Breaking News
light_mode

Mulai Besok, Iuran BPJS Kesehatan Turun, Berikut Rinciannya…

  • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Iuran BPJS Kesehatan batal naik. Mulai 1 Mei 2020, iuran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja alias peserta mandiri, kembali ke tarif semula. Yakni, Rp80 ribu untuk kelas I, Rp51 ribu untuk kelas 2, dan Rp25.500 untuk kelas 3.

Keputusan itu mengacu pada Peraturan Presiden 82 Tahun 2018 sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 7P/HUM/2020 yang menyatakan membatalkan Pasal 34 Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan perhitungan penerapan penyesuaian iuran sesuai dengan putusan MA adalah per 1 April 2020. Artinya, untuk iuran Januari-Maret 2020 akan tetap mengacu Perpres 75 Tahun 2019. Yaitu, sebesar Rp160 ribu untuk kelas 1 peserta mandiri, Rp110 ribu untuk kelas 2, dan Rp42 ribu untuk kelas 3.

Jadi, sambung Iqbal, BPJS Kesehatan memastikan untuk iuran Januari-Maret tidak akan ada pengembalian dana atau kompensasi untuk bulan berikutnya.

“Namun, terhadap kelebihan iuran peserta yang telah dibayarkan pada April 2020 akan dikompensasikan ke iuran pada bulan berikutnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/4/2020).

BPJS Kesehatan sudah melakukan penyesuaian sistem teknologi informasi (TI) serta penghitungan kelebihan iuran peserta. Iqbal berharap per 1 Mei 2020, peserta sudah mendapatkan tagihan yang telah disesuaikan.

Pada prinsipnya, ia melanjutkan, BPJS Kesehatan ingin pelayanan kesehatan kepada peserta tidak terhambat. Terutama memperhatikan kondisi sosial ekonomi saat ini di tengah pandemi covid-19.

Dengan dikembalikannya nominal iuran segmen PBPU sesuai peraturan MA per 1 Mei 2020 ini, diharapkan dapat membantu dan tidak membebani masyarakat. Peserta dapat terus berkontribusi, menjaga status kepesertaannya tetap aktif dengan rajin membayar iuran rutin setiap bulannya.

“Ini merupakan salah satu wujud gotong royong khususnya di saat bangsa sedang bersama melawan covid 19,” tambah Iqbal.

Iqbal menambahkan apabila pada 1 Mei 2020 peserta mendapat kendala terkait status kepesertaan, tagihan serta membutuhkan informasi lainnya, dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

Iqbal juga mengingatkan peserta untuk tetap memprioritaskan jaminan kesehatan sebagai kebutuhan dasar terlebih di masa pandemi covid-19. Risiko sakit akan semakin memperlebar keterpurukan ekonomi apabila tidak memiliki jaminan kesehatan.

Iqbal juga menekankan bahwa penyesuaian iuran ini hanya berlaku bagi segmen peserta mandiri. Untuk segmen peserta lain, seperti peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) masih mengacu pada Perpres 75 tahun 2019. (Humas)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Setujui “Reperda Ketahanan Pangan” Usulan Dewan Menjadi Perda

    Bupati Erlina Setujui “Reperda Ketahanan Pangan” Usulan Dewan Menjadi Perda

    • calendar_month Kam, 22 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri rapat paripurna “Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Dewan Mengenai Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2020 dan Pendapat Akhir Bupati Mempawah Mengenai Raperda Ketahanan Pangan, Kamis (22/7/2021) di Kantor DPRD Mempawah. “Raperda tersebut merupakan instrumen yang strategis untuk mewujudkan pembangunan manusia yang berkualitas, […]

  • Harga Pupuk Sawit Melonjak, Nekodemus Desak Pemerintah Cari Solusi

    Harga Pupuk Sawit Melonjak, Nekodemus Desak Pemerintah Cari Solusi

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Nikodemus, menyoroti tingginya harga pupuk kelapa sawit yang dinilai semakin membebani para petani. Ia meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga sekaligus memastikan ketersediaan pupuk di tingkat petani. Menurut Nikodemus, kenaikan harga pupuk dalam beberapa waktu terakhir telah berdampak langsung terhadap biaya produksi petani sawit, khususnya petani […]

  • Hj Erlina: PWRI Bagian Pembangunan Daerah

    Hj Erlina: PWRI Bagian Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) adalah wadah mengaktualisasikan potensi, bakat dan semangat baru setelah menjalani masa purna tugas bagi para abdi negara, setelah kembali kepada masyarakat namun tetap memikul tanggungjawab untuk tetap berpartisipasi membangun bangsa. Berkarya membangun Kabupaten Mempawah, bukan hanya dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN) saja. Namun para pensiunan ASN sangat dibutuhkan untuk […]

  • Gong Xi Fa Chai, Semoga Pasar Murah Bermanfaat untuk Masyarakat Tionghoa

    Gong Xi Fa Chai, Semoga Pasar Murah Bermanfaat untuk Masyarakat Tionghoa

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Usai melaksanakan senam gabungan, Bupati Mempawah, Hj Erlina melakukan peninjauan pada pelaksanaan pasar murah yang digelar di Kantor Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Jumat (20/1/2023). Pasar murah yang digelar merupakan program rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja pada tiap perayaan hari besar masyarakat, termasuk perayaan Imlek […]

  • Butuh Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu, KPU Audiensi ke Pemkot

    Butuh Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu, KPU Audiensi ke Pemkot

    • calendar_month Jum, 19 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak beserta Komisioner Penyelenggara Pemilu Kota Pontianak melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Pertemuan ini untuk membahas proses Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Serentak di Kota Pontianak Tahun 2024. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menerima kedatangan KPU beserta rombongan di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (19/5/2023). Bahasan […]

  • Tamasya Pedia Tingkatkan Skrinning Penyakit Tidak Menular

    Tamasya Pedia Tingkatkan Skrinning Penyakit Tidak Menular

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Upaya Peningkatan Peran Swasta dan Masyarakat untuk Skrinning Pemeriksaan Penyakit Tidak Menular Hipertensi dan Diabetes Melitus (Tamasya Pedia) oleh UPT Puskesmas Siantan Hilir efektif dalam pelaksanaannya sejak pertengahan 2021 lalu. Terutama dalam capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penyakit Tidak Menular (PTM) hipertensi dan diabetes melitus di wilayah kerja mereka. Data dari Dinas Kesehatan […]

expand_less