Breaking News
light_mode

Kejaksaan Siap Selidiki Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Sintang

  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kejaksaan Negeri Sintang menyatakan siap melakukan penyelidikan terkait kelangkaan dan mahalnya harga gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Sintang.

Hal inipun disampaikan dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Kamis (15/1/2026).

Menurut Kasi Datun Kejari Sintang, Okky Desvian, keluhan masyarakat yang terus meningkat meski kuota LPG bersubsidi untuk Sintang disebut normal bahkan ditambah.

“Gas LPG 3 kilogram itu bukan hanya barang dagangan. Di dalamnya ada uang negara karena disubsidi pemerintah. Jika terjadi kebocoran, kami siap melakukan penyelidikan,” tegas Okky.

Kejaksaan menilai pengelolaan LPG 3 kg mengandung dua unsur sekaligus, yakni penugasan negara dan aktivitas bisnis, sehingga agen dan pangkalan wajib mematuhi aturan distribusi dan harga eceran.

“Jika agen atau pangkalan ingin murni berbisnis tanpa pengawasan ketat, maka seharusnya mengelola LPG non-subsidi, bukan gas 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Sementara, Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala mengabsen satu per satu peserta untuk memastikan kehadiran para pemilik agen. Ketidakhadiran sebagian owner membuat suasana rapat memanas.

Pada kesemnatan tersebut, Bupati Bala sempat mempertanyakan apakah rapat ini pantas dilanjutkan, mengingat persoalan yang dibahas menyangkut hajat hidup masyarakat luas.

“Ini rapat atas dasar keluhan masyarakat. Gas subsidi langka dan mahal. Kami sudah turun sidak. Ini bukan persoalan sepele, ini masalah serius antara agen dan masyarakat,” tegas Bupati Bala.

Sekda Sintang, Kartiyus mengatakan harga gas 3 kg di Desa Baning Kota masih tembus Rp45 ribu per tabung, meski berada di kawasan perkotaan.

“Jangan ambil untung berlebihan. Jangan jual mahal. Aparat penegak hukum bisa turun tangan. Ekonomi memang bergerak, konsumsi tinggi, tapi jangan sampai gas subsidi disalahgunakan,” tegas Sekda Kartiyus.

Pemerintah Kabupaten Sintang bersama Polres Sintang, Kejaksaan, Pertamina Patra Niaga, dan Hiswana Migas sepakat akan melakukan langkah lanjutan untuk menormalkan stok dan harga LPG 3 kg, sekaligus memastikan distribusinya tepat sasaran. (Kominfo/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kukuhkan TPAKD, Dorong Akses Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi

    Kukuhkan TPAKD, Dorong Akses Keuangan untuk Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Sel, 20 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota, Selasa (20/10/2020). Pembentukan TPAKD ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pontianak nomor 885/Ekon-SDA/2020 tanggal 22 September 2020. Edi menyebut, tujuan dibentuknya TPAKD ini diantaranya mendorong ketersediaan akses keuangan seluas-luasnya […]

  • Kominfo Sintang Minta Tambah Bantuan Internet, Tower hingga Program Literasi

    Kominfo Sintang Minta Tambah Bantuan Internet, Tower hingga Program Literasi

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sintang secara terbuka memberikan “karpet merah” bagi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk terus memperluas bantuan pembangunan infrastruktur komunikasi di Sintang. Pernyataan itu disampaikan Kepala Bidang Komunikasi Publik, Syukur Saleh, saat menghadiri Sosialisasi Akselerasi Transformasi Digital Sektor Kesehatan di Puskesmas Tempunak, Selasa (25/11/2025). Syukur menegaskan Kominfo Sintang […]

  • Mempawah Zona “Oranye”

    Mempawah Zona “Oranye”

    • calendar_month Sel, 15 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat merilis peta zona risiko penularan Covid-19. Berdasarkan update per 13 Juni 2021, ada delapan daerah termasuk Kabupaten Mempawah masuk dalam zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19. Selain Kabupaten Mempawah, daerah lain yang juga tercatat sebagai zona oranye yakni Kubu Raya, Kota Singkawang, Bengkayang, Landak, Sekadau, Sambas dan […]

  • Jaga Harga Beras, Bulog Sintang Launching KPSH

    Jaga Harga Beras, Bulog Sintang Launching KPSH

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga Beras, Pemerintah melalui Perum Bulog melakukan Launching Pelaksanaan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga Beras Medium (KPSH) Tahun 2019 di Kantor Bulog Sintang, Kamis (3/1/2019) pagi. Untuk di wilayah Kabupaten Sintang, kegiatan KPSH dilaksanakan di Pasar Masuka. terlihat masyarakat setempat menyambut baik operasi pasar yang digelar oleh Bulog Sintang […]

  • Dongkrak PAD di Semua Sektor

    Dongkrak PAD di Semua Sektor

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyatakan, pada prinsipnya apa yang disampaikan tujuh Fraksi DPRD Kota Pontianak yang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meningkatkan pendapatan semua sektor. Hal ini menjadi pekerjaan rumah sebab dampak pandemi Covid-19 berpengaruh pada menurunnya pendapatan yang sangat luar biasa. “Ini menjadi PR Pemkot Pontianak untuk terus meningkatkan PAD, terutama […]

  • Bupati Erlina Safari Idulfitri 1445 H ke Tokoh Agama dan Masyarakat di Mempawah

    Bupati Erlina Safari Idulfitri 1445 H ke Tokoh Agama dan Masyarakat di Mempawah

    • calendar_month Jum, 12 Apr 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina melakukan Safari Idul Fitri 1445 Hijriah ke Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kabupaten Mempawah, Jumat (12/4/2024). Bupati Erlina mengatakan bahwa Idul Fitri ialah bulannya silahturahmi sehingga sebagai bentuk apresiasi kepada para tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Mempawah dirinya melakukan kunjungan ke beberapa tokoh yang […]

expand_less