Breaking News
light_mode

Ini Penyebab Pemkab Sintang Ketakutan?

  • calendar_month Jum, 31 Agu 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang merasa ketakutan akan peredaran narkoba di wilayahnya. Olehkarenanya, seluruh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat Kabupaten Sintang diminta untuk selalu waspada.

“Jumlah pengguna narkoba kita saat ini mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Ironisnya yang menjadi sasarannya adalah anak muda yang produktif,” kata Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Arbudin, ketika membuka acara sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba, Jumat (30/08/2018), di Aula Bapenda Sintang.

Arbudin mengatakan, bahwa penyalahgunaan narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di Negara manapun termasuk di Indonesia. Jika terjerumus, maka sangat disayangkan sekali. Sebab, dampaknya dapat melumpuhkan sendi-sendi pembangunan nasional.

“Narkoba merupakan sebuah tindak kejahatan yang luar biasa dan serius. Untuk itu kita semua harus waspada. Peran orangtua juga sangat penting untuk lebih mengawasi segala bentuk aktifitas anak-anaknya agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Menyikapi persoalan  narkoba, Arbudin mengaku  bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang memiliki komitmen yang kuat terhadap upaya memerangi narkoba.

“Kita terus mengupayakan pencegahan dan pemebrantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Sintang. kami mangajak seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Sintang untuk bekerja sama lebih keras lagi dalam memberantas bahaya narkoba sampai tuntas,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Budi Harto menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan utnuk menyebarluaskan informasi dan memberikan pemahaman kepada para mahasiswa, pelajar, dan masyarakat akan bahaya narkoba.

“Kita sangat berharap kegiatan ini dapat mengurangi tingkat kenakalan remaja dan penyalahgunaan serta peredaran narkoba di Kabupaten Sintang. Anak-anak muda, pelajar mahasiswa ini bisa lebih mengerti akan bahaya narkoba, lalu mereka bisa membagikan ilmu yang didapat hari ini kepada teman-temannya,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Erlina Dengarkan Keluh Kesah Petani Anjungan Melancar

    Bupati Erlina Dengarkan Keluh Kesah Petani Anjungan Melancar

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengapresiasi masyarakat petani Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan yang terus konsisten memproduksi hasil pertanian, khususnya padi pada hari ini yang dinilainya cukup baik dan potensial untuk dikembangkan. Karena hal itu akan menjamin kebutuhan pangan Mempawah dan daerah lainnya. Bila stok pangan sudah aman, Bupati Erlina optimistis kesejahteraan masyarakat juga […]

  • Diduga Terlibat Politik Praktis, Tiga ASN RSUD Ade M Djoen Sintang Dipanggil Bawaslu

    Diduga Terlibat Politik Praktis, Tiga ASN RSUD Ade M Djoen Sintang Dipanggil Bawaslu

    • calendar_month Rab, 30 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sintang, Rabu (30/1/2019) sekitar pukul 09.00 WIB melakukan pemanggilan terhadap tiga ASN di lingkungan Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang. Diduga ketiganya terlibat politik praktis pada Pemilu 2019. Terutama Pilpres. Devisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Sintang, Muhamad Ramadhon, saat dihubungi Lensakalbar.com, Rabu (30/1/2019) sekitar pukul  07.36 […]

  • Optimalkan JKN Sampai 98 Persen

    Optimalkan JKN Sampai 98 Persen

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Pontianak telah mencapai 71,33 persen jika dihitung dari seluruh jumlah penduduk Kota Pontianak. Dari jumlah tersebut, distribusi JKN dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kemudian dibagi ke beberapa segmentasi. “Pekerja Penerima Upah (PPU) sebanyak 280.559 jiwa, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) 115.116 jiwa, […]

  • Virus Corona, Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Dinkes Sintang

    Virus Corona, Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Dinkes Sintang

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dunia belakangan ini sedang dikhawatirkan oleh sebaran virus misterius (Corona) yang baru-baru ini ditemukan di Wuhan, Cina. Update terakhir, sebanyak 56 orang tewas akibat virus 2019-nCov, jenis baru dari coronavirus. 237 pasien berada dalam kondisi kritis dan ada 1.900 kasus yang telah ditemukan.Di Wuhan, China hingga saat ini belum dapat dikendalikan. Hal ini […]

  • Mapping dan Maksimalkan Sumber PAD

    Mapping dan Maksimalkan Sumber PAD

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Rapat Evaluasi PAD Semester I Tahun 2023 di Aula BPPRD Mempawah, Senin (31/7/2023). Rapat evaluasi tersebut dihadiri Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi dan Sekda Mempawah, Ismail. Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi berharap BPPRD mampu memetakan atau mapping berbagai potensi yang dapat menjadi […]

  • Masjid Tertua Dirombak

    Masjid Tertua Dirombak

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kerusakannya sudah kelihatan di mana-mana. Kapasitasnya pun tidak memadai lagi untuk menampung umat Islam yang beribadah. Sehingga setelah berusia 20 tahun sejak berdiri 1997, Masjid Al-Fajri, Masjid tertua di Desa Baning Kota pun dibangun kembali. “Warga Desa Baning Kota ingin membangun Masjid al-Fajri yang lebih besar, lebih layak dan tentu yang lebih refresentatif […]

expand_less