Breaking News
light_mode

Fraksi PDI Perjuangan Minta OPD Terkait Hadir untuk Bahas Raperda RDTR BWP Industri Sungai Ringin

  • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kendati semua Fraksi di DPRD Sintang menyepakati Raperda Rencana Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perencanaan (RDTR BWP) Industri Sungai Ringin menjadi Peraturan Daerah (Peda). Namun, ada beberapa catatan yang disampaikan dan harus dipenuhi oleh pemerintah.

Dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi DPRD Sintang yang dipimpin Ketua DPRD Sintang Florensius Ronny, Senin (6/4/2020), Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan Tuah Mangasih menyakini bahwa, penyampain Raperda oleh pemerintah telah melalui pengkajian yang matang dan mendalam.

Akan tetapi, untuk mewujudkan Perda yang lebih baik guna mengakomodir kepentingan masyarakat secara keseluruhan, maka rancangan Perda harus dibahas dalam sidang paripurna. Sehingga pemerintah daerah memiliki payung hukum yang jelas dan tegas dalam melaksanakan putusan-putusan sebagai pemerintah daerah otonom.

“Jadi, terkait Raperda RDTR BWP Industri Sungai Ringin, kami minta Bupati memerintahkan kepala OPD dan instansi terkait agar hadir dalam rapat kerja pembahasan seluruh Raperda. Selain itu, dalam  menetapkan luas kawasan industri harus memperhatikan dampak lingkungan dan harus objektif,” sarannya.

Kemudian, kata Tuah, dalam menentukan tata ruang, pemerintah harus melibatkan banyak elemen masyarakat disekitar kawasan Idustri Sungai Ringin tersebut.

Sementara itu, Fraksi NasDem melalui juru bicara Kartimia Marwani mengatakan, mengingat Sungai Ringin merupakan wilayah pemukiman penduduk. Maka setelah RDTR BWP Industri Sungai Ringin ditetapkan menjadi Perda, instansi terkait harus melakukan sosialisasi hingga ke tingkat paling bawah yakni Rukun Warga (RW).

“Mengingat peraturan dibuat untuk hajat hidup orang banyak, maka penerapan Perda jangan sampai membuat aspek sosial budaya masyarakat hancur,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harlah PMII ke-64

    Harlah PMII ke-64

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-64 yang dirangkaikan dengan Halal Bi Halal, Jumat (3/5/2024) malam. Pada kesempatan tersebut, Pj Bupati Ismail mengucapkan selamat hari ulang tahun ke-64 bagi PMII. Ia berharap PMII dapat terus berkontribusi bagi Indonesia dan Kabupaten Mempawah, serta dapat selalu […]

  • Bupati Erlina Pastikan Pemerintah Salurkan BLT BBM

    Bupati Erlina Pastikan Pemerintah Salurkan BLT BBM

    • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina memastikan pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Namun, penyalurannya diharapkan tepat sasaran, sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak. Selain itu, penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak ini, kata Bupati Erlina, akan dilakukan dengan mengacu pada aturan dan mekanisme yang sudah […]

  • Aduh, Ada 74,03 Hektare Kawasan Kumuh di Singkawang

    Aduh, Ada 74,03 Hektare Kawasan Kumuh di Singkawang

    • calendar_month Sen, 18 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Aduh. Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan Kota Singkawang mencatat kawasan kumuh di Kota Singkawang seluas 74,03 hektare. Padahal, Singkawang sebagai kota kedua di Provinsi Kalbar Kondisi ini pun ditetapkan berdasarkan SK (Surat Keputusan) Walikota Singkawang pada 2016 ada enam kawasan kumuh yang tersebar di lima kecamatan. Kepala Bidang (Kabid) Permukiman, Dinas Perumahan, Permukiman, dan […]

  • Guru Ngaji, Fardhu Kifayah, Posyandu dan RT/RW Terima Bantuan Pemkot

    Guru Ngaji, Fardhu Kifayah, Posyandu dan RT/RW Terima Bantuan Pemkot

    • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan bantuan dana transportasi kepada guru ngaji tradisional, petugas fardhu kifayah dan posyandu serta bantuan operasional bagi RT/RW. Adapun jumlah penerima bantuan terdiri dari guru ngaji tradisional sebanyak 330 orang, posyandu 330 posyandu, fardhu kifayah 240 orang dan 3.207 RT/RW. Untuk guru ngaji dan petugas fardhu kifayah masing-masing menerima […]

  • Sengketa Batas Jadi Kendala Pemekaran Kecamatan di Sintang

    Sengketa Batas Jadi Kendala Pemekaran Kecamatan di Sintang

    • calendar_month Rab, 28 Mar 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang mengusulkan pembentukan 18 kecamatan pada 2017. Tetapi hanya 11 kecamatan yang memenuhi persyaratan. Itupun masih tersandung sengketa batas wilayah. “Contohnya Sepauk Hulu yang bersengketa batas dengan Kabupaten Sekadau,” kata Wakil Bupati Sintang, Askiman, ketika Rapat Koordinasi (Rakor) Tindaklanjut Pertemuan dengan Kemendagri, di Kantor Bupati Sintang, Selasa (27/3). Sengketa batas […]

  • Andini Ungkap Kelebihan Program JKN-KIS

    Andini Ungkap Kelebihan Program JKN-KIS

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pepatah mengatakan harga kesehatan itu tergantung bagaimana kita menjaganya. Semakin kita melupakannya, semakin mahal pula harganya, karena kesehatan adalah aset yang tidak ternilai harganya. Investasi kesehatan tidak akan membuat kita bangkrut, namun banyak orang bangkrut karena mengabaikan kesehatan. Beranjak dari hal itulah negara hadir untuk memberikan investasi kesehatan dalam bentuk Program JKN-KIS kepada […]

expand_less