Breaking News
light_mode

Merdeka! Warga Binaan Kelas II A Pontianak Terima Remisi

  • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menghadiri upacara penyerahan putusan remisi 17 Agustus kepada 651 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pontianak, Sabtu (17/8/2019).

Putusan remisi diserahkan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan di Lapangan Upacara Lapas Kelas II A Pontianak.

Sujiwo mengatakan, remisi yang diterima warga binaan merupakan regulasi pemerintah kepada warga binaan setiap tahunnya. Terutama pada momen Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Remisi ini merupakan hak warga binaan yang didapatkan bervariasi, mulai dari 15 hari sampai dengan maksimalnya 6 bulan,” kata Sujiwo seusai upacara.

Ia menyebut remisi diberikan kepada warga binaan yang berperilaku baik selama di lembaga pemasyarakatan.

Dirinya mengapresiasi jajaran petugas Lapas Kelas II A Pontianak yang telah melakukan pembinaan dengan baik kepada warga binaan. Sehingga warga binaan mendapatkan berbagai keterampilan yang bisa menjadi modal menjalani kehidupan baru yang lebih baik.

“Hasil karya warga binaan selama ini sangat luar biasa, patut kita berikan apresiasi,” terangnya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengatakan pemberian remisi merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan negara terhadap warga binaan yang berkelakuan baik dan punya prestasi selama menjalani masa tahanan.

“Ini merupakan bonus dari Presiden Republik Indonesia kepada warga binaan yang telah berkelakuan baik. Harapan kita agar remisi ini bisa menjadi motivasi bagi warga binaan untuk berkelakuan lebih baik lagi selama menjalani masa tahanan dengan terus mengintrospeksi diri,” tuturnya.

Norsan berharap para warga binaan yang telah menjalani masa tahanan dan kembali ke masyarakat tidak mengulangi apa yang telah diperbuat.

“Jadikan semua proses selama masa tahanan menjadi pelajaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di dalam masyarakat,” tuturnya.

Sementara, Kepala Lapas Kelas II A Pontianak, Farhan Hidayat mengatakan, warga binaan yang mendapatkan remisi sebanyak 651 orang dari 974 orang.

“Ada empat orang yang mendapat remisi lepas pada hari ini, namun belum bisa keluar karena yang bersangukutan dikenakan pidana subsider. Sehingga belum bisa keluar hari ini,” tuturnya.

Farhan menjelaskan, syarat mendapatkan remisi bagi warga binaan tindak pidana umum adalah harus menjalani enam bulan masa tahanan dan berkelakukan baik selama di dalam lapas.

“Namun, bagi tindak pidana khusus seperti tipikor dan narkoba, mereka harus menjalani sepertiga dari masa pidana dan harus membayar subsidernya,” katanya.

Para napi mendapat remisi setelah dinyatakan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Mereka juga dinilai telah berkelakuan baik selama menjalani pidana jika dihitung 6 bulan sejak tanggal penahanan sampai 17 Agustus 2019.

Untuk warga binaan Lapas Kelas II A Pontianak, ada 651 yang mendapatkan remisi. Kemudian untuk Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak ada 63 orang yang mendapatkan remisi. (Jek/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasilkan 3,35 Ton Per Hektar, Mempawah Surplus Padi

    Hasilkan 3,35 Ton Per Hektar, Mempawah Surplus Padi

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati di tengah masa pandemi virus Corona atau Covid-19, produktivitas tanaman padi di Kabupaten Mempawah tetap surplus. Terbukti Mempawah mampu menghasilkan 3,35 ton per hektar gabah kering. “Target Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat rata-rata 2,9 ton per hektar. Tapi kita mampu menghasilkan 3,35 ton per hektar, meskipun dalam masa pandemi,” kata Bupati Mempawah, Hj […]

  • Ayo Tertib Lalulintas, Jadikan Keselamatan Nomor Satu

    Ayo Tertib Lalulintas, Jadikan Keselamatan Nomor Satu

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalbar, Sutarmidji berharap masyarakat Kalbar dapat tertib berlalu lintas. Sehingga tidak ada lagi korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya. “Saya berharap semua masyarakat Kalbar semakin tertib berlalulintas agar tidak ada korban kecelakaan baik yang meninggal maupun korban luka itu, semakin hari semakin berkurang. Sampai kita pada zero accident,” harapnya saat menghadiri […]

  • Edi Optimis Pontianak Juara Umum Porprov Kalbar

    Edi Optimis Pontianak Juara Umum Porprov Kalbar

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Tahun 2022 Kalimantan Barat (Kalbar) telah bergulir. Perhelatan olahraga ini diikuti oleh kontingen dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar. Kontingen Kota Pontianak selaku tuan rumah penyelenggaraan mengikutsertakan 759 atlet dari 42 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Porprov XIII Kalbar. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, para atlet Kontingen […]

  • Bukti Negara Hadir Hanya Slogan Pencitraan! Jembatan Gantung Tebidah-Entogong Tak Diperhatikan Pemkab Sintang

    Bukti Negara Hadir Hanya Slogan Pencitraan! Jembatan Gantung Tebidah-Entogong Tak Diperhatikan Pemkab Sintang

    • calendar_month Jum, 8 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Slogan “Negara hadir ditengah persoalan masyarakatnya“, ternyata hanya pencitraan belaka. Begitu juga dengan perbaikan yang dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk jembatan gantung yang menghubungkan Desa Nanga Tebidah – Entogong juga hanya sebatas janji belaka. Pasalnya masyarakat setempat seakan menunggu sungai tak berujung. Ironisnya, dua anak siswi SDN setempat harus terjun bebas ke sungai […]

  • Mari Bersama Jaga Kondusufitas

    Mari Bersama Jaga Kondusufitas

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mempawah, H Ismail menghadiri kegiatan Jalan Santai dan Olahraga Bersama dalam rangka HUT Bhayangkara ke-77 di Mapolres Mempawah, Kamis (22/6/2023). Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail mengatakan bahwa dengan olahraga bersama tersebut dapat tercipta suasana yang kompak dan solid antar Forkopimda. Olehkarenanya, Sekda Ismail berharap […]

  • Ronny: Keterbatasan Anggaran Penyebab Usulan Mentok

    Ronny: Keterbatasan Anggaran Penyebab Usulan Mentok

    • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menyadari tiap usulan atau aspirasi yang disampaikan masyarakat tentunya tidak berjalan mulus atau dapat direalisasikan pemerintah daerah. Hal itupun disebabkan kondisi postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mengalami keterbatasan. Dimana ungkap Florensius Ronny, di tahun 2022 ini APBD Sintang bertahan di angka Rp1,7 […]

expand_less