Breaking News
light_mode

Dituding Copy Paste RPJMD, Edi Kamtono: Namanya Program Pasti Ada Kemiripan!

  • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan jawaban terhadap pemandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pontianak tahun 2020-2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Kamis (13/6/2019).

“Intinya ini adalah penyempurnaan dari apa yang sudah terangkum dalam RPJMD,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 88 tahun 2007, RPJMD wajib dibuat paling lama enam bulan setelah pelantikan kepala daerah. RPJMD itu merupakan penjabaran visi misi dirinya saat kampanye sebagai calon Wali Kota. Visi Misi yang diusungnya adalah ‘Pontianak Kota Khatulistiwa Berwawasan Lingkungan yang Cerdas dan Bermartabat’.

“Itu dijabarkan dalam program RPJMD selama lima tahun,” ungkap Edi.

RPJMD ini juga mengacu pada RPJP, yakni program jangka panjang yang dibuat tahun 2003-2025, termasuk RPJMN. Terkait tudingan legislatif yang mengatakan draf RPJMD itu hasil copy paste, menurutnya, sebagai sebuah program, tentu ada kemiripan karena yang namanya sebuah program harus berkelanjutan. Seperti peningkatan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

“Itu kan harus berjalan dan saya rasa tidak ada masalah,” sebutnya.

Ditambahkannya, fokus yang dilakukan Pemkot Pontianak lebih pada peningkatan. Misalnya, jalan yang sudah mantap tapi masih belum lengkap dengan trotoar, maka ditingkatkan dengan membangun trotoar. Demikian pula jalan lingkungan yang belum mantap, itu ditingkatkan.

“Ini dilakukan secara bertahap, tidak mungkin selesai hanya dalam setahun sebab anggarannya kan cukup besar,” terang Edi.

Untuk menyelesaikan pembangunan itu, diperkirakan membutuhkan dana triliunan rupiah. Sehingga direncanakan selama lima tahun hingga tahun 2023. Pelayanan dasar publik juga menjadi fokus pihaknya supaya capaian target Sustainable Development Goals (SDGs) bisa tercapai. SDGs adalah sebuah program pembangunan berkelanjutan dimana di dalamnya terdapat 17 tujuan dengan 169 target yang terukur dengan tenggat waktu yang ditentukan. SDGs merupakan agenda pembangunan dunia yang bertujuan untuk kesejahteraan manusia dan planet bumi.

“Target kita pelayanan air bersih 100 persen, nol kawasan kumuh, sanitasi 100 persen, jalan lingkungan 95 persen, penduduk miskin ditekan seminimal mungkin,” papar dia.

Pihaknya juga berupaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi serta menggali sumber-sumber pendapatan. Edi berpendapat, apabila pembangunan sudah selaras dan sesuai dengan jalurnya, maka multiplier effect (dampak ikutan) akan dirasakan oleh masyarakat. Kalau masyarakat sejahtera, makmur, ekonomi bergerak, itu merupakan multiplier effect dari pembangunan yang ada, karena semuanya ikut terdongkrak.

“Contoh, pembangunan waterfront atau promenade, itu berdampak pada ekonomi, pariwisata, kehidupan sosial masyarakat dan sebagainya,” pungkasnya. (Nrt/Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepatuhan ASN Pemkot Sampaikan LHKPN Capai 100 Persen

    Kepatuhan ASN Pemkot Sampaikan LHKPN Capai 100 Persen

    • calendar_month Kam, 26 Nov 2020
    • 0Komentar

     LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, tingkat kepatuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam menyampaikan Laporan Harta Kekayaaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sudah mencapai 100 persen, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif. “Dengan jumlah wajib lapor sebanyak 1.683 orang,” ujarnya saat membuka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia dengan […]

  • Pesan Bupati pada Puncak Hari Santri Nasional 2023

    Pesan Bupati pada Puncak Hari Santri Nasional 2023

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno didampingi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Ulidal Mohtar menghadiri puncak peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023 bersama Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Nusantara di Aula KUD Harapan Jaya, Desa Dak Jaya, Kecamatan Binjai Hulu, Minggu (22/10/2023). “Selain belajar agama, di pesantren juga dikembangkan upaya […]

  • Dorong Percepatan Sertifikat Aset Daerah

    Dorong Percepatan Sertifikat Aset Daerah

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekretaris Daerah (Sekda) Mempawah, H Ismail memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Persertifikatan Aset Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Mempawah di Balai Junjung Titah, Jumat (27/1/2023). Turut hadir Kepala Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Mempawah, Wendi Isnawan, Kepala OPD terkait, Camat se-Kabupaten Mempawah serta pihak terkait lainnya. Pada kesempatan tersebut, Sekda Ismail menyebutkan fokus pada rapat […]

  • Guru di Mempawah Diduga Aniaya Dua Siswa

    Guru di Mempawah Diduga Aniaya Dua Siswa

    • calendar_month Ming, 27 Feb 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dugaan tindak kekerasan seorang guru terhadap dua siswanya di sebuah sekolah di Kecamatan Mempawah Timur mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Mempawah. Kasus tersebut telah diadukan oleh pihak keluarga siswa ke Mapolres Mempawah. Pengaduan tercatat dengan nomor: TBP/34/II/2022/Sat Reskrim/Res Mpw tanggal 25 Februari 2022. Dalam aduannya, keluarga siswa menduga telah terjadi tindak penganiayaan yang […]

  • Monitoring Ramadan 1444 H Berakhir di Asrama Mahasiswa Mempawah

    Monitoring Ramadan 1444 H Berakhir di Asrama Mahasiswa Mempawah

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – “Monitoring Ramadan 1444 H” yang digelar Pemerintah Kabupaten Mempawah berakhir di Asrama Mahasiswa Kabupaten Mempawah, Jalan Sepakat 1, Kota Pontianak, Selasa (4/4/2023). Monitoring Ramadan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi Pemerintah Kabupaten Mempawah dengan para mahasiswa. Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pqgi pada kesempatan tersebut, berharap mahasiswa Mempawah untuk menghidupkan kembali kegiatan- kegiatan kemahasiswaan […]

  • Jembatan Penghubung Pasar Modern Kapuas Raya – STKIP jadi Kewenangan DPRKP
    OPD

    Jembatan Penghubung Pasar Modern Kapuas Raya – STKIP jadi Kewenangan DPRKP

    • calendar_month Sen, 21 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang angkat bicara soal jembatan yang tak memiliki akses ruas jalan di kawasan STKIP Sintang. Pasalnya jembatan tersebut bukanlah kewenangannya, tapi menjadi kewenangan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Sintang. “Jembatan yang tidak ada jalannya kan. Nah, itu dia, ketika STKIP peruntukannya berubah menjadi pasar modern, otomatis […]

expand_less