Breaking News
light_mode

Minta Harga Kebutuhan Pokok Dipantau

  • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Menjelang perayaan Idul Adha, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang meminta kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait melakukan peninjauan harga dan stok bahan pokok di lapangan demi menjaga stabilitas harga. Pasalnya, menjelang hari raya besar, biasanya sejumlah kebutuhan bahan pokok mengalami kenaikan.

“Kami minta kepada dinas terkait agar dapat melakukan peninjauan secara berkelanjutan demi terjaganya stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di pasaran,” ucap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Mainar Puspa Sari, Kamis (7/7/2022).

Politikus perempuan dari Partai Demokrat (PD) ini memberikan saran kepada dinas terkait, untuk terus memantau perkembangan harga kebutuhan bahan pokok di pasaran. Pentingnya hal tersebut dilakukan guna menekan kenaikan harga yang tidak wajar atau melebihi harga yang sebenarnya.

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, saat ini hanya Cabai yang mengalami kenaikan. Namun, kami yakin hal tersebut dapat diatasi oleh pemerintah daerah,” ungkap Mainar Puspa Sari.

Selebihnya legislator ramah senyum ini menilai, naiknya harga cabai dipasaran bisa saja disebabkan oleh gagalnya panen atau terkendala oleh hal-hal lainnya. Namun jika kenaikan harga disebabkan dengan sengaja, Mainar Puspa Sari meminta kepada dinas terkait untuk memberikan teguran kepada para pedagang nakal tersebut. Mengingat kondisi perekonomian masyarakat yang sedang sulit, akibat dampak pandemi Covid-19.

“Naik dan turunnya harga sembako sudah bukan hal yang biasa, asalkan kenaikan harga tidak melebihi dari lima puluh persen dari harga sebelumnya. Ditambah lagi dengan kondisi ekonomi masyarakat akibat dampak pandemi covid-19. Tentunya ini menyulitkan masyarakat kita. Begitu juga dengan kebutuhan daging sapi, ayam, dan kambing harus juga dipantau mulai dari harga, kesehatan hewan dan kelayakannya, hal itu guna mengantisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak,” pungkas Mainar Puspa Sari, wakil rakyat dari Dapil Sintang 1 ini. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempawah jadi Satu-satunya Kabupaten Terima Bantek RDTR

    Mempawah jadi Satu-satunya Kabupaten Terima Bantek RDTR

    • calendar_month Rab, 9 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menandatangani Pakta Integritas sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mempawah pada percepatan pelaksanaan dan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di The Tribrata Darmawangsa, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023). Kegiatan juga dirangkaikan dengan Rakor Tindak Lanjut Kegiatan Bantuan Teknis Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) melalui Anggaran Belanja […]

  • Tinjau Banjir Sintang, Kapolda Instruksikan Jajajaranya untuk Tetap Monitoring Banjir dan Pasca Banjir

    Tinjau Banjir Sintang, Kapolda Instruksikan Jajajaranya untuk Tetap Monitoring Banjir dan Pasca Banjir

    • calendar_month Sab, 20 Nov 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kapolda Kalbar Irjen Pol. R. Sigid Tri Hardjianto, turun langsung meninjau lokasi-lokasi banjir yang melanda Kabupaten Sintang selama tiga pekan terakhir, Sabtu (20/11/2021). Sebelum mengunjungi beberapa lokasi yang masih terendam banjir, Kapolda Kalbar menyempatkan diri untuk berpatroli sejenak di seputaran Kota Sintang guna melihat langsung dampak yang ditimbulkan setelah terendam banjir selama tiga […]

  • Bapenda Atur Ulang Strategi untuk Tingkatkan PAD
    OPD

    Bapenda Atur Ulang Strategi untuk Tingkatkan PAD

    • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi menyampaikan bahwa, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu mengatur ulang strategi dalam meningkatkan PAD Tahun 2021 ini. Ia mengatakan, Bupati Sintang saat penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Bank Kalbar menyampaikan bahwa PAD sangat menentukan banyak hal bagi […]

  • Sintang Juara Tiga Sampan Bidar FSBM XII

    Sintang Juara Tiga Sampan Bidar FSBM XII

    • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Festival Senin Budaya Melayu (FSBM) XII di Kabupaten Sekadau menampilkan   perlombaan Sampan Bidar antar kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, Selasa (6/11/2018), di aliran Sungai Sekadau. Pantauan  dilapangan, ratusan masyarakat memadati pinggiran sungai Sekadau guna menyaksikan perlombaan sampan bidar. Perlombaan inipun diikuti 8 sampan bidar perwakilan dari kabupaten/kota se-Kalbar. Tak terkecuali kontingen Kabupaten Sintang juga ikut […]

  • Mobil Peziarah Nyebur ke Sungai

    Mobil Peziarah Nyebur ke Sungai

    • calendar_month Sab, 11 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat dan para peziarah Makam Habib Husein di Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur dihebohkan dengan insiden mobil nyebur ke Sungai Mempawah, Sabtu (11/9/2021). Anehnya, mobil Honda BR-V KB 1528 WH itu tercebur dalam posisi parkir. Butuh waktu beberapa jam untuk mengevakuasi badan mobil dari dalam sungai. Mobil mewah berwarna silver tersebut milik warga […]

  • Dinkes Sintang Bagikan 500 Serbuk <i>Abate</i>

    Dinkes Sintang Bagikan 500 Serbuk Abate

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di sela-sela kegiatan “Jumat Bersih”, Jumat (11/1/2019). Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang membagikan 500 serbuk abate, di Pasar Sayur Masuka, Kabupaten Sintang. Pembagian Abate yang dilakukan Dinas Kesehatan Sintang merupakan bentuk penyuluhan kesehatan lingkungan. Sasaranya, adalah pedagang dan pengunjung di Pasar Sayur Masuka. Kepala Dinas Kesehatan Sintang, Harrysinto Linoh mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai […]

expand_less