Breaking News
light_mode

Jempol dah Buat Festival Film Kalbar

  • calendar_month Sel, 8 Mei 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Festival Film Kalimantan Barat yang digelar Komunitas Film Sintang (Kofsi) di Indoor Apang Semangai Kabupaten Sintang, Sabtu (5/5) bertabur like dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari Anggota DPRD Sintang, Hardoyo. Legislator PKPI ini mengaku bangga dengan kreativitas generasi muda Kalbar, khususnya Kabupaten Sintang yang mampu menggelar fertival film yang membanggakan tersebut.

“Festival tersebut menunjukkan ada kreativitas tinggi dari generasi muda dalam berkarya. Ini tentu menjadi poin baik, yang akan menentukan nilai pembangunan, khususnya di bidang pendidikan,” ujar Hardoyo ketika dihubungi via selular, kemarin.

Hardoyo berharap kreativitas seperti ini hendaknya terus diasah. Sehingga dapat menghasilkan mahakarya yang diakui secara Nasionak, bahkan internasional.

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh yanh baik bagi generasi muda lainnya dalam memanfaatkan waktu.

“Perlu ditiru. Jangan hanya menghabiskan waktu untuk nongkrong sana sini tanpa menghasilkan apapun. Waktu muda gunakanlah dengan baik,” pesan Hardoyo.

Sebenarnya semua generasi bisa kreatif seperti ini, sesuai bidang dan bakatnya, hanya saja kemauannya yang nihil. Semangat untuk terus berkreativitas ini harus terus digelorakan.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Film Kalimantan Barat, Wahyu Gunawan mengungkapkan, terdapat 35 film dari berbagai daerah di Kalbar yang ditampilkan dalam festival ini.

“Dari 35 film disaring menjadi 15 film, kemudian 6 film di antaranya mendapat penganugerahan,” ungkapnya.

Wahyu berharap, Festival Film Kalbar ini menjasi wadah berekspresi para pecinta seni film. Sehingga nantinya melahirkan sineas-sineas muda Kalbar yang dapat bersaing secara ide di kancah Nasional dan internasional.

“Festival Film ini pertama untuk tingkat Kalbar. Saya pribadi sangat bangga atas antusiasme penonton yang luar biasa. Ini salah satu bentuk kebiasaan positif, bahwasanya karya seni dalam bentuk apapun, harus selalu dihargai,” kata Wahyu. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meski Sah Secara Agama, Masyarakat Non-Muslim Wajib Miliki Akta Pernikahan

    Meski Sah Secara Agama, Masyarakat Non-Muslim Wajib Miliki Akta Pernikahan

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Setelah resmi menikah secara agama, hendaknya semua pasangan suami istri segera mengurus akta perkawinan di catatan sipil. Agar pernikahan diakui oleh negara dan sah secara hukum, pasangan suami istri harus melakukan pencatatan pernikahan demi mendapatkan akta perkawinan. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 1946 tentang Pencatatan Pernikahan, Talak dan […]

  • Pontianak Raih Dua Penghargaan dari Menkeu

    Pontianak Raih Dua Penghargaan dari Menkeu

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dua penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil diboyong Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Kedua penganugerahan itu adalah, penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2021 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan peringkat pertama penghargaan atas partisipasi pemerintah daerah dalam penyampaian […]

  • Tak Ingin Dirugikan, Bawaslu Diminta Sosialisasikan Titik Pemasangan APK Sesuai Aturan

    Tak Ingin Dirugikan, Bawaslu Diminta Sosialisasikan Titik Pemasangan APK Sesuai Aturan

    • calendar_month Jum, 28 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Agar tidak ada yang merasa dirugikan, dan sesuai dengan aturan yang ada. Sejumlah Partai Politik (Parpol) meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang mensosialisasikan terkait titik atau tempat pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) seperti, baliho dan spanduk peserta Pemilu 2019. “Perlu adanya penegasan titik atau tempat  pemasangan baliho dan spanduk, sesuai aturan yang […]

  • Cegah Korupsi, 2018 Kalbar Implementasikan Transaksi Non Tunai

    Cegah Korupsi, 2018 Kalbar Implementasikan Transaksi Non Tunai

    • calendar_month Sel, 19 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tantangan pengelolan keuangan daerah semakin berat. Pasalnya, 1 Januari 2018 mendatang, Pemerintah Provinsi Kalbar serta pemerintah daerah di 14 kabupaten/kota harus sudah mengimplementasikan transaksi non tunai. “Tujuan implementasi transaksi non tunai tidak lain untuk mempertanggungjawabkan pada pengelolaan keuangan daerah yang bersumber dari APBD. Selain itu juga mencegah adanya upaya praktik korupsi dilingkungan pemerintahan,” […]

  • Sintang Aman, Jarot Yakin Rakyatnya Sudah Dewasa

    Sintang Aman, Jarot Yakin Rakyatnya Sudah Dewasa

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aksi protes hasil penetapan perhitungan suara pemilu 2019 tidak hanya terjadi di Jakarta saja, bahkan juga terjadi di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (22/5/2019). Melihat kondisi tersebut, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengajak masyarakatnya untuk tidak melakukan ihwal yang serupa. Kendati demikian, Jarot menilai penyaluran aspirasi masyarakat merupakan harga demokrasi. Dipersilahkan, tapi dilakukan dengan […]

  • Wabup Minta 73 ASN Jaga Sumpah

    Wabup Minta 73 ASN Jaga Sumpah

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak, 73 Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah, Senin (4/9) diambil sumpah atau janjinya pada pengangkatan umum formasi tahun 2014. “Mereka yang diambil sumpah merupakan PNS pengangkatan formasi umum tahun 2014. formasi khusus seperti, dokter dan PNS lain yang belum pernah diambil sumpah/janjinya,”kata Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana. Wabup mengingatkan […]

expand_less