Breaking News
light_mode

Ketua Dewan Dukung Langkah Sekda Tertibkan ASN Nongkrong di Warkop

  • calendar_month Rab, 25 Okt 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Baru-baru ini, Sekda Sintabf, Kartiyus warning Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten akan diberikan sanksi disiplin, bila masih nongkrong di warung kopi (WK) pada jam kerja.

Perihal inipun mendapat respon postif sari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny ketika ditemui di Gedung Parlemen Sintang, Rabu (25/10/2023).

Dimana, Florensius Ronny memberikan dukungan penuh pada pemerintah daerah terutama Sekda Sintang, Kartiyus yang bakal memberikan sanksi pada jajarannya, bila masih ditemukan nongkrong di warung kopi saat jam kerja.

“Wacana penertiban ASN nongkrong di warkop sangat kami dukung. Apalagi Tindakan ini saya kira hal yang wajar. Dan ini bukan maunya pribadi, tetapi juga sudah ada surat edaran yang lebih tinggi apakah itu dari Kementerian ataupun dari Gubernur,” kata Florensius Ronny.

Florensius Ronny berkata, bahwa seluruh PNS atau ASN di Kabupaten Sintang, seharusnya mentaati aturan yang ada dan bekerjasama untuk memastikan ketaatan tersebut.

“Tentunya, saat jam kerja kita sesuai dengan tata tertib yang mengatur tentang ASN, harus tetap berada di kantor, kecuali ada tugas luar. Jangan sampai berkeliaran di warung kopi,” ungkap Florensius Ronny.

Olehkarenanya, Florensius Ronny menyarankan agar pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya, seperti Satpol PP agar melakukan razia terhadap ASN yang nongkrong pada jam kerja.

memberikan dukungan penuh terhadap rencana Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang untuk melaksanakan razia terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sering nongkrong di warung kopi selama jam kerja.

“Saya pikir razia PNS di warung kopi saat jam kerja ini baik ya. Mudah-mudahan dapat dimengerti oleh teman-teman ASN di Kabupaten Sintang,” ujar Florensius Ronny.

Selain itu, Florensius Ronny menegaskan bahwa ASN/PNS di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sintang, yang memiliki sifat pelayanan, seharusnya lebih mematuhi aturan.

“Ksihan orang kalau sampai jauh-jauh dari kampung datang, tetapi pas datang ke kantor si pegawainya tidak ada. Pegawai yang seharusnya memberikan pelayanan itu tidak berada di kantor tapi berada di warung kopi, kan kasihan jadinya,” pungkas Florensius Ronny. (LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenakan Rompi Oranye, Tiga Tersangka Korupsi Embung Dilimpahkan ke Kejaksaan

    Kenakan Rompi Oranye, Tiga Tersangka Korupsi Embung Dilimpahkan ke Kejaksaan

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akhirnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sintang menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan jasa kontruksi pembangunan Embung di Desa Landau Kodam, Kecamatan Kelam Permai, Selasa (5/11/2019). Ketiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi Embung itupun, adalah: Suherman Als Fito Marselus Kelly Piet Harry Nopiyanto “Barang bukti dan […]

  • Kesehatan Mbok Yen Terjamin dengan JKN-KIS

    Kesehatan Mbok Yen Terjamin dengan JKN-KIS

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bagi Yeni Asnita, kartu JKN-KIS merupakan kartu wajib yang harus dibawa kemana-mana oleh masyarakat. Kartu ini memang kecil tapi manfaatnya sangat luar biasa. Manfaatnya sangat mempengaruhi kelanjutan hidup pemakainya, karena di kala kita mendapatkan penyakit semua bisa kita korbankan demi kesembuhan. Mbok Yen sapaan akrabnya inipun sudah merasakan sendiri manfaat dari barang kecil […]

  • Prihatin Masih Ada Guru Terlibat Narkoba

    Prihatin Masih Ada Guru Terlibat Narkoba

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Baru-baru ini, banyak kabar di sejumlah daerah oknum tenaga pendidik atau guru terlibat kasus narkoba. Hal ini cukup menjadi perhatian serius bagi kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang. Anggota DPRD Sintang, Senen Maryono mengaku prihatin ketika mendengar kabar berita di sejumlah daerah masih ada oknum tenaga pendidik atau guru terlibat kasus […]

  • 14 Kecamatan, Baru 10 Selesai Diplenokan KPU Sintang

    14 Kecamatan, Baru 10 Selesai Diplenokan KPU Sintang

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setakat ini, ada 10 kecamatan yang telah dinyatakan selesai diplenokan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sintang. 10 kecamatan yang sudah diplenokan tersebut, adalah: Kelam Permai Dedai Binjai Hulu Ketungau Hulu Ketungau Tengah Serawai Tebelian Tempunak Kayan Hilir Ambalau “Hari pertama hingga hari ini, ada 10 kecamatan yang selesai kita plenokan,” ungkap Komisioner KPU […]

  • Bupati Erlina Ingatkan Pentingnya Mitigasi Bencana Alam Sejak Dini

    Bupati Erlina Ingatkan Pentingnya Mitigasi Bencana Alam Sejak Dini

    • calendar_month Rab, 11 Nov 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina memimpin apel konsolidasi kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di masa pandemi Covid-19, Rabu (11/11/2020). Apel konsolidasi tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Mempawah yang dihadari Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi, Sekda Mempawah, H Ismail, Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan, OPD, dan petugas TNI/Polri serta BPBD Mempawah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati […]

  • 2021, Peserta JKN-KIS Kelas 3 Tetap Dapat Subsidi Iuran dari Pemerintah

    2021, Peserta JKN-KIS Kelas 3 Tetap Dapat Subsidi Iuran dari Pemerintah

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BU) atau peserta mandiri kelas 3 pada program JKN-KIS akan tetap mendapatkan subsidi iuran pada 2021. Komitmen pemerintah ini sesuai dengan amanah Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur penyesuaian besaran iuran peserta JKN-KIS. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sintang, Eka Susilamijaya mengatakan, pemerintah […]

expand_less