Breaking News
light_mode

Gunakan Bahasa Indonesia dengan Baik, Mempawah Terima Dua Penghargaan

  • calendar_month Kam, 19 Des 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menngucapkan terima kasihnya kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat atas dua penghargaan yang diberikan yakni, peringkat pertama kategori penggunaan ‘Bahasa Indonesia’ di ruang publik kabupaten/kota se-Kalimantan Barat tahun 2019 dan peringkat ke enam dalam pengutamaan pengunaan ‘Bahasa Indonesia’ di Media Informasi Daring se-Kalbar.

“Pertama kita ucapkan terima kasih dan apresiasi yang diberikan oleh Balai Bahasa Kalimantan Barat Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, Rabu (18/12/2019).

Penghargaan yang diberikan ini, menurut Ismail, sangat berarti untuk Pemerintah Kabupaten Mempawah. Selain itu, pihaknya hanya berusaha menjalankan seluruh amanah UUD 1945.

“Kami hanya berusaha menjalankan amanah UUD 1945, termasuk didalamnya penggunaan bahasa yang baik dan benar,” ujarnya.

Kedepannya, kata Ismail, akan memberikan himbauan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), dan pihak swasta agar menggunakan Bahasa Indonesia dalam penamaan tempat dan gedung, serta media informasi daring di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Kita akan buat surat edaran atau himbauan kepada pihak swasta dan OPD di Lingkungan Kabupaten Mempawah, agar selalu menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Balai Bahasa Kalimantan Barat, Aminulatif bahwa dua penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah sudah melalui evaluasi dan penilaian sesuai dengan mekanisme yang ada. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Mempawah berhasil membawa dua penghargaan dari Balai Bahasa Provinsi Kabar tahun 2019.

“Kita nilai penempatan bahasa Indonesia yang digunakan Pemkab Mempawah sudah sesuai dengan kedudukan dan fungsinya,” katanya.

Penggunaan bahasa Indonesia, kata dia, telah diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Olehkarenanya, Balai Bahasa Provinsi Kalbar sangat mengapresiasi Pemkab Mempawah dalam penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik.

“Kalau kita lihat ada perbaikan dan peningkatan yang dilakukan Pemkab Mempawah dari tahun sebelumnya. Terutama dalam penggunaan bahasa indoensia di Media Informasi Daring saat ini sudah jauh lebih baik,” pungkasnya. (Dex/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 912,44 Hektar Lahan PLBN Sei Kelik Dideliniasi Kementrian ATR/BPN

    912,44 Hektar Lahan PLBN Sei Kelik Dideliniasi Kementrian ATR/BPN

    • calendar_month Sab, 16 Feb 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahapan perencanaan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu terus dilakukan. Buktinya, Jumat (15/2/2019), Pemkab Sintang yang dipimpin langsung oleh Kabag Pengelolaan Perbatasan Negara Setda Sintang, Andon mendampingi tim dari kementrian melakukan survei lapangan terkait lokasi pembangunan PLBN. Bahkan luas lahan yang sudah di deliniasi oleh  Kementrian ATR/BPN seluas […]

  • Ini Langkah Strategis Irjen Didi Haryono Ciptakan Pilkada Aman dan Lancar

    Ini Langkah Strategis Irjen Didi Haryono Ciptakan Pilkada Aman dan Lancar

    • calendar_month Sen, 18 Jun 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kendati wilayah Provinsi Kalbar masuk peringkat kedua tingkat kerawanan cukup tinggi pada Pilkada Serentak 27 Juni mendatang. Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) pun tidak mau kecolongan. Berbagai langkah strategis diambil untuk menciptakan situasi aman, nyaman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkada. Adapun langkah yang diambil Polda Kalbar yakni dengan melakukan mapping area di […]

  • Pentingnya ODF untuk Kesehatan Masyarakat

    Pentingnya ODF untuk Kesehatan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Asisten III bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh mengharapkan bagi seluruh desa yang belum mendeklarasikan desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan agar dapat segera dilakukan ODF. Mengapa harus ODF?. mantan Kepala Dinas Kesehatan Sintang inipun menjelaskan, bahwa pentingnya Open Defecation Free (ODF) atau Stop […]

  • Baru 62 Persen Penduduk Mempawah jadi Peserta BPJS

    Baru 62 Persen Penduduk Mempawah jadi Peserta BPJS

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sepertinya harus bekerja lebih ekstra lagi untuk menarik masyarakat agar menjadi pesertanya. Dari jumlah penduduk 300 lebih di Kabupaten Mempawah. Yang terdaftar sebegai peserta BPJS Kesehatan baru 198.992 ribu jiwa. Sisanya belum terdaftar. “Artinya, baru 62 persen dari jumlah penduduk di Mempawah yang terdaftar ssbagai peserta BPJS,” […]

  • Updating Data Penduduk Miskin Agar Program Tepat Sasaran

    Updating Data Penduduk Miskin Agar Program Tepat Sasaran

    • calendar_month Sel, 6 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan mulai melakukan updating atau pemutakhiran data penduduk miskin di Kota Pontianak. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan berharap pendataan ini bisa lebih akurat. “Sehingga program penanggulangan kemiskinan di Kota Pontianak bisa tepat sasaran dan sesuai harapan masyarakat tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujarnya usai rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan […]

  • Pemkab Sintang Gelar GPM Selama 3 Hari, Harga Sembako Lebih Murah!

    Pemkab Sintang Gelar GPM Selama 3 Hari, Harga Sembako Lebih Murah!

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Gerakan Pangan Murah selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Maret 2025 di Halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang. Sekda Sintang, Kartiyus ketika meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah atau GPM, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga lebih murah, mengingat harga bahan pokok […]

expand_less