Breaking News
light_mode
OPD

Kadinkes Sintang Beberkan Penyebab Rendahnya Vaksinasi untuk Pelayan Publik

  • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Dari 23.766 pelayan publik yang ada di Kabupaten Sintang, diketahui baru 6.728 orang atau 28 persen yang telah menerima vaksinasi Covid-19.

Rendahnya persentase vaksinasi untuk pelayan publik, terjadi karena pendistribusian vaksinasi masih terbatas. ” Jadi, persentasenya baru mencapai 28 persen untuk pelayan publik yang divaksinasi. Dan ini belum bisa merata hingga kecamatan lainnya,” ungkap dr Harysinto Linoh, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Jumat (21/5/2021).

Menurut Sinto, vaksinasi yang dilakukan sampai hari ini, hanya terpusat di Kecamatan Sintang. Untuk 13 kecamatan lainnya masih belum. “Kita baru bisa melakukan vaksinasi di pusat kabupaten atau di Kecamatan Sintang saja. Sementara 13 kecamatan lainnya belum bisa kita vaksinasi, makanya capaian kita masih sangat rendah,” ungkap Sinto.

Kendati demikian, kata Sinto, pihaknya akan terus berupaya melakukan vaksinasi dengan sisa dosis yang tersedia. “Sisa dosis vaksin yang ada akan kita gunakan semaksimal mungkin, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau was-was lagi ketika bertemu dengan pelayan publik kita, karena mereka telah divaksin,” kata Sinto.

Diungkapkan Sinto, saat ini stok vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sintang tersisa 100 dosis vaksin. Namun pihaknya telah meminta tambahan vaksin kepada Pemerintah Provinsi Kalbar.

“Mudah-mudahan tambahan 750 dosis vaksin kita segera datang, sehingga kita dapat menyelesaikan vaksinasi untuk pelayan publik di Kabupaten Sintang,” ujar Kadinkes Sintang ini.

Kepala Dinas Kesehatan Sintang ini menilai, jika stok vaksin yang diberikan Pemprov Kalbar ke Sintang banyak, maka capaian program vaksinasi terhadap pelayan publik akan besar. “Kalau stok tidak ada, maka kita juga stop melakukan vaksinasi. Tentunya ini tergantung dari distribusi vaksin yang dikirim provinsi ke kita,” katanya.

Walau demikian, Sinto berharap kepada seluruh pelayan publik di Kabupaten Sintang agar dapat mendukung dan mensukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, agar sistem pelayanan publik pemerintahan kepada masyarakat dapat berjalan, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain itu, Sinto meminta tiap OPD yang memberikan pelayanan publik agar dapat menerapkan protokol kesehatan ketat. Seperti tetap menggunakan masker, menyediakan tempat cuci tangan, dan mengatur jarak pelayanan.

“Begitu juga kepada masyarakat, kami minta agar menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Langkah ini semua diyakini dapat memutus rantai penyebaran virus yang mengancam kesehatan dan keselamatan kita semua,” pungkas Sinto. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuching – Pontianak Jajaki Kerjasama Pariwisata

    Kuching – Pontianak Jajaki Kerjasama Pariwisata

    • calendar_month Kam, 25 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Semenjak dibukanya perbatasan Malaysia dan Indonesia di Kalimantan Barat (Kalbar) usai pandemi, hubungan Pemerintah Kuching, Sarawak dan Pontianak semakin terjalin. Konsul Malaysia untuk Kalbar, Azizul Zekri berharap kerjasama dua daerah serumpun ini mampu meningkatkan perekonomian. “Menjajaki peluang kerjasama juga di bidang wisata, kesehatan, pendidikan, dan sosial, khususnya agen perjalanan wisata di Indonesia,” terangnya […]

  • Pantau Arus Lalin, Mempawah Dipasangi 4 Titik CCTV

    Pantau Arus Lalin, Mempawah Dipasangi 4 Titik CCTV

    • calendar_month Jum, 22 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Di Kabupaten Mempawah pemantauan arus lalu lintas (Lalin) melalui Closed Circuit Television (CCTV) telah terpsang. pemantauan pun terfokus pada jalan raya di sepanjang kawasan pantai utara (Pantura) seperti di Kecamatan Sungai Pinyuh, tikungan Benteng Mempawah, Kecamatan Sungai Kunyit dan di dekat RSUD dr Rubini Mempawah. “Ada 4 titik yang kita pasangi dan ditargetkan […]

  • Nurmila Dibunuh Sejak April 2020, Pelakunya Adalah Suami Siri

    Nurmila Dibunuh Sejak April 2020, Pelakunya Adalah Suami Siri

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Nurmila adalah warga Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya. Dia menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mur alias Adi (46) warga Dusun Parit Baru, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jungkat. Peristiwa ini terjadi pada April 2020 lalu. Kala itu, korban mendatangi pelaku dan meminta uang Rp5 juta. Selanjutnya, terjadi adu mulut […]

  • Wabup Askiman Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Penyegelan dan Pengrusakan Kantor Desa Bungkong Baru

    Wabup Askiman Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku Penyegelan dan Pengrusakan Kantor Desa Bungkong Baru

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Askiman meminta aparat kepolisian agar segera mengusut tuntas pelaku penyegelan dan pengursakan Kantor Desa Bungkong Baru, Kecamatan Sepauk. Pasalnya aksi yang dilakukan oknum masyarakat Desa Sungsong dinilai anarkis dan pidana. “Saya minta pihak kepolisian untuk mengidentifikasi kerusakan yang terjadi akibat tindakan anarkis dan pidana ini. Pemkab Sintang minta tindakan penegakan […]

  • Jangan Saling Adu Domba, Lebih Baik Silaturrahmi

    Jangan Saling Adu Domba, Lebih Baik Silaturrahmi

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Para pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sering disebut sebagai Cebong dan Kampret. Mereka merupakan sasaran empuk adu domba. Menyadari hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Anton Isdianto pun mengimbau siapapun untuk meninggalkan upaya adu domba, perbuatan tercela yang merusak hubungan antarmanusia. Perbuatan saling mengadu domba hanya […]

  • Rektor UNKA Minta Perbup Pengelolaan Areal Berhutan Selamatkan Kawasan Hutan di Sintang

    Rektor UNKA Minta Perbup Pengelolaan Areal Berhutan Selamatkan Kawasan Hutan di Sintang

    • calendar_month Sel, 23 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rektor Universitas Kapuas Sintang, Antonius berharap Penyusunan Peraturan Bupati tentang Perencanaan dan Pengelolaan Areal Berhutan di Luar Kawasan Hutan Sintang dapat mengakomodir dan melakukan penyelamatan areal yang masih ada tutupan hutan. “Harapannya, Perbup ini mampu mengakomodir untuk melakukan penyelamatan atas areal yang masih tersisa tempat tutupan hutan,” ujar Rektor Universitas Kapuas Sintang, Antonius […]

expand_less