Dana Hibah Bukan “Uang Bupati”, Penerima Wajib Taat Aturan
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar

LensaKalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa dana hibah APBD Kabupaten Sintang Tahun Anggaran 2026 bukan uang pribadi bupati, melainkan uang rakyat yang wajib digunakan sesuai proposal dan dilaporkan secara benar.
Hal itupun disampaikannya saat bertemu 129 penerima hibah dan membuka Bimbingan Teknis Tata Cara Pembuatan Proposal Pencairan dan Laporan Pertanggungjawaban Dana Hibah APBD 2026 yang diselenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sintang di Balai Praja Kantor Bupati Sintang, Kamis (29/1/2026).
Bupati Bala meminta agar niat baik Pemerintah Kabupaten Sintang dalam membantu lembaga dan organisasi tidak dicederai oleh kelalaian maupun ketidaktahuan penerima hibah terhadap aturan. Ia menekankan bahwa apa yang diajukan dalam proposal harus benar-benar dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan.
“Prinsipnya, apa yang diajukan di proposal, itulah yang dikerjakan dan dilaporkan. Saya ini hanya mempertemukan pembayar pajak, yaitu rakyat Kabupaten Sintang, dengan penerima hibah. Tidak lebih dari itu. Ini juga bukan duit Bupati Sintang,” tegas Bupati Bala.
Lebih lanjut, Bupati Bala menegaskan tidak akan membantu penerima hibah yang belum memulai kegiatan sama sekali. Bantuan, menurutnya, diberikan kepada pihak yang sudah menunjukkan komitmen kerja nyata.
“Saya akan bantu kalau mereka sudah mulai bekerja. Misalnya tempat ibadah, harus mulai membangun dulu. Orang itu lebih baik bekerja sambil berdoa daripada berdoa sambil bekerja. Kalau bisa, presentasikan kepada saya apa yang sudah dilakukan,” ujar Bupati Bala.
Di akhir arahannya, Bupati Bala mengingatkan agar dana hibah tidak menjadi sumber masalah hukum bagi penerima maupun pengelola.
“Bantuan hibah ini jangan sampai membuat kita celaka. Kalian harus berpendirian kuat, jangan mau dipengaruhi. Bekerjalah dengan benar supaya penerima hibah dan Tim Kesra bisa tidur nyenyak,” pungkas Bupati Bala. (Kominfo/LK1)
- Penulis: Zainuddin

Saat ini belum ada komentar