Breaking News
light_mode

Hindari Konflik dalam Memilih Kepengurusan

  • calendar_month Sel, 3 Okt 2017
  • comment 2 komentar

LensaKalbar – Di hadapan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sintang yang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke II 2017, Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno M.Med.Ph berpesan, agar menghindari konflik dalam memilih kepengurusan.

“Mau dia aklamasi, mau presidium, kita silakan. Tetapi kita hindari bersama konflik dalam pelaksanaan Musda ini,” harap Jarot ketika membuka Musda II KAHMI Sintang 2017, di Gedung Balai Ruai, Minggu (1/10).

(Baca Juga : PSHT Miniatur Kabupaten Sintang )

(Baca Juga : 17 Titik Ruas Jalan Ibukota Kabupaten SIntang Rawan Tergenang )

Dari pernyataan ini, menunjukkan bahwa Jarot mengetahui betul bagaimana dinamika dalam memilih kepengurusan HMI atau KAHMI.

“Karena saya juga HMI. Jadi, saya memahami persis bagaimana proses jalannya setiap Musda,” ungkapnya.

Dia pun berpesan kepada semua peserta Musda, hendaknya berdiskusi dengan baik dan bekerjasama. “Timbulkan sikap kita yang inklusif, yang dapat bekerjasama dengan siapapun. Sehingga kita siap menjadi garda terdepan untuk menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan Republik Indonesia ini,” papar Jarot.

Keberadaan KAHMI sebagai wadah berhimpun alumni HMI ini, jelas Jarot, untuk menjalani hubungan kemitraan dengan berbagai pihak, untuk mencapai tujuan KAHMI.

“Keberadaan KAHMI ini dapat membantu dan mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang adil dan makmur dalam suatu organisasi perhimpunan,” terang Jarot.

Dia mengingatkan kepada anggota KAHMI, bahwa saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada isu-isu yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Maka dari itu, KAHMI harus menujukkan bahwa organisasi ini memiliki kapasitas sosial yang tinggi, memiliki relasi antaragama yang tinggi, serta kerjasama dengan yang lainnya juga tinggi, dan dapat bertukar pendapat bersama-sama,” papar Jarot.

Sementara, Ketua Panitia Musda ke II KAHMI Sintang 2017, Syafarman mengatakan, Musda ini untuk pergantian kepengurusan. “Karena masa kepengurusan sekarang sudah memasuki lima tahun atau sudah habis masa kepengurusannya,” jelasnya.

Selain itu, tambah dia, Musda ini juga untuk merencanakan program-program kerja apa saja yang perlu dibuat dan dilaksanakan ke depannya, “Dengan adanya Musda ini, kita dapat berkumpul menjadi satu, menjalin silaturrahmi bersama-sama dengan anggota KAHMI Sintang sekitar 100 orang,” ungkapnya.

Dalam acara pembukaan Musda KAHMI Sintang tersebut hadir juga Ketua Umum Majelis Wilayah (MW) KAHMI Kalbar Muhammad Yusuf, Anggota DPR-RI H Sukiman, Ketua Umum KAHMI Sintang H Ahmad Sutarmin. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Mempawah Komitmen Restorasi Gambut

      Mempawah Komitmen Restorasi Gambut

      • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail membuka kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Restorasi Gambut Kabupaten Mempawah Tahun 2024 di Aula Kantor Bappeda Mempawah, Senin (15/7/2024). Pj Bupati Ismail mengatakan Kabupaten Mempawah memiliki kekayaan alam yang luar biasa termasuk hutan gambut yang memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, hutan gambut membantu menyimpan air dan karbon […]

    • GABPON Open Sabet Juara Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2025

      GABPON Open Sabet Juara Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2025

      • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Tim GABPON Open yang diperkuat Rusdi, Thedy, Richo, Vedy, dan Zend tampil gemilang dengan menyabet Juara Pertama Open Swiss Team pada Kejuaraan Bridge Wali Kota Cup 2025. Sementara di kategori Open Swiss Pair, gelar juara diraih pasangan Toga dan Buyung. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut turnamen ini bukan sebagai ajang kompetisi, […]

    • PDAM dan Bank Pasar Ganti Nama

      PDAM dan Bank Pasar Ganti Nama

      • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak ke DPRD Kota Pontianak. Kelima Raperda itu adalah Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Khatulistiwa Pontianak, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Pajak Daerah Kota Pontianak, Penyertaan modal Pemkot Pontianak pada Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa dalam rangka Program Hibah Air Minum […]

    • Tumbuhkan Minat Baca untuk Kecerdasan dan Kesejahteraan Bangsa

      Tumbuhkan Minat Baca untuk Kecerdasan dan Kesejahteraan Bangsa

      • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina menghadiri kegiatan Wisata Literasi Nasional 2019 bersama Najwa Shihab (Duta Baca Indonesia) dan launching 1000 buku karya pelajar dan guru-guru se- Kalimantan Barat di pendopo gubernur Kalimantan Barat, Sabtu (7/9/2019). Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari kalangan pelajar, akademisi dan masyarakat. Dibuka langsung oleh Gubernur […]

    • Internal Partai Hanura Memanas, Yulius: Itu Keputusan Sepihak!

      Internal Partai Hanura Memanas, Yulius: Itu Keputusan Sepihak!

      • calendar_month Jum, 29 Nov 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Politik internal DPC Partai Hanura Sintang memanas. Struktur kepengurusan tiba-tiba dirombak. Heri Jambri diberhentikan dari jabatannya sebagai ketua dan digantikan dengan Eddy Rasyid (Plt). Keputusan tersebut dikeluarkan oleh DPD Partai Hanura Provinsi Kalbar dengan nomor surat: 50/DPD-Hanura/KB/XI/2019. Menanggapi ihwal tersebut, Sekretaris DPC Hanura Sintang, Yulius menilai surat keputusan (SK) yang dikeluarkan DPD Partai […]

    • Akibat Infrastruktur Hancur, Ibu Ayang Terpaksa Ditandu

      Akibat Infrastruktur Hancur, Ibu Ayang Terpaksa Ditandu

      • calendar_month Sen, 2 Des 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Ayang, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Dusun Lebuk Lantang, Desa Riam Batu, Kecamatan Tempunak, terpaksa ditandu sejauh 1,5 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 30 menit, Jumat (29/11/2019) lalu. Ayang ditandu pulang ke rumahnya akibat kondisi jalan dan jembatan yang rusak parah sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda […]

    expand_less