesehatan benar-benar. Baik dalam merawat pasien maupun di kehidupan sehari-hari,” imbaunya. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JPU Nilai Rmd Diluar Aturan dan Tak Kooperatif

    JPU Nilai Rmd Diluar Aturan dan Tak Kooperatif

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jaksa Penuntut Umum Abdul Samad SH menegaskan bahwa Rmd yang tidak hadir dalam persidangan dan diketahui dari ungkapan para saksi yang datang dari Jember, Rmd satu hari sebelum persidangan ada di Jawa  Timur, sehingga membuat sidang ditunda merupakan suatu perbuatan yang diluar aturan dan tidak kooperatif. Samad mengakui, bahwa yang bertanggung jawab untuk […]

  • Kasus DBD Meningkat, Dewan Ajak Masyarakat Donor Darah

    Kasus DBD Meningkat, Dewan Ajak Masyarakat Donor Darah

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Lim Hie Soen mengatakan, peran Palang Merah Indonesia (PMI) cukup sentral, mengingat keberadaan PMI erat kaitannya dengan ketersediaan stok darah. Karenanya, kata Lim Hie Soen, keberadaan PMI diibaratkan rumah dari stok darah. “Harus disadari, ketersediaan transfusi darah sangat diperlukan dalam penanganan kesehatan. […]

  • Ingat! 23 Oktober Pakai Telok Belanga dan Baju Kurung

    Ingat! 23 Oktober Pakai Telok Belanga dan Baju Kurung

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seperti tahun sebelumnya, setiap memperingati Hari Jadi (Harjad) Kota Pontianak, pakaian adat khas Melayu Pontianak, telok belanga dan baju kurung menjadi tradisi dikenakan oleh warga di Pontianak. Demikian pula pada Harjad Kota Pontianak ke-248 yang jatuh pada tanggal 23 Oktober 2019 mendatang. Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Uray Dwi […]

  • Eksekutif-Legislatif Sepakat RAPBD 2023 Kota Pontianak Rp1,855 Triliun

    Eksekutif-Legislatif Sepakat RAPBD 2023 Kota Pontianak Rp1,855 Triliun

    • calendar_month Sel, 22 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang oleh Badan Anggaran DPRD Kota Pontianak bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, Rancangan APBD (RAPBD) Kota Pontianak Tahun 2023 mengalami perubahan. Perubahan tersebut di antaranya target pendapatan daerah, baik yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, terhadap target belanja daerah, […]

  • Gubernur Kalbar Bagikan 300 Paket Bansos di Teluk Pakedai

    Gubernur Kalbar Bagikan 300 Paket Bansos di Teluk Pakedai

    • calendar_month Ming, 2 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) Paket Bahan Pangan yang merupakan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka pengendalian Inflasi dan Mitigasi dampak Inflasi di Aula Kantor Camat Teluk Pakedai, Minggu (2/10/2022). Adapun paket sembako yang diberikan dengan berjumlah 300 paket yang terdiri dari beras 5 Kg, gula 2 Kg, […]

  • Dikabarkan Ikut Pilkada Sintang, Sekda: “Iya Kah, Sampai Hari Ini Belum”

    Dikabarkan Ikut Pilkada Sintang, Sekda: “Iya Kah, Sampai Hari Ini Belum”

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekertaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah dan Kadisporapar Sintang, Hendrika disebut-sebut akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sintang 2020 mendatang. Namanya menjadi satu dari sejumlah bakal calon yang santer terdengar. Menanggapi hal tersebut, Sekda Sintang, Yosepha Hasnah mengaku belum ada persiapan untuk maju dalam merebut kursi Sintang satu itu. “Iya kah, sampai hari […]

expand_less