Breaking News
light_mode
OPD

Mulai Hari Ini, PPKM Mikro di Sintang Aktif, Berikut Penjelasan Kadiskominfo…

  • calendar_month Sel, 18 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di tingkat desa dan kelurahan sudah mulai diberlakukan di Kabupaten Sintang hingga 31 Mei mendatang.

Instruksi itu ditandatangani oleh Bupati Sintang Jarot Winarno pada Selasa (18/5/2021).

Penerapan PPKM Mikro tersebut dengan mempertimbangkan kriteria zonasi antar wilayah hingga tingkat RT. Ada kriteria zonasi yang juga akan menentukan skenario penanganannya. Yaitu zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

“Zona hijau dengan kriteria tidak ada kasus Covid-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilance aktif. Seluruh suspek di tes dan pemantauan kasus akan dicek secara berkala,” ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabulaten Sintang, Kurniawan.

Sedangkan jika dalam 1 RT ada 1 sampai 2 rumah yang memiliki kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam 7 hari terakhir, akan dikategorikan dalam zona kuning. Skenario pengendaliannya adalah dengan menemukan suspek dan pelacakan kontak erat. Lalu dilakukan isolasi mandiri pada pasien positif dan kontak erat secara ketat.

Jika dalam 1 minggu di 1 RT ditemukan 5-7 kasus konfirmasi Covid-19, RT tersebut dapat digolongkan menjadi zona oranye. Skenarionya sama dengan zona kuning, dengan tambahan penutupan berbagai fasilitas publik. Seperti tempat ibadah, tempat bermain anak, tempat umum lainnya kecuali sektor yang esensial.

Sementara jika ditemukan lebih dari 5 kasus konfirmasi positif Covid-19 dalam 1 minggu, sudah dapat digolongkan menjadi zona merah. Akan dilaksanakan skenario seperti menemukan suspek dan pelacakan kontak erat, melakukan isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan ketat, dan menutup fasilitas publik. Serta melarang kerumunan melebihi 3 orang, keluar masuk lingkungan RT dibatasi hingga pukul 20.00 Wib, dan peniadaan aktivitas sosial yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.

Untuk mendukung upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 hingga tingkat desa tersebut, diketuai oleh kepala desa atau lurah, dengan dibantu semua perangkat desa dan tokoh masyarakat di desa. Termasuk juga Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang diminta untuk terlibat aktif. Karena ada 4 fungsi yang ditekankan pada Posko Covid-19 di tingkat desa ini.

“Pencegahan, penanganan, pembinaan, dan pendukung pelaksanaan penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan,” jelasnya.

“Instruksi ini agar dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan melaporkan hasil pelaksanaannya kepada Bupati Sintang. Instruksi ini mulai berlaku 18 Mei hingga 31 Mei 2021,” pungkas Kurniawan. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investor Siap Bangun Jembatan Garuda Hubungkan Bardan-Siantan

    Investor Siap Bangun Jembatan Garuda Hubungkan Bardan-Siantan

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyambut baik rencana pihak investor yang akan membangun jembatan penghubung Jalan Bardan hingga Terminal Siantan. Jembatan yang memiliki panjang 350 meter dan lebar 30 meter tersebut dibangun dalam bentuk Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Dari desain yang dipaparkan oleh investor, terlihat bangunan jembatan yang dinamai Jembatan […]

  • Optimalkan Peran Komisi Penangulangan AIDS

    Optimalkan Peran Komisi Penangulangan AIDS

    • calendar_month Kam, 19 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H Ria Norsan berharap optimalisasi peran komisi penanggulangan AIDS (KPA) yang telah terbentuk di setiap kabupaten/kota dan menyediakan penganggaran melalui APBD kabupaten/kota secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Ihwal tersebut disampaikannya pada rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan AIDS di Provinsi Kalbar Tahun 2019, Kamis (19/9/2019). Selain itu, Ria Norsan mengatakan salah […]

  • Wabup Juli Tinjau Rumah Warga Hancur Dihantam Angin Kencang dan Rob

    Wabup Juli Tinjau Rumah Warga Hancur Dihantam Angin Kencang dan Rob

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Deru angin kencang yang bercampur dengan gelombang rob menghantam pesisir Pantai Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, Senin (8/12/2025), menyisakan kepiluan bagi keluarga Salbiah. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduhnya mendadak rusak parah, memaksa ia dan keluarganya mengungsi ke rumah kerabat. Di tengah kepedihan itu, Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, […]

  • Tingkatkan Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

    Tingkatkan Imunitas Tubuh di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Olahraga adalah obat yang memiliki jutaan manfaat untuk tubuh. Banyak penyakit dapat dicegah dengan berolah raga secara teratur. Di masa pandemi virus Corona atau Covid-19 yang masih menjadi momok menakutkan untuk setiap orang, diperlukan imunitas yang kuat untuk melawan virus. Dan olahraga termasuk salah salah satu cara untuk meningkatkan imunitas di dalam tubuh. […]

  • Desa Mandiri Bantu TNI Wujudkan Pertahanan

    Desa Mandiri Bantu TNI Wujudkan Pertahanan

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Program Desa Mandiri yang dicanangkan Gubernur Kalbar disambut baik semua kalangan. Tak terkecuali Kodam XII/Tpr. Bahkan, Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi berkomitmen mendukung penuh program Desa Mandiri tersebut.  Lantaran dinilai memiliki peranan sangat penting membantu TNI dalam mewujudkan sistem pertahanan. “Sesuai dengan sistem pertahanan yang dianut negara Indonesia yakni defensif aktif […]

  • Lampu Hijau Reshuffle, OPD Jangan Galau Ya…

    Lampu Hijau Reshuffle, OPD Jangan Galau Ya…

    • calendar_month Rab, 30 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lampu hijau reshuffle telah menyala. Diharapkan pejabat tidak resah dan gelisah, bahkan “Galau” soal nasib jabatannya ke depan. Pasalnya reshuffle yang bakal dilakukan oleh orang nomor satu di Bumi Senentang itu, dinilai langkah yang tepat. “Ooo…, tentu saja tidak mesti gelisah apalagi sampai galau. Kalau kinerja selama ini baik dan berprestasi, saya yakin akan […]

expand_less