Breaking News
light_mode

Desa Sungai Tapang Sudah Terang Benderang

  • calendar_month Sel, 5 Des 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Untuk mewujudkan Kabupaten Sintang terang 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang memasukkan program percepatan listrik masuk desa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Ini merupakan salah satu langkah Pemkab Sintang untuk memerdekakan masyarakat di desa dalam hal penerangan,” kata Bupati Sintang, dr. H Jarot Winarno M.Med.Ph, ketika meresmikan pemakain listrik di Desa Sungai Tapang, Kecamatan Dedai, Selasa (5/12).

Perlu diketahui, kata Jarot, Kabupaten Sintang saat ini memiliki 391 desa dengan 16 Kelurahan. “Baru 36 persen desa yang sudah teraliri listrik dari PLN. Sisanya merupakan bantuan masyarakat sipil yang membangun mesin sendiri seperti membuat PLTS dan PLTA sendiri. Ada yang belum memiliki listrik di desa,” ungkapnya.

Meski demikian, Jarot menegaskan, Pemkab Sintang berkomitmen untuk bertindak adil kepada masyarakat. “Kita ingin asas keadilan itu ada, jadi desa-desa induk, desadesa lama, desa-desa asli itu didahulukan untuk kebutuhan listriknya,” katanya.

Baca: Segera Implementasikan Perda RTRW

Kemudian desa di tepian Kota Sintang seperti Desa Mungguk Bantok, Mail Jampong dan beberapa desa lagi yang belum masuk listrik PLN itu nanti diprioritaskan. Jadi, lanjut Jarot, Pemkab Sintang bersama PLN memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin memenuhi rasa kemerdekaan kepada masyarakat yang belum teraliri listrik.

“Kami selalu bersama-sama, bahu membahu untuk membangun listrik di desa-desa yang belum ada listrik PLN,” sambungnya.

Di tempat yang sama, General Manajer (GM) PLN Area Sanggau, Didi Kurniawan Abuhari mengatakan, listrik di Desa Sungai Tapang ini bertegangan 20.000 volt.

“Kami dari PLN pada 2017 ini membangun jaringan dengan tegangan menengah, 20.000 volt, dengan jarak 3,9 Kilometer,” rincinya.

Baca: Masuk Semifinal di Bupati Cup II, Jarot Berjanji Bikin Lapangan Sepakbola

Didi menjelaskan, pada 2017 PLN Area Sanggau membangun jaringan listrik untuk tiga desa di Kabupaten Sintang. “Pertama kami bangun di Desa Sungai Tapang. Pada hari ini bisa kita gunakan atau dinyalakan listriknya. Kemudian Desa Sungai Mali dan Desa Riguk sudah siap dari konstruksinya, tinggal kami nyalakan secepatnya pada Desember 2017 ini,” paparnya.

Berdasarkan data PLN Area Sanggau, ungkap Didi, Kabupaten Sintang terdiri atas 332 listrik Desa. “Ada 169 desa sudah dialiri listrik PLN, kemudian ada 36 Desa yang dialiri listrik non PLN, dan ada 127 desa yang belum berlistrik. Kami dari PLN Area Sanggau menargetkan pada 2018 seluruh desa di Kabupaten Sintang bahkan Provinsi Kalbar bisa teraliri listrik dengan 100 persen,” katanya.

Sementara itu, Camat Dedai, Subendi mengatakan, di Kecamatan Dedai banyak desa yang belum teraliri listrik PLN. “Kami berharap PLN dapat memasang jaringan listrik ke seluruh desa di Kecamatan Dedai,” ucapnya. (Dex)

 

Baca Juga :

Sah, APBD Sintang 2018 Rp1,8 T

Terjunkan Tim Pantau Banjir

Orangtua Wajib Tahu! Tiga Jenis Penyakit Ini Muncul Saat Banjir

Aduh! Bukanya Khawatir Penyakit,  Anak-Anak-di Masuka Malah Asyik Main Banjir

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erlina Kunci Arah Pembangunan Mempawah–Kijing, Targetkan jadi Pusat Ekonomi Baru Kalbar

