Breaking News
light_mode

Jarot Minta Perusahaan Berdayakan SDM Lokal

  • calendar_month Kam, 18 Mar 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menegaskan, seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Sintang agar dapat memberdayakan sumber daya manusia lokal, tidak membuka lapangan pekerjaan bagi warga luar Sintang.

Hal itu, kata Bupati Jarot, dimaksudkan demi mengurangi jumlah pengangguran di wilayah yang di pimpinnya.

Olehkarenanya, orang nomor satu di Bumi Senentang inipun menaruh harapan kepada semua perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan kelapa sawit, dan lainnya bisa serius memberikan perhatian bagi SDM tenaga kerja lokal Sintang dalam penyerapan kerja.

“Yang menjadi problema Sintang saat ini adalah minimnya lapangan pekerjaan, padahal ada puluhan perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan yang beroperasional di Sintang. Namun belum dapat memberdayakan SDM lokal,” katanya.

Karena itu, Bupati Jarot dengan tegasnya meminta kepada seluruh perusahaan yang melakukan aktifitas di wilayahnya agar dapat memperhatikan dan memperdayakan SDM lokal.

“Saya minta utamakan SDM lokal, dengan begitu dapat menekan angka pengangguran di Sintang,” ungkapnya.

Bupati Jarot menilai saat ini di Kabupaten Sintang sudah banyak tenaga kerja lokal yang siap untuk di pekerjakan di perusahaan setempat dan semuanya telah siap pakai.

“Saat ini telah banyak banyak lulusan-lulusan sarjana yang mumpuni dan siap bersaing, untuk dapat bekerja di perusahaan – perusahaan yang ada,” ungkapnya lagi.

“Banyak tenaga kerja lokal baik itu lulusan sarjana maupun SMK yang sudah siap untuk dipekerjakan di perusahaan perkebunan, dan saya rasa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mereka miliki juga tidak kalah bagus,” tambahnya.

Bupati Jarot mengatakan, keberadaan perusahaan di Kabupaten Sintang sejatinya diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan baru dan menyerap sebanyak mungkin tenaga kerja atau masyarakat lokal untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

“Maka dari itu kami mengharapkan agar perusahaan yang beraktivitas di Sintang bisa menindaklanjuti hal ini, karena keberadaan perusahaan tersebut tentunya diharapkan mampu memberikan dampak positif untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raker Apeksi se-Kalimantan Bahas Masalah SIPD

    Raker Apeksi se-Kalimantan Bahas Masalah SIPD

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Rapat kerja (raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan dibuka secara resmi Gubernur Kalbar Sutarmidji di Hotel Aston Pontianak, Kamis (25/3/2021). Sebanyak sembilan wali kota se-Kalimantan hadir pada raker tersebut, yakni Wali Kota Pontianak, Singkawang, Banjarmasin, Balikpapan, Banjarbaru, Tarakan, Samarinda, Palangkaraya dan Bontang. Ketua Apeksi Bima Arya […]

  • Harga Sembako di Perbatasan Sintang Naik, Gas Melon Tembus Rp80 Ribu Pertabung

    Harga Sembako di Perbatasan Sintang Naik, Gas Melon Tembus Rp80 Ribu Pertabung

    • calendar_month Rab, 20 Jan 2021
    • 0Komentar

    Komisi B Desak Pemkab Atasi Kelangkaan Sembako dan Infrastruktur LensaKalbar – Tidak mudah bagi warga Indonesia untuk hidup di wilayah perbatasan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, diperlukan perjuangan yang tidak gampang. Akibatnya, ketersediaan bahan pokok bagi warga perbatasan Indonesia–Malaysia di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat menipis dan harganya mengalami kenaikan yang tidak wajar. […]

  • BKPSDM Sintang: Jangan Gunakan Smartphone Daftar CPNS 2018

    BKPSDM Sintang: Jangan Gunakan Smartphone Daftar CPNS 2018

    • calendar_month Kam, 27 Sep 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang mengimbau kepada seluruh pelamar CPNS 2018 di Kabupaten Sintang agar tidak menggunakan smartphone atau hp ketika melakukan pendaftaran CPNS di sccn.bkn.go.id . “Sebaiknya jangan menggunakan smartphone atau hp. Karena kita menghindari kesalahan menginput data,” kata Kepala BKPSDM Sintang, Palentinus, Kamis (27/09/2018). Olehkarenanya, Palentinus menyarankan […]

  • Terbaik dari 10 Bupati/Walikota se-Indonesia, Kominfo Pastikan Bupati Jarot Raih Anugerah Tinarbuka 2023

    Terbaik dari 10 Bupati/Walikota se-Indonesia, Kominfo Pastikan Bupati Jarot Raih Anugerah Tinarbuka 2023

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dari 10 kandidat bupati/walikota yang menggikuti Anugerah Tinarbuka Tahun 2023 pada momen peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional atau HAKIN Tahun 2023, Bupati Sintang, Jarot Winarno dipastikan mendapat penilaian terbaik dan meraih penghargaan Anugerah Tinarbuka Tahun 2023 untuk kategori Bupati/Walikota dari Komisi Informasi (KI) Republik Indonesia. Perihal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) […]

  • 116.448 Wajib KIA, Disdukcapil Optimis 2021 Selesai Dicetak!

    116.448 Wajib KIA, Disdukcapil Optimis 2021 Selesai Dicetak!

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sintang tengah fokus menyukseskan program pemerintah pusat (Pempus). Salah satunya, kartu identitas anak (KIA). Berdasarkan data Disdukcapil Sintang, ada 116.448 anak yang berusia 0-17 tahun ke bawah wajib memiliki KIA. Adapun syarat mengurus administrasi KIA adalah akta kelahiran anak. “116.448 yang harus kita cetak. Syaratnya wajib memiliki […]

  • Anak Punk Mulai Berkurang, Dinsos Fokus Penanganan Lewat Asesmen dan Pemulangan ke Keluaraga
    OPD

    Anak Punk Mulai Berkurang, Dinsos Fokus Penanganan Lewat Asesmen dan Pemulangan ke Keluaraga

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang, Ulidal Muhtar, mengungkapkan bahwa keberadaan anak punk di wilayah Sintang saat ini mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, masih terdapat beberapa kasus yang memerlukan penanganan dari pihak dinas. Mayoritas dari anak-anak tersebut, menurut Ulidal, telah dikembalikan kepada keluarga masing-masing setelah melalui proses asesmen. “Anak punk di Sintang sudah […]

expand_less