Breaking News
light_mode

Motif Awan Berarak untuk ASN Mempawah

  • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina memberikan apresiasi atas inisiatif PKK Kabupaten Mempawah yang tahun ini mengadakan lomba desain pakaian kerja awan berarak.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh TP PKK kecamatan di kabupaten ini menunjukkan besarnya potensi yang ada pada para kader termasuk dalam hal desain pakaian.

“Kita berharap semoga kegiatan ini nantinya akan menghasilkan desain pakaian kerja awan berarak sehingga bukan tidak mungkin akan menjadi model bagi para ASN wanita di Kabupaten Mempawah,” kata Bupati Erlina.

Bupati Erlina mengatakan, awan berarak merupakan motif kain khas Kabupaten Mempawah. Karenanya, motif tersebut dipergunakan dalam berbagai busana di Kabupaten Mempawah. Salah satunya untuk ASN.

“Dengan menggunakan desain awan berarak, diharapkan di hati ASN dapat tumbuh rasa mencintai terhadap Kabupaten Mempawah, dengan demikian dapat terwujud kinerja yang maksimal dalam membangun Mempawah,” ungkapnya.

Bupati Erlina menceritakan, sebelum terkenal seperti saat ini, kain bermotif awan berarak dulunya dikenakan oleh kaum kerabat Keraton Amantubillah Mempawah. Kain bermotif awan berarak biasanya selalu di kenakan dalam acara-acara besar kerajaan.

Kain bercorak awan berarak tersebut dibuat dengan cara di tenun, dengan menggunakan benang sutera. Kain itu berbentuk sarung, dengan motif awan yang berarak-arak. Karena sifat awan yang bearada di atas langit dan berarak-arakan, maka oleh pihak Kerajaan Amantubilah Mempwah kain ini khusus di peruntukkan oleh para kerabat pembesar kerajaan.

Seiring dengan perkembangan jaman, kain bermotif awan berarak ini telah dipergunakan oleh masyarakat. Guna lebih mempopularkan kain bermotif awan berarak, seluruh pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah  kini telah memilih busana berbahan kain awan berarak sebagai salah satu busana kerja.

“Waktu saya masih Ketua Dekranasda, motif kain bercorak awan berarak telah digunakan sebagai salah satu seragam sekolah, baik di tingkat SD, SMP serta SMA. Melalui daya kreasi yang tinggi, motif awan berarak pun kini telah banyak mengalami perkembangan,” jelasnya.

Bahkan saat ini, lanjut Bupati Erlina, sudah terdapat Kampung Wisata Tenun Mempawah yang merupakan sebuah kawasan pembuatan kain tenun khususnya tenun Awan Berarak asli dari Kabupaten Mempawah. Bersama warga dilatih untuk meningkatkan ekonomi daerah serta melestarikan budaya kain tenun lokal yang berkualitas.

“Dengan adanya pengembangan desain awan berarak oleh PKK ini, maka diharapkan semakin memperkaya bentuk dan motifnya, dan kita pun sebagai warga Mempawah, semakin bangga menggunakannya dalam berbagai kegiatan, dan dapat memperkenalkan ke masyarakat luas,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Halal Bi Halal Warga Pantura Sintang, Jarot dan Atbah Dijadwalkan Hadir 

    Halal Bi Halal Warga Pantura Sintang, Jarot dan Atbah Dijadwalkan Hadir 

    • calendar_month Jum, 13 Jul 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ikatan Keluarga besar Pantai Utara (IKBPU) Sintang akan menggelar halal bihalal, Minggu (15/7). Bupati Sintang Jarot Winarno dan Bupati Sambas Atbah Rohmin Suhaili dijadwalkan bakal hadir. Kepastian itu disampaikan ketua panitia acara, Mawardi. “Bupati Sintang sudah menyampaikan berkenan untuk hadir. Kami juga telah memperoleh konfirmasi Bupati Sambas bisa datang,” kata Ketua Panitia Halal […]

  • Satukan Niat dan Tujuan, Wabup: Semoga Surau Waliullah Terbangun

    Satukan Niat dan Tujuan, Wabup: Semoga Surau Waliullah Terbangun

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna mendukung dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Mempawah yang religius, pemerintah daerah memberikan aprasiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas pembangunan tempat ibadah sebagai wadah pembelajaran ilmu agama bagi seluruh siswa-siswi SDN 18 di Dusun Parit Wa Dongkak, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat. Peletakan batu pertama tanda dimulainnya pembangunan “Surau Waliullah” ini dilakukan langsung Wakil Bupati […]

  • Dari 2008 Hingga 2019, Pemkot Bedah 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni

    Dari 2008 Hingga 2019, Pemkot Bedah 13 Ribu Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Sen, 14 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan, kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terhadap masyarakatnya, terutama warga yang kurang mampu. Satu di antaranya melalui program bedah rumah. Menurutnya, sejak tahun 2008, Pemkot Pontianak sudah melakukan program bedah rumah. “Sekarang sudah hampir 13 ribu rumah yang kita perbaiki melalui program tersebut,” ujarnya, usai menghadiri Apel […]

  • Pemkot Dukung Penerapan Sistem Merit

    Pemkot Dukung Penerapan Sistem Merit

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selalu mendukung semaksimal mungkin penerapan sistem Merit. Sistem Merit adalah kebijakan dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur negara yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja secara adil dan wajar. Adil dan wajar berarti tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal […]

  • Masa Belajar di Rumah Diperpajang Hingga Batas Waktu yang Tidak Ditentukan

    Masa Belajar di Rumah Diperpajang Hingga Batas Waktu yang Tidak Ditentukan

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali memperpanjang masa belajar di rumah bagi siswa TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Pontianak. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Pontianak Nomor 396/Disdikbud/Tahun 2020 tanggal 29 Mei 2020 tentang perpanjangan masa belajar peserta didik dari rumah, menyebutkan bahwa perpanjangan masa belajar siswa di rumah hingga batas […]

  • WKRI Ranting Santa Anna Sintang Ziarah ke Sanggau, Tebar Iman dan Bibit Pengharapan

    WKRI Ranting Santa Anna Sintang Ziarah ke Sanggau, Tebar Iman dan Bibit Pengharapan

    • calendar_month Ming, 5 Okt 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Anna Cabang Katedral Kristus Raja Sintang melaksanakan ziarah rohani lintas paroki ke Kabupaten Sanggau, Minggu (5/10/2025). Tak hanya berdoa, rombongan juga menebar aksi nyata dengan membagikan bibit pohon dan buah sebagai gerakan cinta lingkungan. Rombongan berangkat sejak pukul 07.00 pagi menuju Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan […]

expand_less