Breaking News
light_mode

Budaya Robo-Robo Pikat Wisatawan Mancanegara

  • calendar_month Jum, 10 Nov 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Kegiatan budaya Robo-robo akan digelar selama empat hari, Minggu-Rabu (12-15/11) di Kuala Mempawah. Berbagai ritual, perlombaan tradisional hingga pameran marinir dalam kegiatan tersebut dipastikan akan menarik minat wisatawan mancanegara.

Michael Endru, warga asal Australia sengaja datang ke Mempawah sebelum Robo-robo digelar. Setiap tahun, wisatawan asing mengikuti kegiatan kebudayaan tersebut.

Dia mengatakan, Indonesia penuh dengan berbagai macam kebudayaan yang besar dan unik. Dia sudah berkeliling Indonesia untuk mempelajari kebudayaan yang telah melegenda, dan diturunkan secara turun temurun.

“Dengan kemajuan saat ini, saya bangga Indonesia masih memiliki kebudayaan yang tak lekang dimakan zaman,” ungkap pria yang mahir berbahasa Indonesia itu.

Terpisah, Sekretaris Panitia Robo-robo, Nanik Sawitri memastikan, Robo-robo akan berlangsung semarak. Pasalnya, ajang tahunan masyarakat Kabupaten Mempawah ini bersamaan waktu dengan Hari Ulang Tahun(HUT) Marinir.

Dia mengungkapkan, personel marinir akan ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Roborobo di Mempawah. Selain menggelar kegiatan olahraga massal bersama masyarakat, marinir juga akan melaksanakan pameran pada hari H pelaksanaan Robo-robo.

“Jadi kegiatan nanti gaungnya akan lebih terdengar, sehingga semakin dikenal luas,” ujarnya, Kamis (9/11).

Nanik menuturkan, sejumlah lomba juga akan memeriahkan Robo-robo. Panitia akan melaksanakan berbagai lomba rakyat seperti panjat pinang, pangkak gasing, uri gasing, layangan, tangkap bebek, dan motor air hias.

Lomba lain yang turut memeriahkan kegiatan tersebut, kata Nanik, yaitu lomba perahu naga dan sampan bidar yang selama ini menjadi ikon Robo-robo. Rencananya, akan digelar sedemikian rupa untuk menambah meriahnya kegiatan tersebut.

Lomba sampan pelaksanaannya diundur tanggal 25 November. Pengunduran waktu pelaksanaan lomba, kata Koordinator Perlombaan Panitia, Ikhwanto, karena adanya perlombaan sampan internasional di Malaysia pada saat bersamaan.

“Sehingga para pendayung di Kalimantan Barat ketika kegiatan Robo-robo nanti sedang berada di Kuching, Malaysia untuk mengikuti sejumlah agenda lomba sampan internasional. Maka lomba sampan terkait Robo-robo ini kita undur pelaksanaannya,” ujarnya. (Syf)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kubu Raya Gratiskan Pemeriksan USG untuk Ibu Hamil

    Kubu Raya Gratiskan Pemeriksan USG untuk Ibu Hamil

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menegaskan bahwa di era pemerintahannya begitu komitmen dalam menekan angka kematian ibu, bayi, balita, dan angka stunting. Karena itu, Bupati Muda meminta para ibu hamil untuk disiplin memeriksakan kehamilan dengan alat ultrasonografi (USG) yang dimiliki puskesmas kecamatan. “Semua ibu hamil di Kubu Raya harus memeriksakan kehamilannya dengan USG […]

  • Perbaiki Tata Kelola Keuangan Desa Melalui Kolaborasi
    OPD

    Perbaiki Tata Kelola Keuangan Desa Melalui Kolaborasi

    • calendar_month Jum, 16 Mei 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sintang, Erwan Candra Happy menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah desa, pihak kecamatan, dan pendamping desa dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Penekanan ini disampaikan dalam rangka mendorong perbaikan tata kelola keuangan desa  serta percepatan realisasi program-program pembangunan di wilayah Kecamatan Sintang. Menurut Erwan Candra, pengelolaan […]

  • September, Disperindagnaker Mempawah Pastikan Harga Sembako Aman

    September, Disperindagnaker Mempawah Pastikan Harga Sembako Aman

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap harga jual komoditi di Pasar Sebukit Rama Mempawah. Secara keseluruhan, harga jual barang terbilang normal dan tidak ada kenaikan signifikan. “Hasil pantauan pasar pada awal September ini, harga jual komoditi dan bahan pokok sembako terbilang normal dan lancar. Tidak ditemukan adanya […]

  • Berikan Layanan Sungguh-sungguh pada Masyarakat

    Berikan Layanan Sungguh-sungguh pada Masyarakat

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Bupati Mempawah, Hj Erlina mengambil sumpah/ janji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bidang kesehatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah Tahun Anggaran 2022. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (5/6/2023), juga diserahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di bidang kesehatan. Pada kesempatan tersebut, […]

  • Raker Apeksi Hasilkan Solusi Tata Kelola Pemerintaha

    Raker Apeksi Hasilkan Solusi Tata Kelola Pemerintaha

    • calendar_month Kam, 25 Mar 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kedatangan sembilan wali kota se-Kalimantan beserta rombongan Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan disambut dengan jamuan makan malam di Kalimantan Ballroom Hotel Aston Pontianak, Rabu (24/3/2021). Berikut sembilan kota yang hadir pada reker Apeksi: Kota Pontianak Singkawang Banjarmasin Balikpapan Banjarbaru Tarakan Samarinda Palangkaraya Bontang […]

  • Pedagang Tahu dan Tempe Menjerit Harga Kedelai Naik

    Pedagang Tahu dan Tempe Menjerit Harga Kedelai Naik

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pedagang tahu dan tempe di Pasar Sebukit Rama Mempawah mengeluhkan kenaikan harga jual kacang kedelai. Kenaikan bahan baku pembuatan tahu dan tempe itu menyebabkan pedagang harus mengurangi produksi untuk menghindari kerugian. “Sejak beberapa waktu lalu, harga kedelai terus mengalami kenaikan. Biasanya Rp 400 ribu lebih per karung, sekarang menjadi Rp 600 ribu lebih,” […]

expand_less