Breaking News
light_mode

Cegah Angka Anak Putus Seklolah

  • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
  • comment 3 komentar

LensaKalbar – Menghadapi era globalisasi dan persaingan bebas yang kian ketat membutuhkan sumber daya manusia yang tangguh. Oleh karena itu, jangan sampai ada anak Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Sintang yang mengalami putus sekolah.

Anggota DPRD Sintang, Mainar Puspa Sari mengharapkan, Pemerintah Kabupaten Sintang perlu melakukan antisipasi agar jumlah anak putus sekolah di Sintang tidak semakin banyak. Hanya gara –gara tidak mampu membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

“Perlu adanya kerja sama antara pendidikan formal dan non formal. Untuk mengatasi angka anak putus sekolah di Kalbar,” ujar Mainar Puspa Sari, Sabtu (25/11).

Wakil rakyat asal Dapil Sintang 1 ini berpendapat, bagi siswa yang tidak masuk di sekolah formal bisa diterima dalam pendidikan kesetaraan.

“Dengan kerja sama yang baik antara pendidikan formal dan non formal maka tidak akan ada lagi anak-anak yang putus sekolah,” ulasnya.

Dalam kesempatan itu, legislator Partai PKB ini menuturkan, pemerintah harus lebih serius dalam mencegah serta menangani anak-anak putus sekolah di Bumi Senentang.

“Langkah itu penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah di masa mendatang. Apalagi pendidikan tidak hanya berguna untuk menghasilkan SDM yang berilmu serta memiliki daya saing. Melainkan, pendidikan dibutuhkan untuk melahirkan manusia-manusia yang berkarakter, bersikap kritis dan memperjuangkan ilmu,” ulasnya.

Sementara itu, tujuan dan misi pendidikan nasional. Seperti yang termuat di dalam UUD 1945 adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Padahal tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs 2030) menghendaki agar pada 2030 seluruh warga dunia bisa mengenyam pendidikan hingga SMA/SMK. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (3)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • 14 kabupaten/kota Diminta Terapkan PP 60 Tahun 2008

      14 kabupaten/kota Diminta Terapkan PP 60 Tahun 2008

      • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
      • 0Komentar

      LensaKalbar –  Kepala Inspektorat  Provinsi Kalbar,  Sekundus meminta Pemerintah Daerah di 14 kabupaten/kota untuk memahami dan menerapkan Sistem Pengendalian Internal secara tepat pada OPD masing-masing, mulai dari tahap perencanaan pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban. “Kita minta  agar sistem tata kelola pemerintahan dapat berjalan dengan baik, karena tahap pengawasan adalah faktor vital dalam mendukung terlaksananya keseluruhan sistem […]

    • Gubernur Kalbar Minta Bupati dan Wali Kota Update Data LP2B

      Gubernur Kalbar Minta Bupati dan Wali Kota Update Data LP2B

      • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji meminta kepada Bupati dan Wali Kota di Provinsi Kalbar agar dapat selalu mengupdate Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Saya berharap, setiap kepala daerah mengambil kebijakan dan selalu mengupdate data ini,” kata H Sutarmidji, saat membuka Acara Penyerahan Hasil Kegiatan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kalbar di Hotel […]

    • Komitmen Turunkan Angka Prevalensi Stunting

      Komitmen Turunkan Angka Prevalensi Stunting

      • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi menghadiri Penutupan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2022 Kabupaten/Kota se- Kalimantan Barat di Hotel Mercure Pontianak, Rabu (24/5/2023). Pada kesempatan tersebut, Wabup Pagi optimis upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Mempawah nyata dan terus membuahkan hasil. Karenanya, Wabup Pagi yakin kinerja pihak terkait pada […]

    • Terapkan Full Day School, Dewan Minta Pemkab Berikan Dukungan Penuh

      Terapkan Full Day School, Dewan Minta Pemkab Berikan Dukungan Penuh

      • calendar_month Rab, 15 Mei 2019
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Setakat ini, Kabupaten Sintang hanya memiliki satu sekolah yang menerapkan Full Day School. Sekolah tersebut adalah SMP Panca Setya 2. Ihwal tersebut dinilai layak untuk didukung dan pemerintah harus meresponnya.“Full Day School merupakan program pemerintah pusat dan perlu mendapat dukungan dari pemerintah. Sehingga sekolah yang menerapkannya dapat termotivasi,” ungkap Anggota DPRD Sintang, Welbertus, […]

    • Di Indonesia, Kalbar Tertinggi Kasus Hamil dan Melahirkan

      Di Indonesia, Kalbar Tertinggi Kasus Hamil dan Melahirkan

      • calendar_month Jum, 13 Okt 2017
      • 1Komentar

      LensaKalbar – Perempuan usia 15 sampai 19 tahun yang hamil dan melahirkan di Kalbar mencapai 104 per 1000 kasus, tertinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia. “Data tersebut menurut SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) 2012. Makanya kita gencar mensosialisasikan program KB,” jelas Abdurrahman SH, Kepala Bidang KB, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalbar, […]

    • Bupati Sintang Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalbar

      Bupati Sintang Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Kalbar

      • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
      • 0Komentar

      LensaKalbar – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Sintang, Rabu (28/1/2026). Upacara dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Sintang Kartiyus, jajaran Pemkab Sintang, TNI-Polri, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, serta mahasiswa dan pelajar. Dalam amanatnya, Bupati Bala membacakan sambutan Gubernur Kalbar H. […]

    expand_less