Di Hadapan Wagub Kalbar, Bupati Bala Soroti Jalan Provinsi dan Jembatan Mangkrak
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar tidak lagi menunda perbaikan infrastruktur krusial di wilayahnya.
Desakan itu disampaikan langsung di hadapan Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sintang Tahun 2027 di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4/2026).
Dua ruas jalan provinsi disebut paling mendesak untuk segera ditangani, yakni Tugu Beji–Semubuk di Ketungau Hilir dan Simpang Medang–Serawai. Kondisi jalan yang memprihatinkan dinilai menghambat mobilitas warga sekaligus menekan laju pertumbuhan ekonomi di kawasan pedalaman.
“Kami mohon ini menjadi perhatian serius dan prioritas Pemprov Kalbar. Infrastruktur ini menyangkut hajat hidup masyarakat,” tegas Bupati Bala.
Tak berhenti di situ, Bupati Bala juga menyoroti mangkraknya pembangunan Jembatan Ketungau. Proyek vital yang seharusnya menjadi penghubung strategis justru belum rampung hingga kini, memicu kekecewaan masyarakat.
Selain infrastruktur fisik, Pemkab Sintang juga menuntut dukungan konkret dari Pemprov Kalbar dalam sejumlah sektor penting, mulai dari penguatan swasembada pangan, peningkatan akses listrik, hingga percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya dari aspek pendidikan.
Selain itu, Bupati Bala juga menyinggung pentingnya percepatan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Sungai Kelik sebagai pintu gerbang ekonomi baru di kawasan perbatasan.
Di sisi lain, Bupati Bala memastikan Pemkab Sintang tetap berada di jalur yang sama dengan pemerintah pusat dalam menjalankan program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, hingga penguatan ketahanan pangan dan energi.
Namun, ia menegaskan satu hal, Sintang tidak bisa bergerak sendiri. “Tanpa dukungan Pemprov dan Pemerintah Pusat, percepatan pembangunan akan sulit tercapai. Saatnya kita berhenti berjalan sendiri-sendiri dan mulai bekerja secara kolaboratif,” pungkas Bupati Bala. (prokopim/LK1)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar