Breaking News
light_mode
OPD

Komisi B Desak Pemkab Sintang Perbaiki Ruas Jalan Perbatasan, Ini Alasannya…

  • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Belakangan ini, kondisi infrastruktur jalan, khususnya wilayah perbatasan Sintang-Malaysia tepatnya Kecamatan Ketungau Hulu rusak berat. Dampaknya kebutuhan sembako mengalami kelangkaan.

Hal ini menjadi perhatian serius Ketua Komisi B DPRD Sintang, Hikman Sudirman, Kamis (11/3/2021).

Oleh karena itu, politisi Partai Demokrat ini meminta agar pemerintah memperhatikan infrastruktur jalan. Mengingat titik-titik jalan yang rusak tersebut selalu itu-itu saja.

“Kami dari Komisi B DPRD Sintang meminta pemerintah Kabupaten Sintang agar memerhatikan titik-titik jalan yang rusak menuju perbatasan. Perbaikan penting dilakukan agar akses jalan normal kembali. Sehingga kendaraan yang mendistribusikan sembako untuk masyarakat perbatasan bisa melintasi jalan tersebut,” pinta Sudirman.

Mengingat anggaran untuk Ketungau (Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, Ketungau Hulu) juga tidak sedikit, Sudirman berharap agar pengawasan pekerjaan ruas jalan lebih dioptimalkan.

“Yang tak kalah penting, perusahaan sawit yang berinvestasi di Ketungau, turut berpartisipasi memperbaiki akses yang rusak. Perusahaan sawit ini sering diberi peringatan, tapi tidak digubris. Sudah seharusnya, perusahaan sawit di daerah itu ikut bertanggung jawab memperbaiki jalan rusak,” tegasnya.

Apa yang disampaikan politisi asal Kecamatan Kayan Hilir ini bukannya tanpa alasan. Mengingat, perusahaan sawit menggunaan jalan negara untuk mengangkut hasil perkebunan. Sudah seharusnya ketika jalan rusak, mereka tidak tinggal diam.

“Kenapa demikian? Karena perusahaan sawit juga menggunakan jalan itu. Ketika jalan rusak, distribusi sembako terhambat. Kondisi ini berdampak pada kelangkaan sembako, LPG, maupun BBM,” ucapnya.

Berkaitan dengan ketersediaan LPG di perbatasan, Sudirman juga mendesak untuk diawasi ketat. Mengingat, LPG di perbatasan tidak hanya mahal. Tapi juga langka.

“Kayaknya, ada pihak yang bermain dalam masalah gas ini. Makanya kami di Komisi B meminta pihak keamanan mengawasi permasalahan distribusi gas ini. Kan, kasihan masyarakat yang jadi korban,” pungkas Sudirman. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 42 Kasus Positif Covid-19 di Poltekkes Kemenkes Pontianak, Edi: Kuliah Tatap Muka Dihentikan!

    42 Kasus Positif Covid-19 di Poltekkes Kemenkes Pontianak, Edi: Kuliah Tatap Muka Dihentikan!

    • calendar_month Sen, 26 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Menyikapi adanya temuan 42 kasus konfirmasi positif Covid-19 di lingkup Poltekkes Kemenkes Pontianak, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerangkan, sebagaimana instruksi Gubernur Kalbar Sutarmidji bahwa seluruh kegiatan perkuliahan di perguruan tinggi untuk sementara ditutup. Perkuliahan secara tatap muka tidak digelar seiring dengan diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat melonjaknya kasus Covid-19 […]

  • Isra Miraj Adalah Peristiwa Bersejarah Nabi Muhammad SAW

    Isra Miraj Adalah Peristiwa Bersejarah Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Korem 121 Alambhanawanawwai menggelar peringatan Isra Miraj di Masjid Darul Muttaqin, Kamis (11/4). Kegiatan Isra Miraj ini, diikuti oleh Kepala Staf Korem (Kasrem)  121/Abw Kolonel Inf Achmad Solihin, Para Kasi Korem 121/Abw Dan Kabalak Aju jajaran Korem 121/Abw ,Persit KCK Koorcab rem 121/Abw. para Perwira, Bintara dan Tamtama Korem 121/Abw Beserta Balak Aju […]

  • 14 kabupaten/kota Diminta Terapkan PP 60 Tahun 2008

    14 kabupaten/kota Diminta Terapkan PP 60 Tahun 2008

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Kepala Inspektorat  Provinsi Kalbar,  Sekundus meminta Pemerintah Daerah di 14 kabupaten/kota untuk memahami dan menerapkan Sistem Pengendalian Internal secara tepat pada OPD masing-masing, mulai dari tahap perencanaan pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban. “Kita minta  agar sistem tata kelola pemerintahan dapat berjalan dengan baik, karena tahap pengawasan adalah faktor vital dalam mendukung terlaksananya keseluruhan sistem […]

  • Kades di Sintang Belum Mampu Pahami Tupoksi-nya

    Kades di Sintang Belum Mampu Pahami Tupoksi-nya

    • calendar_month Rab, 21 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang menilai, Kepala Desa (Kades) beserta perangkatnya, belum mampu memahami Tugas Pokok dan Fungsinya (Tupoksi). Pasalnya, hingga kini masih ditemukan kesalahan dalam pengelolaan Dana Desa. “Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan desa, tidak hanya menjadi tanggung jawab Kades. Harus ada pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas,” kata Askiman ketika membuka Bimbingan Teknis […]

  • Sah! Dua Raperda jadi Perda Pemprov Kalbar

    Sah! Dua Raperda jadi Perda Pemprov Kalbar

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalbar menyetujui dan menetapkan dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Kalbar yang telah diagendakan tahun 2019 menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan dan penetapan dilaksanakan pada Rapat Paripurna  DPRD Provinsi Kalbar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kalbar, Rabu (10/7/2019). Dua buah Reperda yang ditetapkan untuk menjadi Perda […]

  • Selama Operasional, Posko Sepulut Jaring 169 Pelintas Positif Covid-19
    OPD

    Selama Operasional, Posko Sepulut Jaring 169 Pelintas Positif Covid-19

    • calendar_month Sen, 31 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beroperasi pertama kali pada 6 Mei 2021 dan diperpanjang sebanyak 2 kali, posko penyekatan untuk mengantisipasi transmisi virus Covid-19 yang berasal dari luar daerah (imported case) dibawa oleh pelintas yang berada di pintu masuk Kabupaten Sintang, tepatnya di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang resmi dihentikan pada Senin (31/5/2021). Posko ini pun […]

expand_less