Breaking News
light_mode

Di Pontianak, Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah

  • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan, dari 101 pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak, ada 48 orang telah dinyatakan sembuh. Hal ini menunjukkan tingkat pertumbuhan Covid-19 mulai menurun karena terus bertambahnya pasien yang sembuh.

“Sehingga grafik jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Pontianak sudah di bawah lima puluh persen,” ujarnya usai menghadiri syukuran atas kesembuhan pasien Covid-19 di Hotel Kapuas Palace, Kamis (4/6/2020).

Edi menambahkan, pada hari ini pasien positif Covid-19 asal Kota Pontianak yang sembuh berjumlah 17 orang.17 pasien tersebut berasal dari berbagai kluster yang dirawat di Rumah Sakit Untan, RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak, RSUD dr Soedarso maupun isolasi mandiri di rumah.

“Dua kali hasil tes swab mereka negatif dan dinyatakan sembuh. Nanti mereka kita minta istirahat dulu di rumah, selanjutnya baru beraktivitas kembali seperti biasa,” katanya.

Digelarnya syukuran bagi mereka yang telah sembuh dari Covid-19 ini, dinilainya sebagai bentuk motivasi terhadap pasien lain yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Mereka ada yang berasal dari tenaga kesehatan, ASN dan sebagainya,” ucapnya.

Dirinya menyebut, pasien yang terpapar Covid-19 bisa sembuh selama disiplin mematuhi protokol kesehatan. Selama dalam perawatan, pasien diberikan asupan makanan bernutrisi dan kesehatan mereka terus dipantau.

“Bahkan, ada pasien yang berusia di atas 75 tahun bisa sembuh,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Sidiq Handanu menerangkan, angka Reproduksi Efektif (Rt) Covid-19 sudah di bawah satu. Hal itu berdasarkan perkembangan dua hari terakhir dengan tidak adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Pontianak.

“Tingkat pertumbuhannya mulai menurun, karena yang sembuh mulai banyak,” imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk menuju kehidupan normal baru selain faktor epidemiologi, juga perlu adanya kesiapan rumah sakit dan kemampuan pemerintah untuk melakukan upaya penyelidikan epidemiologi. Misalnya tracing, pemeriksaan dan lainnya.

“Upaya dalam rangka menjaga jarak juga harus tetap dilakukan, tidak harus menunggu ditetapkannya normal baru,” pungkasnya. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 76 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar, Terbanyak di Wajok Hulu

    76 Hektar Hutan dan Lahan Terbakar, Terbanyak di Wajok Hulu

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sepanjang Januari hingga 20 April 2020, Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mencatat ada 76 hektar lahan masyarakat terbakar. “Totalnya sampai hari ini ada 76 hektar, semuanya tersebar di 6 titik di Kabupaten Mempawah,” ujar Kepala BPBD Mempawah, Hermansyah, Senin (20/4/2020). Lahan yang terbakar tersebut, menurut dia, rerata milik masyarakat setempat. “Belum […]

  • Bagikan 2.818 Al-Quran
    OPD

    Bagikan 2.818 Al-Quran

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Sintang siap menyalurkan 2.818 eksemplar Al-Quran hasil sumbangan donatur ke 165 titik. Ihwal tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi buta aksara Al-Qur’an di kabupaten itu. Ketua ICMI Orda Sintang, Kurniawan mengatakan bahwa lebih dari 60 persen umat Muslim di Indonesia masih belum bisa membaca Al-Quran atau […]

  • Monitoring Ramadan 1444 H di Sadaniang, Bupati Erlina Ingatkan “Sedekah”

    Monitoring Ramadan 1444 H di Sadaniang, Bupati Erlina Ingatkan “Sedekah”

    • calendar_month Sab, 25 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bulan suci Ramadan adalah bulan penuh berkah. Momentum ini banyak dimanfaatkan tiap orang untuk saling berbagi atau bersedekah, serta melakukan kegiatan positif keagamaan. Tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Mempawah. Dimana, memasuki hari kedua bulan suci Ramadan, Pemerintahan yang dipimpin Bupati Mempawah, Hj Erlina dan Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi tersebut menggelar kegiatan “Monitoring […]

  • Langka, LPG 3 Kg Tembus Rp22-25 Ribu Rupiah

    Langka, LPG 3 Kg Tembus Rp22-25 Ribu Rupiah

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Di Bumi Senentang, keberadaan LPG 3 Kg tiba – tiba hilang seperti ditelan bumi.  Sejumlah masyarakat di Kecamatan Sintang pun mengaku sulit untuk mendapatkannya. Padahal, LPG 3 Kg merupakan kebutuhan sehari- hari masyarakat yang disubsidi langsung oleh Pemerintah. Andri satu di antara warga BTN Cipta Mandiri 1, Kelurahan Sengkuang, Kecamatan Sintang mengaku heran […]

  • Disdikbud Sintang Surati Telkom dan PLN Agar UNBK Lancar

    Disdikbud Sintang Surati Telkom dan PLN Agar UNBK Lancar

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tepat tanggal 22 hingga 25 April 2019 mendatang, tercatat 2.893 siswa-siswi se Kabupaten Sintang akan mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTS baik negeri maupun swasta. Hari pertama, peserta UNBK tersebut akan mengikuti mata pelajaran Bahasa Indonesia, kedua Matematika, ketiga Bahasa Inggris, dan ke empat Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kendati demikian, […]

  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Wujudkan Daerah Otonom Mandiri

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan dan Wujudkan Daerah Otonom Mandiri

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Momentum Peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah ke-27 menjadi upaya bersama untuk kembali merenung dan mengevaluasi diri tentang apa yang sudah dilakukan dan apa yang masih harus dilakukan dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Mempawah. Hal ini disampaikan Bupati Mempawah, Hj Erlina ketika menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada […]

expand_less