LensaKalbar – Di setiap kunjungan kerjanya, Bupati Sintang, Jarot Winarno selalu mengajak masyarakatnya untuk menjaga keberagaman dan perbedaan yang ada. Tujuannya agar tidak terpecah belah, sebab Indonesia saat ini sedang memasuki tahun politik.
“Masyarakat Binjai Hulu, saya minta tidak mudah terprovokasi dan menyebarkan apa bila menerima berita bohong (Hoax,red), tidak menyebarkan ujaran kebencian dan lainnya melalui media sosial atau media komunikasi lain yang bisa merusak kebersamaan dan keberagaman yang ada,” tegas Bupati Sintang, Jarot Winarno memberikan sambutannya saat menghadiri pengajian Selapanan Nahadatul Ulama Sintang, di Desa Binjai Hilir, Kecamatan Binjai Hulu, Minggu (17/3/2019).
Pesta demokrasi yang sedang berlangsung saat ini, kata Jarot, diharapkan tidak merusak kerukunan antar umat beragama, etnis, dan budaya yang ada di Bumi Senentang.
“Kita semua adalah satu, dan bersaudara. Berbeda pilihan merupakan hal yang lumrah. Tapi merawat kerukunan itu mahal. Untuk itu, saya minta semua harus menahan diri apabila menerima ujaran kebencian, hoax dan lainnya, saring sebelum sharing,” pesan Jarot. (Dex)