    Erlina Kunci Arah Pembangunan Mempawah–Kijing, Targetkan jadi Pusat Ekonomi Baru Kalbar

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Erlina, mengunci arah pembangunan kawasan Mempawah–Kijing melalui penyepakatan produk akhir Integrated City Planning (ICP). Dokumen strategis ini disiapkan sebagai fondasi utama menjadikan Mempawah pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Barat. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Mempawah, Erlina saat membuka Forum Group Discussion (FGD) Pembahasan Laporan dan Penyepakatan Produk Akhir ICP Kabupaten Mempawah–Kijing […]

  • Kompetensi Pejabat Eselon IV Dipetakan

    Kompetensi Pejabat Eselon IV Dipetakan

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2017
    • 3Komentar

    LensaKalbar – Sebagai bentuk implementasi demokrasi dalam tata kelola kepegawaian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang memetakan kompetensi Pejabat Eselon IV. Ini juga bagian dari mekanisme lelang jabatan. “Jadi bukan saudara yang memerlukan jabatan. Tetapi jabatan yang memerlukan saudara,” kata Marchues Afen, Asisten Administrasi Umum, Sekretariat Daerah (Setda) Sintang, ketika membuka Pemetaan Kompetensi Pejabat Eselon IV, di […]

  • November, Jarot Minta Puskesmas Merakai Diresmikan

    November, Jarot Minta Puskesmas Merakai Diresmikan

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Merakai, Kecamatan Ketungan Tengah yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi Rp8,4 Miliar diharapkan selesai tepat waktu. Sehingga dapat segera memberikan pelayanan kesehatan. “Saya berharap agar November 2017 ini bisa diresmikan,” kata dr Jarot Winarno M.Med.Ph, Bupati Sintang ketika meninjau proses pembangunan Puskesmas Merakai, kemarin. Jarot mengingatkan, pembangunan Puskesmas […]

  • Tersandung APBD, Dana Hibah BNPB untuk 12 Jembatan di Sintang Hampir Gagal Terealisasi
    OPD

    Tersandung APBD, Dana Hibah BNPB untuk 12 Jembatan di Sintang Hampir Gagal Terealisasi

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang tengah dikejar tenggat waktu untuk merealisasikan dana hibah sebesar Rp10 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperbaiki 12 titik jembatan. Hingga pertengahan Mei 2025, pelaksanaan fisik dana hibah tersebut belum dimulai akibat tertundanya penyempurnaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sintang. Jika tidak […]

  • BNN: Terminal Kijing Rawan Peredaran Narkoba

    BNN: Terminal Kijing Rawan Peredaran Narkoba

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah, AKBP Agus Sudiman, mengingatkan potensi kerawanan peredaran dan penyalahgunaan narkoba saat Pelabuhan Pontianak Terminal Kijing beroperasi. Keberadaan pelabuhan berskala internasional di Kabupaten Mempawah, selain berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat, juga bisa memicu peningkatan kerawanan terjadinya tindak pidana, termasuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Sebagai […]

  • Pasca Perampokan dan <i>‘Drone’</i> di Emparu, Kamtibmas Terancam Tak Kondusif?

    Pasca Perampokan dan ‘Drone’ di Emparu, Kamtibmas Terancam Tak Kondusif?

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Desa Emparu, Kecamatan Dedai terancam tak kondusif. Pasalnya, sampai hari ini, Senin (25/11/2019) Kepolisian Resor (Polres) Sintang dan jajarannya belum berhasil mengungkap komplotan perampok bersajam di wilayah itu. Kondisi tersebut tentunya membuat masyarakat setempat merasa was-was dan khawatir akan ihwal serupa terulang kembali. Apalagi, setakat ini […]

expand_less