Breaking News
light_mode

Dampak Covid-19, 610 Pedagang Kantin Sekolah Terima Bantuan Sembako

  • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyerahkan bantuan paket sembako untuk 610 pedagang di kantin sekolah yang ada di Kota Pontianak.

Bantuan paket sembako senilai Rp300 ribu tersebut diberikan kepada pedagang kantin SD maupun SMP negeri dan swasta yang terdampak kebijakan libur sekolah akibat pandemi Covid-19.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebut program itu merupakan bagian dari program Pemkot Pontianak dalam menyikapi akibat pandemi Covid-19. Salah satu perlindungan sosial yang diberikan yakni memberikan bantuan sembako kepada para pedagang yang ada di kantin sekolah.

“Para pedagang di kantin sekolah selama ini mendapatkan penghasilan harian, akibat dari diliburkan sekolah maka mereka tidak dapat penghasilan, oleh sebab itu ini bagian dari bantuan yang kita berikan,” ujarnya usai menyerahkan bantuan paket sembako secara simbolis kepada beberapa pemilik kantin sekolah di halaman Kantor Terpadu Jalan Sutoyo Pontianak, Senin (30/3/2020).

Menurutnya, sebelum bantuan disalurkan, pihaknya sudah melakukan pendataan terlebih dahulu. Bantuan tersebut ditujukan kepada pedagang yang membuka usaha kantin di sekolah sebagai masyarakat berpenghasilan rendah. Mereka merupakan bagian dari masyarakat yang terdampak oleh kebijakan diliburkannya sekolah akibat pandemi Covid-19.

“Dengan diliburkannya sekolah maka berpengaruh terhadap pendapatan mereka sehingga kita berikan bantuan stimulus ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Bintoro menambahkan, bantuan ini tidak hanya diberikan kepada pedagang kantin, tetapi masyarakat lainnya yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Diantaranya penjaga Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tersebar di 49 TPS yang ada di Kota Pontianak.

“Setiap bulan diberikan bantuan sebanyak 10 kilogram beras selama tiga bulan,” imbuhnya.

Selain itu, ada juga bantuan bagi masyarakat kurang gizi sebanyak 250 paket, masing-masing terdiri dari susu, beras, sarden dan gula. Kemudian cadangan pangan Pemkot Pontianak yang tersedia sebanyak 128 ton. Setiap triwulan 1800 KK mendapatkan hak cadangan pangan tersebut.

“Semoga pekan depan terealisasi semuanya,” kata Bintoro.

Ia juga menyampaikan Pemkot Pontianak menggelontorkan dana sebesar Rp1,5 milyar untuk pengadaan sembako hingga bulan Juni. Pengadaan tersebut dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

“Jumlah KK yang mendapatkan bantuan sudah jelas,” pungkasnya. (LK1/jim/prokopim)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Mempawah Lepas 60 Atlet dan 16 Pelatih POPDA

    Pj Bupati Mempawah Lepas 60 Atlet dan 16 Pelatih POPDA

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Penjabat (Pj) Bupati Mempawah, Ismail melepas 60 atlet dan 16 pelatih serta official Kontingen Kabupaten Mempawah yang akan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat Tahun 2024 di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Jumat (21/6/2024). Pj Bupati Ismail menyampaikan POPDA selalu diikuti di setiap tahunnya, yang mana untuk mengikuti POPDA tentu […]

  • Manfaatkan Medsos untuk Lawan Narkoba

    Manfaatkan Medsos untuk Lawan Narkoba

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Rudy Andreas mengatakan bahwa upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di era digital membutuhkan upaya yang lebih kreatif dan inovatif. Karenanya, Rudy Andreas menilai pentingnya pemanfaatan media sosial (Medsos) untuk menghalau ancaman narkoba. “Selain optimalisasi media sosial seperti Instagram, facebook, dan lainnya, saat ini sudah ada platform […]

  • Sintang Darurat HIV, Usia Produktif Penyumbang Tertinggi

    Sintang Darurat HIV, Usia Produktif Penyumbang Tertinggi

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak 2006 silam, kasus penderita HIV sudah ditemukan di Kabupaten Sintang.  Angkanya masih relatif kecil. Hanya 8 kasus saja. Namun, berjalannya waktu angka tersebut bertambah dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sintang sejak 2006 hingga Juni 2019 tercatat 2.437 kasus HIV. Berikut jumlah kasus HIV di Kabupaten Sintang berdasarkan tahun: 2006 […]

  • Kadis PMD Kalbar Gelar Rapat Online, Ini Isu yang Dibahas…

    Kadis PMD Kalbar Gelar Rapat Online, Ini Isu yang Dibahas…

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalbar, Aminuddin mengadakan rapat secara online (Teleconference) bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Perbendaraan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Dinas PMD se-Kalbar dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Materi yg dibahas mengenai percepatan penyaluran dana desa dan penggunaan dana desa untuk menanggulangi dan mencegah […]

  • Wabup Pagi: 4 Kekuatan untuk Majukan Pendidikan

    Wabup Pagi: 4 Kekuatan untuk Majukan Pendidikan

    • calendar_month Ming, 19 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Haflatul Imtihan ke-32 Yayasan Babussalam Al-Hasyimi wisudawan PAUD, RA, MI, MTS dan MA Desa Peniraman Kecamatan Sungai Pinyuh, Minggu (19/6/2022). Tak hanya para wisudawan dan santri, tetapi juga para orang tua dan masyarakat memenuhi halaman panggung kegiatan dibuat. Terlebih tausiah yang diberikan langsung oleh Kyai H […]

  • Asap Masih Fluktuatif, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah

    Asap Masih Fluktuatif, Warga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Rumah

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1440 Hijriah diselimuti kabut asap. Berdasarkan hasil pantauan alat pemantau kualitas udara yang ada di Pontianak Tenggara, Minggu (11/8/2019) pukul 07.00 WIB berada di angka 240 dan masuk kategori tidak sehat. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyebut, angka tersebut masih bersifat fluktuatif. Tidak menutup kemungkinan akan menurun apabila […]

expand_less