Breaking News
light_mode

DLH Antisipasi Lonjakan Sampah di Hari Lebaran

  • calendar_month Sel, 18 Apr 2023
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Berkaca dari pengalaman lebaran tahun lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak akan bekerja ekstra keras untuk menangani sampah yang diperkirakan terjadi lonjakan pada Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah tahun ini.

Untuk menghadapi membludaknya tumpukan sampah pada Hari Raya Idulfitri, DLH Kota Pontianak menyiagakan petugas yang akan melakukan pengangkutan sampah untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kepala DLH Kota Pontianak Syarif Usmulyono memperkirakan produksi sampah pada lebaran tahun ini bakal melonjak hingga mencapai 20 persen sampai 25 persen, bahkan mungkin hingga 30 persen. Sebagaimana Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 6 Tahun 2006 tentang jadwal pembuangan sampah di Kota Pontianak yang dipertegas dengan Perwa Nomor 01 Tahun 2010 tentang Ketertiban Umum, yang menyebutkan bahwa jadwal pembuangan sampah di Kota Pontianak mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB.

Namun pada Hari Raya Idulfitri jumlah sampah meningkat dan membuat para petugas kebersihan kewalahan, sehingga tak jarang mereka terlambat dan tidak sempat melaksanakan Salat Id. Untuk itu, pihaknya membatasi jadwal pembuangan sampah hanya sampai pukul 03.00 WIB, mulai tanggal 21 hingga 23 April 2023.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat membuang sampah lebih awal karena pada lebaran tahun ini jadwal pembuangan sampah kami batasi hanya sampai pukul 03.00 WIB subuh,” ujarnya, Selasa (18/4/2023).

Ia menambahkan, pengaturan jadwal pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) lebih awal pada hari lebaran supaya pihaknya bisa memperkirakan jumlah sampah yang diangkut sehingga bisa selesai lebih awal dan para petugas kebersihan mendapat kesempatan untuk melaksanakan ibadah Salat Id berjamaah.

“Kita ingin tahun ini para petugas kebersihan bisa ikut melaksanakan Salat Id yang mungkin pada tahun-tahun sebelumnya tidak dapat mereka lakukan karena harus melaksanakan tugas dalam menjaga kebersihan kota,” ungkap Usmulyono.

Namun demikian, ia berharap masyarakat yang hendak membuang sampah tetapi melewati jadwal yang ditentukan , supaya menyimpan sampah tersebut di rumahnya masing-masing terlebih dahulu. Selanjutnya, sampah-sampah tersebut bisa dibuang pada hari berikutnya.

“Supaya tidak terjadi penumpukan sampah di TPS-TPS yang ada,” katanya.

Dari pantauan di lapangan, volume sampah yang ada di TPA Batu Layang masih belum terjadi penurunan, utamanya didominasi sampah rumah tangga. Untuk menangani volume sampah yang melonjak, pihaknya mengerahkan petugas kebersihan untuk membersihkan dan mengangkut sampah hingga ke TPA Batu Layang. Para petugas itu tersebar di enam kecamatan se-Kota Pontianak.

“Kita ingin Pontianak tetap terjaga kebersihannya dan sampah-sampah yang ada bisa tertangani dengan baik,” tukasnya.

Petugas yang dikerahkan terdiri dari 229 orang (sopir dan kru) armada angkutan sampah, petugas penyapuan 339 orang dan petugas penjaga TPS/TPA 80 orang.

“Mereka tersebar di 38 lokasi TPS dan mereka lembur jika terjadi lonjakan timbulan sampah mulai pada malam H-1 sampai dengan H+1 lebaran,” pungkasnya. (prokopim/LK1)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Sintang untuk Cirebon, Ini yang Ditawarkan Bupati Jarot…

    Dari Sintang untuk Cirebon, Ini yang Ditawarkan Bupati Jarot…

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar –  Setelah berkeling, melihat, dan mengamati Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Industri Pangan, Olahan, dan Kemasan di Satuan Pelayanan (Satpel) Pengembangan Industri Rotan Cirebon, Jawa Barat, Rabu (7/11/2018). Orang nomor satu di Bumi Senentang itupun menilai bahwa suplai bahan baku rotan untuk industri kecil dan menengah di Cirebon itu sangat tidak teratur, sebab harus […]

  • Larang Warga Melintas di Kawasan Zona Merah Covid-19, Satgas Nilai Kebijakan yang Tepat!
    OPD

    Larang Warga Melintas di Kawasan Zona Merah Covid-19, Satgas Nilai Kebijakan yang Tepat!

    • calendar_month Kam, 22 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Masyarakat yang berdomisili di Kelurahan Akcaya, Kecamatan Sintang dilarang melintas di kawasan rumah susun (Rusun) RSUD Ade M Djoen Sintang. Hal itu dilakukan guna menghindari kawasan zona merah Covid-19 di kabupaten itu. Seperti diketahui bersama, bahwa rusun RSUD Ade M Djoen merupakan kawasan karantina pasien positif Covid-19. Karena itu, masyarakat dilarang melintas seputar […]

  • Hadir Ditengah Masyarakat, Ini Pesan Balon Bupati Mempawah

    Hadir Ditengah Masyarakat, Ini Pesan Balon Bupati Mempawah

    • calendar_month Rab, 20 Des 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bakal Calon Bupati Kabupaten Mempawah, Hj Erlina Ria Norsan meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat kabupaten mempawah agar ia dapat memenangkan Pilkada 2018 mendatang. “Saya mohon doa dan dukungannya. Saya hadir dalam kegiatan ini sebagai Pembina BKMT dan juga sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Mempawah 2018 mendatang,” kata Hj Erlina Ria Norsan, […]

  • Ciptakan Generasi Qurani Lewat MTQ

    Ciptakan Generasi Qurani Lewat MTQ

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Kecamatan Pontianak Timur Tahun 2023 mulai digelar. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka secara resmi gelaran tersebut di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalbar, Kamis (26/1/2023) malam. Bahasan menuturkan, pelaksanaan MTQ ini sebagai upaya untuk menciptakan generasi yang Qurani dan juga sekaligus sebagai ajang seleksi […]

  • KPU Pastikan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sintang Tetap Sesuai Jadwal

    KPU Pastikan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sintang Tetap Sesuai Jadwal

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang menegaskan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sintang akan tetap dilaksanakan pada 10 Februari 2025. Ketua KPU Sintang, Edy Susanto menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi terkait adanya penundaan pelantikan tersebut. Menurut Edy Susanto, pelantikan kepala daerah telah ditetapkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 80 […]

  • Pemuda Katolik Harus Mampu Membawa Dampak Postif

    Pemuda Katolik Harus Mampu Membawa Dampak Postif

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • 0Komentar

    Lensakalbar – Kehadiran sebuah organisasi harus mampu membawa dampak positif dalam hidup bermasyarakat dan turut berperan aktif dalam kemajuan bangsa dan negara terlebih dalam kontak dan kerjasama untuk membangun suatu daerah, khsususnya di Kabupaten Sintang. Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang, Florensius Ronny usai menghadiri pelantikan pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang […]

expand_less