Breaking News
light_mode

Jangan Hanya Pembangunan Fisik

  • calendar_month Rab, 1 Nov 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemanfaatan Dana Desa otoritasnya kepala desa. Namun, jangan hanya mengacu pada pembangunan fisik. Begitu penegasan Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Kabupaten Mempawah, Nurhadiansyah, Selasa (1/11).

Dia mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 19 Tahun 2017 yang memuat tentang prioritas penggunaan Dana Desa, secara umum Dana Desa juga harus digunakan untuk pemberdayaan masyarakat di desa bukan hanya untuk pembangunan fisik semata.

“Merujuk pada rapat evaluasi di Pemprov Kalbar, sekitar 82 persen Dana Desa digunakan untuk pembangunan fisik, sementara untuk pemberdayaan hanya berkisar 7 persen,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, ada banyak program yang dapat diadopsi desa dalam rangka kemajuan desa tersebut dari berbagai sektor. Dia mencontohkan, satu di antara program pemberdayaan yang mungkin bisa dilirik oleh pemerintah desa (Pemdes) adalah Sekolah Khusus Perempuan untuk peningkatan skill, seperti sekolah menjahit.

“Pembentukan SDM dengan skill menjahit, perencanaan pemasaran, promosi dan menejerial merupakan alternatif program yang bisa diadopsi, sehingga program tersebut dapat berjalan dan dirasakan manfaat oleh banyak orang,” ungkapnya.

Menurutnya, pembinaan secara intens juga tak kalah penting untuk tetap diberikan, hal tersebut agar program tersebut dapat mandiri dan menjadi sebuah kegiatan diklat yang konsiten dan berkesinambungan.

“Dengan begitu, pembangunan fisik berjalan dan pembangunan SDM juga turut berkembang, dan akhirnya masyarakat juga dapat merasakan dengan pendidikan, pelatihan dan lain sebagainya,” paparnya.

Dirinya mengharapkan dana desa yang akan digulirkan pada 2018 mendatang, dukungan dana dapat meningkat secara signifikan untuk sektor pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

“Jika program pemberdayaan yang hidup di Desa, muara akhirnya akan terbentuk SDM handal di desa. Sehingga efek dominonya akan diikuti dengan meningkatnya sektor lain satu di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan meningkatnya mutu SDM,” pungkasnya. (Syf)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulyadi Sambut Kedatangan Kafilah

    Mulyadi Sambut Kedatangan Kafilah

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak, Mulyadi menyambut kedatangan rombongan Kafilah Kota Pontianak usai mengikuti MTQ ke XXX Tingkat  Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Ketapang. Penyambutan digelar di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (16/11/2022). Dari 77 peserta, 35 orang dari Kafilah Kota Pontianak yang mengikuti lomba […]

  • Dragon Boat Pererat Silaturahmi Wisatawan Lokal dan Internasional

    Dragon Boat Pererat Silaturahmi Wisatawan Lokal dan Internasional

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji membuka kegiatan Pontianak International Dragon Boat (PIDB) dan Khatulistiwa Run di Taman alun-alun Kapuas, Jumat (20/9/2019). “Tujuan event ini sebagai sarana mempererat silaturahmi memupuk kesatuan bangsa dan nasionalisme serta melahirkan atlet dayung berprestasi dan ajang promosi wisata Sungai Kapuas sebagai sungai terpanjang di Indonesia,” kata Sutarmidji. Menurutnya, kegiatan […]

  • Masuk Secara Ilegal, Malaysia Deportasi 365 TKI

    Masuk Secara Ilegal, Malaysia Deportasi 365 TKI

    • calendar_month Sen, 25 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akibat tidak memiliki dokumen yang lengkap, 365 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di deportasi dari kerjaan Malaysia. Rata-rata mereka (TKI,red) berasal dari Provinsi Jawa Timur, NTT, NTB, dan Sulawesi. “Deportasi tertinggi dari Provinsi Jawa Timur,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kalbar, Wiji kepada Lensakalbar.com, Senin (25/2/2019). Jumlah 365 TKI itu […]

  • Perdes Perlu Didasarkan Adat Istiadat

    Perdes Perlu Didasarkan Adat Istiadat

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2017
    • 0Komentar

    LenseaKalbar – Guna mendukung percepatan perwujudan pembangunan desa, memerlukan Peraturan Desa (Perdes) yang sesuai dan tepat bagi warga. Sehingga penyusunannya perlu didasarkan pada asal-usul dan adat istiadat yang diakui dan berkembang di masyarakat setempat. “Disesuaikan dengan prinsip – prinsip demokratis, partisipatif, pemerataan dan keadilan, serta memperhatikan potensi dan keanekaragaman di desa,” kata Drs. Askiman MM, […]

  • Sekda Ismail Paparkan RTRW Mempawah

    Sekda Ismail Paparkan RTRW Mempawah

    • calendar_month Kam, 27 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, Ismail menghadiri Konsultasi Publik terkait Substansi Rencana Pola Ruang Wilayah dan Kawasan Strategis Provinsi Kalbar di Hotel Mercure Pontianak, Kamis (27/7/2023). Kegiatan tersebut dibuka Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi Kalbar, Christianus Lumano. Pada kesempatan tersebut juga, Sekda Ismail memaparkan berbagai isu daerah terkait pemantapan RTRW Kabupaten […]

  • Mempawah Komitmen Lindungi Hak Anak

    Mempawah Komitmen Lindungi Hak Anak

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021, Kamis (26/8/2021). Kegiatan yang berlangsung di Rumah Melayu Mempawah tersebut di buka langsung Bupati Mempawah, Hj Erlina. “Peringatan HAN 2021 sebagai wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap Perlindungan Anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama […]

expand_less