Breaking News
light_mode

Maksimalkan Potensi Sumber Pendapatan

  • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
  • comment 0 komentar

Lensakalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan memaksimalkan setiap potensi atau sumber pendapatan yang ada dengan melakukan intensifikasi pajak dan retribusi daerah secara berkesinambungan.

“Dalam hal sumber pendapatan dari sektor pariwisata, akan dilakukan kajian yang komprehensif dan profesional untuk memetakan semua potensi pariwisata yang dapat dijadikan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan saat menyampaikan pidato tanggapan atau jawaban Wali Kota Pontianak terhadap pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kota Pontianak tahun anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Kamis (14/11/2019).

Selanjutnya, lanjut Bahasan, Sistem Pemungutan Pajak Pemkot Pontianak sudah berjalan secara online, tidak menggunakan pemungutan secara manual ataupun konvensional, untuk meminimalisir segala bentuk penyelewengan.

“Terlebih pemungutan pajak ini secara langsung di monitor oleh tim Korsupgah KPK,” ungkapnya.

Tidak hanya pendapatan sektor pajak, pendapatan non pajak seperti aset milik Pemkot Pontianak yang bernilai ekonomis secara optimal dimanfaatkan sebagai sarana investasi atau sumber pendapatan non pajak.

“Bagaimana pemanfaatan itu dilakukan secara kreatif sehingga menjadi sumber pendapatan di luar pajak,” tuturnya.

 

Terkait kebijakan pada Belanja Langsung, Pemkot Pontianak sependapat untuk memberikan perhatian secara khusus agar anggaran tersebut tepat sasaran, efektif dan memiliki kesesuaian dengan substansi program dan nomenklatur anggaran.

“Pada akhirnya memiliki dampak secara langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak,” pungkasnya. (Jim/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kubu Berangan Minim Akses Komunikasi
    OPD

    Kubu Berangan Minim Akses Komunikasi

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Desa Kubu Berangan, Kecamatan Ketungau Tengah, Maria Tini mengharapkan pemerintah membangun atau meningkatkan layanan telekomunikasi, khususnya di daerah perbatasan kabupaten ini. Pasalnya, wilayah yang dipimpinnya ini minim akses jaringan telekomunikasi. “Untuk infrastruktur telokomunikasi masih minim ya. Base Transceiver Station (BTS) ada tapi belum optimal,” kata Kepala Desa Kubu Berangan, Maria Tini ketika […]

  • 110 Warga Binaan di Mempawah Dikeluarkan untuk Asimilasi Rumah

    110 Warga Binaan di Mempawah Dikeluarkan untuk Asimilasi Rumah

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rutan Kelas II B Mempawah mengusulkan sebanyak 110 tahanan dikeluarkan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19. Mereka akan menjalani asimilasi rumah . Kepala Rutan Kelas II B Mempawah, Hidayah menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan terhadap warga binaan pasca dikeluarkannya Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No 10 Tahun 2020 tentang Syarat […]

  • Pemkab Sintang Belum Usulkan WPR ke Pemprov Kalbar, Hafidin: Bupati Harus Segera Ambil Langkah Konkrit!

    Pemkab Sintang Belum Usulkan WPR ke Pemprov Kalbar, Hafidin: Bupati Harus Segera Ambil Langkah Konkrit!

    • calendar_month Sen, 17 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Sintang belum ada mengusulkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang dinilai menjadi solusi bagi para pekerja Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sintang. “Belum ada usulan ke Pemerintah Provinsi Kalbar terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR),” kata kata Kabid Penataan Ruang, Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Sintang, Mulyadi, Senin […]

  • Beras, Gula, dan Minyak Goreng Dijual Rp60 Ribu di Pasar Murah Mempawah

    Beras, Gula, dan Minyak Goreng Dijual Rp60 Ribu di Pasar Murah Mempawah

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar operasi pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah di Pasar Baru Komplek Basmallah, Desa Antibar, Rabu (27/8/2025). Sebanyak 1.000 paket sembako yang dijual dengan harga Rp60 ribu langsung diserbu masyarakat. Setiap paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Kehadiran operasi pasar […]

  • Ria Norsan Ajak Petani Kalbar Gunakan Alat Modern

    Ria Norsan Ajak Petani Kalbar Gunakan Alat Modern

    • calendar_month Sen, 4 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Para petani di Provinsi Kalbar diajak untuk menggunakan alat modern. Langkah itu dinilai dapat mendukung ketahanan pangan di Indonesia, khususnya di Provinsi Kalbar. “Kalau kita lihat hasil pertanian disini sangat luar biasa sekali. Kita harus menjadi petani dengan alat modern,” ajak Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat menghadiri Panen Raya 2019 Gapoktan Pilar […]

  • Berharap Sintang Bebas dari Karhutla

    Berharap Sintang Bebas dari Karhutla

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Memasuki musim kemarau, Kabupaten Sintang diharapkan terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sebab dampak yang ditimbulkan sangat luas. Bahkan dapat merugikan semua lini. “Kita harap 2019 ini, Sintang terbebas dari Karhutla,” ujar Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, belum lama ini. Menurut Jeffray, perhatian Pemerintah Pusat (Pempus) terhadap bencana Karhutla terus dilakukan. […]

expand_less