Breaking News
light_mode

Mahasiswa FMIPA Untan KKM di Terentang

  • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menjadi pemateri pada kegiatan pengarahan dan pembekalan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mandiri 2019 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Tanjungpura di Gedung Konferensi 5 Universitas Tanjungpura Pontianak, Senin (29/7/2019).

Mengangkat tema “Pemberdayaan Potensi Desa Menuju Desa Mandiri Berbasis Sains dan Teknologi”, KKM rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya.

Bupati Muda menyatakan Kabupaten Kubu Raya merupakan kabupaten termuda di Kalimantan Barat dengan sembilan kecamatan, salah satunya Kecamatan Terentang. Terentang merupakan kecamatan terluas ketiga di Kubu Raya setelah Batu Ampar dan Sungai Raya.

“Namun jumlah penduduknya tidak besar, sekitar 14 ribu penduduk dan ada 10 desa,” kata Muda saat menjadi pemateri.

Menurut Muda, wilayah Kecamatan Terentang yang cukup luas dan jumlah penduduk yang tidak begitu besar, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk melakukan percepatan pembangunan. Upaya-upaya percepatan menjadi fokus pemerintah daerah agar desa lebih cepat bergerak.

“Pembangunan harus mampu membuat masyarakat lebih berinisiatif dan mampu mengembangkan sesuai potensi yang ada di kampungnya,” tutur Muda.

Muda mengatakan, mahasiswa harus mempunyai pola pikir bahwa desa atau kampung adalah masa depan. Alih-alih masa lalu yang semakin ditinggalkan. Sebab hanya akan membuat desa semakin sulit berkembang.

“Desa itulah masa depan, karena berbagai potensi itu ada di desa. Masa depan itu harus dirawat dan diperkuat. Ini harus menjadi cara pandang kita,” kata Muda.

Muda bersyukur KKM Fakultas MIPA Untan dilaksanakan di Kecamatan Terentang. Untuk itu, ia berharap mahasiswa KKM dapat menemukan dan mendeteksi persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat untuk kemudian berusaha menemukan solusinya.

“Mahasiswa yang KKM juga harus mampu mendorong masyarakat menyikapi secara maksimal program-program yang ada. Jika pendataan dan pemetaan berbagai persoalan ditindaklanjuti dan diperkuat oleh program-program pemerintah, maka KKM yang dilakukan itu jauh lebih maksimal,” pungkasnya. (Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minim Tenaga Penyuluh
    OPD

    Minim Tenaga Penyuluh

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Banyak desa penghasil ikan dan petani keramba ikan yang maju dan perlu pembinaan lebih ekstra dari OPD yang menangani, karena kurang ilmu dan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh dinas terkait. Menyikapi hal tersebut kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang belum mampu memfungsikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di Kabupaten Sintang […]

  • 36 Faskes di Pontianak Siap Layani Vaksinasi Covid-19

    36 Faskes di Pontianak Siap Layani Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kampung Bali Kelurahan Tengah Kecamatan Pontianak Kota, Jumat (8/1/2021). Simulasi dilakukan dalam rangka mempersiapkan vaksinasi yang rencananya akan digelar tanggal 14 Januari 2021 di Kota Pontianak. Para tenaga kesehatan (nakes) berperan sesuai dengan tugasnya masing-masing dalam simulasi tersebut. Mulai dari saat calon penerima […]

  • Kontribusi PAD Masih Rendah

    Kontribusi PAD Masih Rendah

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menandatangani Kerjasama Optimalisasi Pemungutan Pajak Pusat dan Daerah antara Direktorat Jenderal Pajak (DJP)- Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dan Pemerintah Daerah tahun 2021. MoU tersebut berlangsung secara virtual di Aula Kantor Bupati Mempawah, Rabu (21/4/2021). Dalam kesempatan itu, Bupati Mempawah, Hj Erlina menjadi perwakilan dari 84 pemerintah daerah se-Indonesia yang […]

  • Pahami Aturan Zonasi PPDB

    Pahami Aturan Zonasi PPDB

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan berharap masyarakat memahami kebijakan zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kebijakan yang baru diberlakukan ini sudah menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terutama untuk penerimaan siswa baru di SD dan SMP. “Untuk itu pemerintah selalu mensosialisasikan kebijakan zonasi ini supaya masyarakat memahami dan mengerti terkait aturan zonasi PPDB,” […]

  • Bupati Jarot Lepas 34 Peserta Pesparani ke Kota Kupang

    Bupati Jarot Lepas 34 Peserta Pesparani ke Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 34 orang peserta dan official Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Kabupaten Sintang dilepas Bupati Sintang, Jarot Winarno menuju Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (20/10/2022). Pelepasan tersebut juga dihadiri, Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny, Sekda Sintang, Yosepha Hasnah dan Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. Pada […]

  • Kaum Ibu Berperan Berikan Edukasi Prokes Bagi Keluarga

    Kaum Ibu Berperan Berikan Edukasi Prokes Bagi Keluarga

    • calendar_month Rab, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peran ibu di tengah pandemi Covid-19 mempunyai peran penting terutama dalam keluarga. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, ibu-ibu merupakan lini terdekat dengan keluarga. Untuk itu, ia berharap para ibu bisa memantau dan memberikan edukasi kepada keluarga dalam menerapkan protokol kesehatan. “Sehingga bisa meminimalisir penyebaran Covid-19,” ujarnya usai peringatan Hari Kartini secara virtual […]

expand_less