Breaking News
light_mode

Jarot: Segera Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla

  • calendar_month Sen, 19 Feb 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Meskipun saat ini curah hujan masih tinggi, dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang akan menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kabakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Segera mungkin kita tetapkan,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno, Senin (19/2).

Jarot menjelaskan, penetapan ini sebagai bentuk kewaspadaan Kabupaten Sintang untuk menghadapi ancaman bencana asap.

“Sintang belum ada kabut asap. Tetapi tetap harus waspada,” tuturnya.

Setelah Rakor ini, lanjut Jarot, Pemkab Sintang akan sesegera mungkin mengantisipasi Karhutla dengan berbagai langkah seperti,  melaksanakan Rakor bersama dengan semua instansi di Kabupaten Sintang, mewajibkan perusahaan untuk membina Desa Siaga Api, aktifdalam penanganan Karhutla sejak dini, memperkuatkoordinasi hingga ke tingkat kecamatan, dan Berkoordinasi dengan aparat keamanan.

Melalui langkah-langkah ini, Jarot berharap, berbagai persoalan dalam menangani Karhutla di Kabupaten Sintang, dapat diatasi dengan baik.

Kemudian, tambah Jarot, ada beberapa poin dalam penanganan karhutla di wilayah kerjanya. Pertama, bagaimana merubah mindset masyarakat kita yang kearifan lokal telah mengajarkan masyarakat untuk berladang berpindah. Kedua bagaimana mengajak masyarakat kita agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Perosalan pertama sudah kita siasati dengan cetak sawah seluas 2.515 hektar. Sementara persoalan kedua, dengan mensosialisikan kepada masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar,” ungkap Jarot.

Terkait sosialisasi membuka lahan tanpa membakar ini, kata Jarot, masih perlu digencarkan di Kabupaten Sintang. Lantaran dihadapkan pada permasalah kurang memadainya sarana dan prasarana.

“Mereka mau tidak membakar. Tetapi dari kita pemerintah harus menyiapkan alternatifnyalah,” ucap Jarot.

Sementara terkait penanganan hostpot, Jarot memastikan, tidak mengalami kendala yang berarti.

“Hanya saja, sampai saat ini kita masih berusaha mengubah dua hal mindset masyarakat tersebut (berladang berpindah dan membuka lahan dengancara bakar-red),” tutup Jarot. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trie dan Gita Dinobatkan jadi Bujang Dare 2023

    Trie dan Gita Dinobatkan jadi Bujang Dare 2023

    • calendar_month Ming, 13 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Trie Putra Ashari dan Gita Pratiwi Fitrianingsi dinobatkan sebagai Bujang dan Dare 2023. Pasangan dengan nomor peserta 13 dan 14 ini merupakan Bujang Dare terpilih dari 10 pasang yang tampil pada malam Grand Final di Hotel Ibis Pontianak, Sabtu (12/8/2023). Menyandang predikat Bujang Dare bagi Trie dan Gita merupakan sebuah amanah dan tanggung […]

  • Imlek dan Cap Go Meh Perkuat Kebersamaan dan Keberagaman

    Imlek dan Cap Go Meh Perkuat Kebersamaan dan Keberagaman

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pj Bupati Mempawah, Ismail menghadiri ramah tamah perayaan Tahun Baru Imlek 2576 dan Cap Go Meh 2025 bersama tokoh masyarakat Tionghoa di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (10/2/2025). Pj Bupati Ismail menegaskan bahwa perayaan Imlek dan Cap Go Meh merupakan bagian dari kekayaan budaya yang harus dijaga serta menjadi momentum untuk […]

  • Tower Mini Jawab Kebutuhan Masyarakat Serawai-Ambalau

    Tower Mini Jawab Kebutuhan Masyarakat Serawai-Ambalau

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andryas menyebut sebagian besar masyarakat di Kecamatan Serawai dan Kecamatan Ambalau kini sudah bisa menikmati jaringan telekomunikasi atau sinyal internet. Sebab, Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI telah membangun tower mini sebagai infrastruktur jaringan telekomunikasi, khususnya di wilayah pedalaman seperti […]

  • 9 Kali Raih WTP, Edi Minta OPD Tingkatkan Akuntabilitas

    9 Kali Raih WTP, Edi Minta OPD Tingkatkan Akuntabilitas

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya. Opini WTP tersebut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pontianak Tahun Anggaran 2019. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan hasil yang dicapai tersebut merupakan bukti keseriusan […]

  • Rumit Cairkan Dana PKH via Bank

    Rumit Cairkan Dana PKH via Bank

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar – Penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) 2017 melalui Bank Mandiri dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, proses administrasinya terlalu rumit. Belum lagi keharusan datang bersama Tenaga Pendamping Kecamatan. “Masih mudah melalui Kantor Pos dari pada melalui bank. Di bank administrasinya begitu rumit,” keluh Sulamin, warga Kecamatan Dedai, ditemui sedang mengantre untuk mencairkan dana PKH di Bank […]

  • Monalisa, Aplikasi Kontrol Penggunaan Obat Diabetes dan Hipertensi untuk Lansia

    Monalisa, Aplikasi Kontrol Penggunaan Obat Diabetes dan Hipertensi untuk Lansia

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Pontianak bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tanjungpura (Untan) mengembangkan sebuah aplikasi berbasis website ‘Monalisa’. Aplikasi ini merupakan sebuah aplikasi pengawasan kepatuhan Lansia yang mengidap sakit diabetes dan hipertensi dalam penggunaan obat. Beberapa fitur seperti pengingat untuk mengkonsumsi obat serta berisi […]

expand_less