Breaking News
light_mode

Di Sintang, Perekaman e-KTP Capai 92,1 persen

  • calendar_month Jum, 2 Feb 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –  Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalbar semakin dekat. Para pemilih pun dituntut untuk mengantongi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Apesnya, dari 14 kecamatan di Kabupaten Sintang, hanya empat kecamatan yang alat perekamannya masih baik.

“Ada sepuluh kecamatan yang alat perekaman mengalami kerusakan. Alat ini sudah berumur enam tahun. Belum diserahkan ke Pemkab Sintang. Sehingga kami tidak boleh melakukan perbaikan alat,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sintang, Syarif M Taufik, Jumat (2/2).

Taufik mengungkapkan, tahun ini Disdukcapil Sintang sudah diperbolehkan untuk membeli 3 unit alat perekaman e-KTP. “Akan kami tempatkan di kecamatan yang realisasi perekamannya masih rendah,” ucapnya.

Kerusakan alat ini hanya salah kendala yang dihadapi dalam perekamanan e-KTP di Kabupaten Sintang. Hambatan lainnya, terkait gangguan jaringan internet pada pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.

“Kalau malam jaringan bagus dan lancar. Sehingga staf Saya harus lembur,” ungkap Taufik.

Baca: Ini Titik Lokasi Kampanye dan Pemasangan APK

Kasus kerusakan alat perekamanan dan leletnya jaringan ini, kata Taufik, terjadi hampir di seluruh kabupaten di Indonesia.

“Kita juga dihadapkan pada kasus lain, yakni 46.000 e-KTP yang sudah jadi, tetapi harus diganti, karena yang bersangkutan harus pindah alamat akibat pemekaran desa atau kelurahan,” paparnya.

Kendati dihadapkan pada berbagai kendala, kata Taufik, hingga 25 Januari 2018, perekaman e-KTP di Kabupaten Sintang sudah mencapai 92,1 persen.

“Artinya sudah 258 Ribu jiwa yang sudah memiliki fisik e-KTP,” jelasnya.

Dengan total penduduk Kabupaten Sintang 403 Ribu jiwa, tambah Taufik, berarti hanya 22 Ribu jiwa yang belum memiliki atau melakukan perekaman e-KTP.

“Untuk kepentingan Pilgub Kalbar, yang sudah melakukan perekaman, tetapi belum menerima fisik e-KTP, sudah kita berikatan Suket (Surat Keterangan). Jadi mereka bisa menggunakan hak suaranya sesuai TPS yang ada,” tutup Taufik. (Dex)

 

Baca Juga :

Ada 44.1 Persen Orang Kerdil di-Sintang

Gelar Jalan Sehat, Ini Tujuan KAHMI Sintang

Sah, Jane Elisabet Wuysang Pimpin PDAM Tirta Senentang

Buka Musrenbangdes, Ini yang Akan Dilakukan Syahroni

DPKAD Kumpulkan Bendahara di Sintang

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo, Bersama Wujudkan Pemilu Aman, Damai dan Kondusif

    Ayo, Bersama Wujudkan Pemilu Aman, Damai dan Kondusif

    • calendar_month Kam, 1 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar Sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Pemilu Serentak di Kabupaten Mempawah Tahun 2024 di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Kamis (1/2/2024). Sosialisasi yang dilaksanakan Kesbangpol tersebut dibuka dan dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina. Pada kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai fasilitasi dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna […]

  • Warna Coklat di RSUD Ade M Djoen, Midji: Same Jak Nyuruh Orang Sakit Lagi!!!

    Warna Coklat di RSUD Ade M Djoen, Midji: Same Jak Nyuruh Orang Sakit Lagi!!!

    • calendar_month Jum, 25 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelayanan dan desain bangunan Rumah Sakit Ade M Djoen Sintang dinilai Gubernur Kalbar sudah bagus. Sama dengan rumah sakit yang ada di Kota Pontianak. Tetapi, Gubernur kurang suka dengan warna yang dominan coklat. Alasannya, tidak cocok. “Warnanya ndak cocok ni. Kalau bisa kasi warna hijau. Kalau warna macam gini, same jak nyuruh orang […]

  • Polsek dan Koramil Sepauk Sterilasasi Gereja, Ini Tujuannya…

    Polsek dan Koramil Sepauk Sterilasasi Gereja, Ini Tujuannya…

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Saat melakukan sterilisasi di Gereja GMII Bukit Sion dan Gereja Katolik Santo Andreas Sepauk, di Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Minggu (23/12/2018) pagi. Sejumlah anggota Polsek dan Koramil Sepauk tampak menyisir semua ruangan dalam gereja. Mulai dari altar, tempat duduk jemaat, jendela, maupun tempat patung bunda Maria dan Yesus tidak luput dari sterilisasi. […]

  • Festival Cap Go Meh 2020, Midji: Singkawang Adalah Kota Toleran di Indonesia

    Festival Cap Go Meh 2020, Midji: Singkawang Adalah Kota Toleran di Indonesia

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ribuan masyarakat dari berbagai etnis tumpah di Kota Singkawang. Mereka ingin menyaksikan berbagai atraksi masyarakat adat Tionghoa, salah satunya adalah tatung, barongsai, dan naga, Sabtu (8/2/2020). Kegiatan yang dikemas oleh jajaran Pemerintah Kota Singkawang ini tidak hanya mengundang perhatian masyarakat setempat saja, bahkan turis dari berbagai negara pun hadir menyakisikan event yang sudah […]

  • Jadilah ASN yang Displin dan Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

    Jadilah ASN yang Displin dan Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. Menurut politisi Partai PAN, pentingnya kedisiplinan dan peningkatan kinerja ASN untuk mencapai tujuan tersebut, agar masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan prima. “Semangat kerja pegawai sangat berpengaruh dalam memberikan pelayanan publik, karena ASN adalah […]

  • Polemik Nama Pelabuhan “Kijing” Menjadi “Tanjungpura”, Bupati Erlina Harap Rakyatnya Bersabar

    Polemik Nama Pelabuhan “Kijing” Menjadi “Tanjungpura”, Bupati Erlina Harap Rakyatnya Bersabar

    • calendar_month Sen, 8 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina meminta kepada rakyatnya agar bersabar hingga menerima informasi dari Pemrrintah Pusat (Pempus). Hal ini berkaitan polemik dan isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait nama “Pelabuhan Kijing”  berubah menjadi “Pelabuhan Tanjungpura”. “Kita minta masyarakat bersabar dan menerima apa keputusan dari pemerintah pusat nantinya, terutama soal nama resmi pelabuhan internasional […]

expand_less