Breaking News
light_mode

Cegah Penyimpangan Anggaran

  • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan sosialiasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah tahun 2021, Rabu (5/5/2021) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah.

Kegiatan yang diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) itu dibuka Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi.

“Penerapan SPIP memiliki makna penting dalam penyusunan, penyelenggaraan dan pengawasan pelaksanaan pembangunan daerah. Dipandang penting karena dapat mendeteksi dini serta mengantisipasi terjadinya kesalahan maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Pagi.

Wabup menjelaskan, UU Nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara pasal 56 menjelaskan, SKPD selaku pengguna barang diharuskan menyampaikan pernyataan bahwa pengelolaan APBD sudah terselenggara berdasarkan penerapan SPIP.

“Alhamdulillah beberapa tahun belakangan ini, pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kabupaten Mempawah mendapatkan opini WTP. Hal  itu menunjukan seluruh SKPD telah berkomitmen mewujudkan pengelolaan keuangan yang tertib, transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Melalui sosialisasi tersebut, Wabup berharap seluruh SKPD Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat bekerja maksimal dan lebih solid sebagai tim. Sehingga dapat mengintegrasikan SPIP maupun manajemen resiko pada seluruh rencana program kerja secara berkelanjutan.

“Sehingga dapat memberikan keyakinan atas upaya pencapaian tujuan organisasi terutama melalui pengelolaan keuangan, pengamanan aset, serta ketaatan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Mempawah, Sumanto mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan sosialisasi tersebut guna meningkatkan pemahaman tentang SPIP dan manajemen resiko di Kabupaten Mempawah. Agar dapat menciptakan penyelenggaraan keuangan daerah yang tertib, transparan dan akuntabel.

“Tujuannya untuk meningkatkan hasil kerja guna menghindari praktik korupsi, memperkuat tim kerja di satuan kerja perangkat daerah masing-masing dalam hal pengendalian pekerjaan yakni sesuai aturan yang berlaku dan jangan sampai menggunakan aturan yang sudah kedaluarsa,” pungkasnya. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Jarot Minta Formasi PPPK Guru Agama untuk Sintang

    Bupati Jarot Minta Formasi PPPK Guru Agama untuk Sintang

    • calendar_month Sab, 6 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tahun ini, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia kembali membuka program pengangkatan sejuta PPPK Guru. Hal itupun disambut baik Bupati Sintang, Jarot Winarno. Dimana, orang nomor satu di Bumi Senentang ini mengirim surat ke Kemenpan-RB agar Sintang mendapatkan formasi PPPK khususnya guru agama. “Kalau kita lihat […]

  • Jeffray : ADD Harus Diverifikasi

    Jeffray : ADD Harus Diverifikasi

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • 2Komentar

    LensaKalbar – Wacananya, Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2018 diprioritaskan untuk membangun daerah tertinggal dan termiskin. Hal ini tentunya menuntut verifikasi, mana-mana saja desa yang disebut tertinggal dan termiskin. “Harus benar-benar diverifikasi, agar penggelontoran dana tersebut tepat sasaran,” kata Jeffray Edward, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, kemarin. Meski tahun depan lebih memprioritas pembangunan daerah termiskin dan tertinggal, […]

  • Hentikan Program Rutinitas Tanpa Dampak, EVRAN 2026 Fokus Lima Sektor Strategis

    Hentikan Program Rutinitas Tanpa Dampak, EVRAN 2026 Fokus Lima Sektor Strategis

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, menegaskan tidak boleh ada lagi program pemerintah yang hanya bersifat rutinitas tanpa hasil terukur. Penegasan itu disampaikan saat membuka kegiatan Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran (EVRAN) Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Sabtu (28/2/2026). Menurut Wabup […]

  • Wabup Melkianus Ucapkan Terima Kasih untuk Nakes

    Wabup Melkianus Ucapkan Terima Kasih untuk Nakes

    • calendar_month Sab, 14 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Melkianus menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada tenaga kesehatan atau Nakes terutama dalam berjuang menghadapi pandemi Covid-19 selama dua tahun belakangan ini. “Terima kasih untuk tenaga kesehatan yang sudah berjuang membantu warga terjangkit covid-19,” ucap Wakil Bupati Sintang, Melkianus ketika menghadiri Perayaan Puncak Natal Keluarga Besar Nasrani Kesehatan Kabupaten Sintang di […]

  • Mempawah Tanam 300 Pohon di 50 Sekolah

    Mempawah Tanam 300 Pohon di 50 Sekolah

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Provinsi Kalbar melakukan Penanaman Pohon Serentak Program Teduh dan Lestari, yang diikuti 14 kabupaten/kota di provinsi ini, Selasa (19/7/2022). Sasaran dari tanam pohon serentak ini adalah lingkungan dunia pendidikan, yakni sekolah-sekolah mulai SD, SMP, SMA/SMK, dan MTS. Pemerintah Kabupaten Mempawah juga melakukan hal serupa. Dimana kabupaten yang akrab disapa Bumi Galaherang ini […]

  • Tingkatkan Kualitas Layanan PDAM

    Tingkatkan Kualitas Layanan PDAM

    • calendar_month Rab, 21 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meminta Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khatulistiwa meningkatkan kualitas pelayanan penyediaan air bersih bagi masyarakat. “Permasalahan air baku, tingkat kebocoran, tunggakan dan kualitas air menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan PDAM,” ujarnya usai membuka kegiatan sosialisasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) di […]

expand_less