Breaking News
light_mode

Mempawah Targetkan Ekonomi Tumbuh 6,11 Persen

  • calendar_month Rab, 22 Sep 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menargetkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 sebesar 6,11 persen. Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kebijakan strategis guna mendongkrak perekonomian daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi saat menghadiri acara Desiminasi Kajian Fiskal Regional dan Diskusi Ekonomi di Kabupaten Mempawah, Rabu (22/9/2021) di Aula Kantor Bupati Mempawah.

Kegiatan turut dihadiri Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalbar, Kepala Kanwil Ditjen Pajak Kalbar, Kepala Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Wilayah Bagian Barat serta Regional Economist Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalbar, Setda dan Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Secara umum, menurut Wabup, terdapat beberapa indikator yang menjadi tolak ukur dan target keberhasilan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mempawah. Di antaranya, pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM), pengangguran, kemiskinan dan ineks gini.

“Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 6,11 persen, IPM 66,58 poin, pengangguran 5,37 persen, kemiskinan 5,36 persen dan indeks gini 0,27 poin,” ungkapnya.

Sementara itu, sambung dia, pencapaian pada tahun 2020 di Kabupaten Mempawah menunjukan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,19 persen, IPM 65,74 poin, pengangguran 7,55 persen, kemiskinan 4,95 persen dan indeks gini 0,27 poin.

“Secara keseluruhan terdapat progres peningkatan yang cukup baik, walaupun angkanya tidak terlalu besar. Makanya, perlu langkah dan kebijakan strategis untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” katanya.

Wabup menilai Kabupaten Mempawah menjadi daerah potensial di Kalbar. Sejumlah kegiatan pembangunan diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang signifikan dimasa mendatang.

“Pelabuhan kijing segera beroperasional, pembangunan pabrik smelter sedang berlangsung, ada pula pembangunan pabrik CPO beserta turunannya, kemudian ada PT PSP dan PT MAS yang telah memiliki pabrik perkebunan kelapa sawit,” paparnya.

Disamping itu, Wabup mengatakan, kemampuan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Mempawah tahun 2021 sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Bupati Mempawah nomor 17 tahun 2021 masuk dalam kelompok sedang yakni sebesar Rp 305.341.992.142,52,-.

“Artinya, kemampuan keuangan daerah dalam kondisi baik dan mampu melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan dan program strategis lainnya di masyarakat. Karena itu, dukungan dan kerjasama seluruh stakeholder sangat penting dalam rangka terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” ujarnya.

Wabup berharap kegiatan desiminasi menjadi sarana penyampaian informasi dinamika dan profil fiskal, tantangan maupun peluang dalam menentukan arah kebijakan publik di wilayah Kabupaten Mempawah dimasa mendatang.

“Salah satu analisis kebijakan fiskal dan makro ekonomi di daerah. Sekaligus sebagai monitoring akselerasi belanja daerah termasuk pula bagian dari kebijakan penanganan dan penanggulangan pandemi Covid-19,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Terdampak Banjir Bertambah, Sintang Krisis Logistik

    Warga Terdampak Banjir Bertambah, Sintang Krisis Logistik

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat terus bertambah. Per tanggal 13 Oktober 2022, Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Satgas Penanganan Batingsor mencatat ada 50.267 jiwa dari 13.909 kepala keluarga (KK) terdampak. Sedangkan warga yang mengungsi di Gedung Cadika tercatat 57 orang. Mereka semua berasal dari 115 desa/kelurahan di 11 kecamatan […]

  • Alhamdulillah, Korban Banjir di Jelai Hulu dan Tumbang Titi Dibanjiri Bantuan

    Alhamdulillah, Korban Banjir di Jelai Hulu dan Tumbang Titi Dibanjiri Bantuan

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Ketapang tidak menutup mata terkait bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Jelai Hulu dan Tumbang Titi. Pasalnya, Minggu (3/9) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial Kabupeten Ketapang, pihak perusahaan dan lembaga sosial lainya turun tangan dalam menyalurkan bantuan sembako untuk korban banjir di dua kecamatan tersebut. Bantuan sembako yang […]

  • Selain Penanganan Musibah Banjir, BPBD Fokus Sosialisasikan Perbup Pencegahan Karhutla
    OPD

    Selain Penanganan Musibah Banjir, BPBD Fokus Sosialisasikan Perbup Pencegahan Karhutla

    • calendar_month Rab, 11 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selain melakukan penanganan musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Sintang pada tahun 2022 kemarin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang, Bernard Saragih mengungkapkan bahwa pihaknya juga fokus memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Perihal ini disampaikan Bernard Saragih dihadapan Wakil Bupati Sintang, Melkianus dan […]

  • Pembangunan Gereja Bethel Indonesia Dimulai

    Pembangunan Gereja Bethel Indonesia Dimulai

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo meletakkan batu pertama pembangunan Gereja Bethel Indonesia Jemaat Getsemani di Kompleks Hosana Gracia, Sungai Raya Dalam, Senin (24/2/2020). Dalam sambutannya, Sujiwo berharap pembangunan berjalan lancar hingga rampung.  “Dengan begitu jemaat dapat segera menggunakan gereja ini,” ujarnya. Menurut Sujiwo, Kubu Raya punya heterogenitas yang tinggi. Baik etnis maupun agama. […]

  • Jalan Hancur Bikin Harga Bapokting Membumbung

    Jalan Hancur Bikin Harga Bapokting Membumbung

    • calendar_month Ming, 20 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Untuk mencapai Ibukota Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, warga Desa Tanjung Harapan harus menempuh jarak 27 Kilometer. Medannya sangat berat, apalagi di musim hujan. “Jalan masih hancur,” kata Kepala Desa (Kades) Tanjung Harapan, Dadang mengawali cerita ketika bertemu wartawan, Minggu (20/5). Dadang mengungkapkan, Desa Tanjung Harapan merupakan salah satu kampung di perhuluan Kabupaten Sintang, […]

  • Ketua Dewan Ungkap Penyebab Serapan Anggaran 2023 Rendah

    Ketua Dewan Ungkap Penyebab Serapan Anggaran 2023 Rendah

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tahun 2023 rendah. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny. Penyebabnya bukan kesengajaan atau kelalaian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sintang. Sebaliknya, bahwa terjadi perubahan-perubahan aturan berkontribusi pada rendahnya serapan tersebut. Contoh, jelas Florensius Ronny, bahwa baru […]

expand_less