Breaking News
light_mode

Isu SARA di Medsos, Terry: Itu Ciri Orang Tidak Pintar dan Bijak

  • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Akhir-akhir ini Media Sosial (Medsos) menjadi sasaran empuk untuk menyebar  isu Suku Agama Ras, dan Antargologan (SARA). Kondisi inipun sangat disayangkan Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim.

Terry menilai isu SARA yang dilontarkan di media sosial merupakan ciri-ciri orang yang tidak pintar, tidak bijak, dan tidak pandai dalam memanfaatkan media sosial. Untuk menyikapinya pun begitu simple.

“Yang harus kita lakukan adalah dengan tidak mengomentarinya, diamkan saja. Karena kalau kita menyikapinya orang yang dengan sengaja membuat berita itu tidak baik, maka dia semakin merasa dirinya diperhatikan,” ucap Terry, ketika ditemui di Mapolres Sintang, Rabu (6/6).

Contoh seperti dirinya yang tidak pernah menyikapi berbagai isu yang timbul di media sosial. “Artinya, saya pikir komentar dia tidak bijak, tidak pintar, dan tidak pandai. Kalau kita mengomentarinya sama saja kita tergolong dengan orang yang tidak pintar, bijak dan pandai,” kata Terry.

Karena tambah Terry, ciri-ciri orang pintar bermedos dalam menanggapi sebuah isu dengan cara tidak perlu ditanggapi isu yang beredar.

“Maka sangat saya harapkan kepada semua pengguna media sosial untuk menjadi pengguna yang pintar, pihak dan pandai. Bukan malah sebaliknya,” pintanya.

Menurut Terry, smartphone yang kita miliki akan terlihat jelek, jika ditangan orang yang jelek. Olehkarenanya, para pengguna media sosial untuk menggunakannya dengan baik,

“Sama ketika di dalam rumah tangga kita. Ketika kita berkomentar keras dengan anak dan istri. Walaupun anak dan istri kita mendengar komentar kita itu tidak baik pasti mereka juga merasa tersinggung atau sakit hati. Sama ketika kita mengeluarkan kata-kata barang kali di dalam media sosial yang kira-kiranya menurut orang tidak pantas untuk kita keluarkan, maka orang lain juga akan tersinggung,” ulas Terry.

Untuk itu, Terry berharap tolong gunakan smartphone dan media sosial dengan sebaik-baiknya.

“Kalau kira barang itu di telinga dan di mata kita tidak baik jangan mengeluarkan hal hal yang tidak baik. Karena orang lain juga punya perasaan dan rasa ketersinggungan,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sayangkan Lonjakan Kasus Covid-19, Dewan Imbau Warga Perketat Protokol Kesehatan
    OPD

    Sayangkan Lonjakan Kasus Covid-19, Dewan Imbau Warga Perketat Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sab, 15 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward menyayangkan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi beberapa waktu terakhir yang merupakan dampak dari peningkatan mobilitas masyarakat selama libur hari raya. Jeffray menyebut, selama masa Idulfitri, mobilitas penduduk melonjak di tempat-tempat wisata dan pusat perbelanjaan. Warga bahkan nekat mengunjungi sanak saudara dan melakukan […]

  • Wabup Melkianus Ingatkan OPD Segera Proses Pembangunan 2023

    Wabup Melkianus Ingatkan OPD Segera Proses Pembangunan 2023

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten itu untuk segera memproses anggaran tahun 2023 secepat mungkin. “Kita baru saja melewatkan Natal 2022 dan mengawali Tahun 2023. Mari kita bersama-sama memulai tahun anggaran 2023 dengan semangat untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi, meningkatkan sinergisitas dan kontribusi bagi pembangunan […]

  • Disperindagnaker Alihkan Dana Pasar Murah untuk Bantuan Sosial

    Disperindagnaker Alihkan Dana Pasar Murah untuk Bantuan Sosial

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Mempawah bakal memberikan bantuan sosial berupa sembako khusus bagi masyarakat kurang mampu atau terdampak virus mematikan itu. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud nyata pemerintah untuk menanggulanggi dampak sosial ekonomi yang sangat dirasa oleh masyarakat, terutama warga kurang mampu. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga […]

  • Sadis! Karyawan PT SNIP Dibunuh, Pelakunya Diduga Satu Orang

    Sadis! Karyawan PT SNIP Dibunuh, Pelakunya Diduga Satu Orang

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Seorang karyawan harian lepas PT SNIP di Dusun Titi Engkabang, Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu ditemukan tewas di dalam sebuah mess. Terdapat luka bekas sayatan pada leher, kepala, dan jari korban. Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Indra Asrianto melalui Paur Humas Polres Sintang, Ipda Baryono mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait […]

  • Desa Harus Miliki Alat Pemadam Kebakaran
    OPD

    Desa Harus Miliki Alat Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Sen, 26 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kebakaran yang terjadi di Desa Sungai Segak, Kecamatan Sepauk, KM 68 beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang. Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun terjun langsung memantau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan, Senin (26/4/2021). Wakil Bupati Sintang Yosep Sudiyanto mengatakan, lokasi kebakaran berjarak lebih dari 100 KM dari Kota Sintang […]

  • Serapan DBH Sawit Masih Rendah
    OPD

    Serapan DBH Sawit Masih Rendah

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kurniawan mengingatkan serapan dana bagi hasil (DBH) Sawit baru mencapai 30 persen atau masih rendah. “Kami ingatkan juga soal serapan DBH Sawit, kawan kawan di Dinas PU ini masih 30 persen lebih. Mohon maaf pak bupati, saya curiga tidak akan mampu terserap 100 persen, mungkin […]

expand_less