Breaking News
light_mode
OPD

Disdikbud Akui Banyak Sekolah di Pedalaman Sintang yang Belum Punya RDG

  • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sintang, Yustinus mengakui bahwa persoalan rumah dinas guru (RDG) di daerah pedalaman masih menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah daerah.

“Dari jumlah rumah dinas guru yang ada di Sintang ini, rata-rata masih banyak kekurangan ya. Artinya, masih banyak sekolah-sekolah juga yang belum punya rumah dinas,” kata Yustinus, Jumat (11/10/2024).

Kendati demikian, kata Yustinus, pihaknya setiap tahun selalu makukan pembangunan maupun rehab rumah dinas guru.

“Tahun ini ada, cuma saya lupa berapa jumlah semua yang dibangun dan direhab rumah dinas guru ini,” ujar Yustinus.

“Paling tidak setiap tahun ada 5 atau 10 persen lah untuk pembangunan rumah dinas guru atau rehab rumah dinas itu,” tambah Yustinus.

Ke depannya, Yustinus berharap bila diberikan kewenangan pemerintah untuk mengelolanya, maka pihaknya akan menfokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.

“Ya, harapan kita paling tidak dari pemerintah, kalau ada yang memang bisa kita kelola ya kita kelola dan fokuskan juga pada perhatian fasilitas sarana dan prasarana gedung sekolah , rumah dinas, laboratorium, ruang perpus, dan lainnya,” kata Yustinus.

Sayangnya, ungkap Yustinus, mulai tahun 2025 mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sintang tidak lagi diberikan kewenangan untuk melakukan pembangunan fisik.

“Jadi, mulai tahun 2025 nnti kita tidak lagi mengelola dana DAK, karena berdasarkan hasil pertemuan secara zoom metting bersama Kemendikbud RI, nanti bagunan fisik DAK itu di serahkan ke PUPR. Artinya, tidak lagi di dinas pendidikan ya,” ungkap Yustinus.

Dengan demikian, kata Yustinus, tugas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) lebih ringan dibandingkan dengan sebelumnya.

“Tentunya tugas kita ke depan lebih ringan lagi ya, karena kita akan lebih fokus pada mutu dan kualitas pendidikan dan tenaga pendidik,” pungkas Yustinus. (Dex)

  • Penulis: Achmad Munandar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Melkianus Ingatkan OPD Segera Proses Pembangunan 2023

    Wabup Melkianus Ingatkan OPD Segera Proses Pembangunan 2023

    • calendar_month Sen, 9 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kabupaten itu untuk segera memproses anggaran tahun 2023 secepat mungkin. “Kita baru saja melewatkan Natal 2022 dan mengawali Tahun 2023. Mari kita bersama-sama memulai tahun anggaran 2023 dengan semangat untuk memberikan kinerja yang lebih baik lagi, meningkatkan sinergisitas dan kontribusi bagi pembangunan […]

  • WPR Kewenangan Pempus, Pemda Hanya Bisa Usul

    WPR Kewenangan Pempus, Pemda Hanya Bisa Usul

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di berbagai kecamatan, namun upaya ini masih menghadapi kendala besar karena kewenangan sepenuhnya berada di pemerintah pusat (Pempus). Persoalan WPR sejatinya bukan hal baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Berbagai pembahasan sudah dilakukan, mulai dari tingkat kecamatan hingga rapat koordinasi lintas sektor. Namun, […]

  • Wujudkan Pendidikan Berkualitas untuk Murid dan Guru

    Wujudkan Pendidikan Berkualitas untuk Murid dan Guru

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pendidikan berkualitas masih menjadi perjuangan bersama dalam rangka memulihkan dan membangkitkan sistem pendidikan nasional. Pendidikan berkualitas diwujudkan melalui pembelajaran yang semakin berpihak pada murid dan memerdekakan guru untuk berkreasi dalam mengajar. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Ihwal inipun diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono, baru-baru ini. Senen Maryono […]

  • Zero PETI? Rayendra: Buktikan Donk, Jangan Hanya Wacana!

    Zero PETI? Rayendra: Buktikan Donk, Jangan Hanya Wacana!

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Zero PETI?. Sepertinya program tersebut bagus terdengar ditelinga. Sayangnya, program tersebut sekedar wacana dan rencana yang digalakkan oleh aparat penegak hukum. Buktinya, sepanjang Sungai Kapuas di Kabupaten Sintang masih ditemukan ratusan aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Kondisi ini tentu mengancam kehidupan masyarakat yang tinggal di pesisir sungai. “Programnya… bagus kalau Zero PETI. […]

  • Mempawah Kembali Raih Opini WTP Kesembilan Kali Berturut-Turut dari BPK RI

    Mempawah Kembali Raih Opini WTP Kesembilan Kali Berturut-Turut dari BPK RI

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Penghargaan tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah ini diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, dan merupakan kali kesembilan secara berturut-turut Mempawah memperoleh opini WTP. Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) […]

  • Yasser: Desa Bisa Pilih Penyaluran Dana Ketahanan Pangan Lewat BUMDes atau Kopdes Merah Putih
    OPD

    Yasser: Desa Bisa Pilih Penyaluran Dana Ketahanan Pangan Lewat BUMDes atau Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarif Yasser Arafat, menegaskan bahwa alokasi dana ketahanan pangan sebesar 20 persen dari Alokasi Dana Desa (ADD) bisa disalurkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau koperasi desa (Kopdes) Merah Putih. Opsi ini menjadi pilihan yang bisa ditentukan oleh masing-masing desa sesuai dengan […]

expand_less