Breaking News
light_mode
OPD

DPMPD Sintang Dorong Notaris Jemput Bola dalam Pembuatan Akta Kopdes Merah Putih

  • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Terbatasnya jumlah notaris yang mayoritas berdomisili di Kota Sintang menjadi tantangan tersendiri bagi 391 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Sintang, terutama dalam proses hukum yang mensyaratkan kehadiran notaris secara langsung dalam proses pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Ihwal inipun menjadi perhatian serius Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Sintang.

Kepala DPMPD Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat, menegaskan bahwa pembuatan akta notaris untuk pendirian Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) tidak bisa dilakukan sembarangan dan wajib dilakukan di hadapan notaris, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Tidak boleh notaris membuat akta tanpa bertemu langsung dengan para pihak yang sepakat membentuk koperasi. Baik itu pengurusnya langsung maupun tiga orang yang ditunjuk melalui surat kuasa,” tegas Syarif Yasser Arafat saat ditemui Lensakalbar.co.id di ruang kerjannya, Selasa (20/5/2025).

Guna mengatasi keterbatasan akses dan mempercepat pembentukan koperasi di desa-desa, DPMPD bersama instansi terkait tengah menjajaki berbagai opsi kemudahan, termasuk inisiatif jemput bola oleh notaris ke ibu kota kecamatan.

Opsi inipun diharapkan Yasser bisa menjadi jembatan bagi masyarakat desa yang kesulitan menjangkau kota.

“Dalam rakor kemarin, kita sudah bicarakan beberapa alternatif. Salah satunya adalah kemungkinan notaris datang ke ibu kota kecamatan masing-masing. Memang belum sampai ke desa, tapi ini sudah langkah maju untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Yasser.

Selain itu, kata Yasser, untuk jumlah dan distribusi notaris, koordinasi akan dilakukan bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindakop), yang memiliki kewenangan langsung dalam hal ini.

“Kita sudah mendapat sinyal positif dari Ketua Ikatan Notaris Kalimantan Barat, yang menyampaikan akan memberikan beberapa opsi kemudahan,” tambahnya.

Dengan 391 desa yang tersebar di wilayah yang sangat luas, akses terhadap layanan hukum seperti ini memang menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Olehkarenanya, dengan skema jemput bola ini, Yasser berharap bisa menjadi solusi jangka menengah sambil menyiapkan infrastruktur dan regulasi yang lebih memadai untuk jangka panjang.

“Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sintang dalam mendorong pemberdayaan ekonomi desa melalui pembentukan koperasi yang sah dan legal, serta memastikan proses pendiriannya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkas Yasser. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakobus Kumis Tetapkan 9 Maret Hari “Peladang Nasional”

    Yakobus Kumis Tetapkan 9 Maret Hari “Peladang Nasional”

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis menyatakan bahwa mulai tanggal 9 Maret 2020 sebagai hari “Peladang Nasional”. “Jadi hari ini, tanggal 9 Maret 2020 akan menjadi hari Peladang Nasional,” ucap Yokobus Kumis, Senin (9/3/2020). 9 Maret 2020, kata Yolobus, telah dipukul “Gong Kemerdekaan dan Kebebasan” bagi peladang. Dimana, majelis hakim Pengadilan […]

  • Usulkan Tiga Raperda untuk Permudah Iklim Usaha

    Usulkan Tiga Raperda untuk Permudah Iklim Usaha

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyampaikan usulan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Ketiga Raperda itu adalah Pajak dan Retribusi Daerah, Bangunan Gedung dan Penyelenggaraan Perizinan Berusaha. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan bahwa penyampaian usulan tiga Reperda tersebut merupakan tindak lanjut dari program pembentukan Perda Kota Pontianak yang telah disusun bersama oleh Badan […]

  • Jangan Lagi Padamkan Listrik !

    Jangan Lagi Padamkan Listrik !

    • calendar_month Ming, 19 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak beberapa hari terakhir, Kabupaten Sintang kerap gelap gulita, karena listrik padam. Warga pun resah. Sehingga Anggota DPRD Sintang, Herimaturida angkat bicara. “Listrik sering padam di Kecamatan Sintang, Binjai Hulu, Serawai, Sepauk, Tempunak. Entah sampai kapan ini akan berakhir,” kesal Herimaturida,kemarin. Selain meresahkan, tambah dia, listrik yang sering padam itu menyebabkan aktivitas warga […]

  • Optimalkan Dana Penanganan Covid-19 untuk Kesehatan dan Keselamatan Warga

    Optimalkan Dana Penanganan Covid-19 untuk Kesehatan dan Keselamatan Warga

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengaku bahwa anggaran yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Mempawah tergolong kecil dibandingkan kabupaten/kota lain di Provinsi Kalbar. Awalnya, kata Erlina, Pemerintah Kabupaten Memlawah hanya mengolokasikan anggaran penanganan virus Corona atau Covid-19 sebesar Rp1,5 miliar. Namun, setelah ada edaran dari Pemerintah Pusat (Pempus) dan Gubernur Kalbar, maka kita menyiapkan dana tambahan […]

  • Tokoh Agama Harus Dilibatkan

    Tokoh Agama Harus Dilibatkan

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masih banyaknya masyarakat yang belum paham terhadap kelayakan sebagai pendonor darah dari sisi fisik maupun kesehatan, sehingga dibutuhkan peranan tokoh agama dalam mensosialisasikan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Tokoh agama juga perlu dilibatkan dalam mencari para pendonor serta memberikan pemahaman kepada masyarakat agar ketersediaan darah tidak menjadi hal yang meresahkan, khususnya bagi mereka […]

  • Keberagaman Etnis jadi Modal Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    Keberagaman Etnis jadi Modal Perekat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    • calendar_month Ming, 14 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar kegiatan Pawai Budaya Lintas Etnis sebagai rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Kubu Raya. Pawai Budaya diikuti perwakilan enam etnis besar di Kubu Raya yang dilepas langsung Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan didampingi Wakil Bupati Sujiwo dan Sekretaris Daerah Yusran Anizam, Minggu (14/7/2019). Usai melepas […]

expand_less