Beranda Headline Berikut Prediksi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang 2020

Berikut Prediksi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang 2020

Foto Net/Ilustrasi

LensaKalbar – Tahun 2020 Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan kembali menggelar hajatan pesta demokrasi, yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 7 kabupaten/kota. Termasuk di Kabupaten Sintang.

Energi para bakal calon, mulai dari tahapan sosialisasi hingga pada pendekatan ke masing-masing partai dan konstituen bakal menyita perhatian publik.

Pasca Pemilu 2019 lalu, gambaran siapa-siapa bakal calon yang melenggang ke tahapan selanjutnya sudah samar-samar kelihatan.

Muka-muka tak asing yang selama ini bersiliweran melalui baliho dan nama-nama yang memantul dari dinding-dinding warung kopi memang masih mendominasi Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Berikut prediksi nama-nama bakal calon Bupati Kabupaten Sintang yang beredar di kalangan masyarakat:

  • Jarot Winarno (Bupati Sintang periode 2016-2021)
  • Askiman (Wakil Bupati Sintang Periode 2016 – 2021)
  • Jeffray Edward (Ketua DPRD Sintang Preiode 2014-2019)
  • Suyanto Tanjung (Anggota DPRD Provinsi Kalbar periode 2014-2019)
  • Yosepha Hasnah (Sekda Sintang)
  • Agrianus (Caleg Terpilih di Pemilu 2019)
  • Heri Jamri (Caleg Terpilih di Pemilu 2019)
  • GM Sharon (Pengusaha Muda Sintang)

Berikut prediksi nama – nama bakal calon Wakil Bupati Sintang yang beredar di kalangan masyarakat Sintang:

  • Abdurrazak (Anggota DPRD Sintang periode 2014-2019)
  • Toni (Caleg Terpilih di Pemilu 2019)
  • Hendrika ( Kadis Disporapar Sintang)
  • Hatta (Kadis Perhubungan Sintang)
  • Herkulanus Rony (Kadis DPMPD Sintang)
  • Yosef Sudianto (Kadis BPMPTSP Sintang)
  • Chomain Wahab (Wakil Ketua I DPC PKB Sintang)

Dari beberapa figur Bupati dan Wakil Bupati semuanya dinilai layak. Sebab masing-masing figur mempunyai basis massa pendukung riil. Namun dari segi demokrasi, banyaknya figur menandakan iklim demokrasi telah tumbuh subur di Sintang.

Banyaknya alternatif pilihan juga dinilai membuka kesempatan luas bagi masyarakat untuk memilih putra-putri terbaik yang akan memimpin Sintang 5 tahun kedepan.

Partai politik pun sudah melakukan gerakan-gerakan untuk dapat menyusun komposisi paling ideal menurut perspektifnya masing-masing.

Contohnya, Partai Nasional Demkorat (NasDem). Di mana partai besutan Surya Paloh itu lebih mengutamakan kadernya untuk tampil pada Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Untuk di Sintang, DPD Partai NasDem telah mengantongi tujuh nama kadernya yang memiliki potensi terbaik untuk tampil pada Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Ketujuh kader terbaik DPD NasDem Sintang itupun, adalah:

  1. Jarot Winarno
  2. Askiman
  3. Terry Ibrahim
  4. Florensius Ronny
  5. Zulherman
  6. Indra Subekti
  7. Romeo

“Jarot Winarno dan Askiman adalah kader terbaik NasDem. Termasuk saya,” kata Ketua DPD NasDem Sintang, Herry Syamsudin, kepada LensaKalbar.com, Rabu (29/5/2019).

Setakat ini, Herry Syamsudin mengaku belum mengetahui ihwal Jarot Winarno apakah tampil kembali atau tidak di Pilkada Serentak 2020, khususnya di Kabupaten Sintang. Pastinya NasDem akan mengusung satu kader terbaik saja.

“Posisi wakil biasanya dari partai koalisi,” ucapnya.

Tatkala berbincang ringan kepada sejumlah awak media, Rabu (29/5/2019), Ketua DPC Partai Hanura, Heri Jamri memastikan dirinya siap maju sebagai Bupati Sintang pada Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Tapi, kata dia, sepanjang partai mengizinkan. Sebab intruksi Ketua DPD Hanura Provinsi Kalbar pada Pilkada Serentak 2020, Hanura tetap memprioritaskan kadernya untuk tampil.

“Ini sudah keputusan dari partai. Nah sekarang siapa yang ditugaskan dari partai saya belum tahu itu. Saya sebagai ketua partai, saya siap kapan saja. Tidak ada kata tidak siap kalau namanya politik,” ungkapnya.

Heri Jamri mengaku bahwa tujuannya menjadi wakil rakyat tidak lain untuk kepentingan pembangunan di Kabupaten Sintang.

“Saya menjadi wakil rakyat juga berbuat untuk rakyat kok. Apalagi kalau jadi bupati, kita bisa berbuat lebih banyak lagi untuk kepentingan rakyat dan pembangunan di lima tahun kedepannya,” ungkapnya.

Hanura, menurut Heri Jamri, pada Pemilu 2019 lalu berhasil mendudukan lima kadernya di DPRD Kabupaten Sintang. “Jadi, kita ada lima kursi ya sekarang. Tinggal mencari partai koalisi untuk mencukupi 8 kursi agar dapat ikut bertarung di Pilkada Sintang,” bebernya.

Selain itu, Heri Jamri mengatakan bahwa semua kader Hanura “Jago-jago” dalam berpolitik. “Kalau sudah masuk ke legislatif itu adalah orang jago politik semua. Soal dipilih atau tidaknya itu rakyat yang menilai,” katanya.

Sementara, DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sintang mengungkapkan ihwal serupa. Di mana PKB lebih mengutamakan kader terbaiknya untuk diusung pada Pilkada Serentak 2020 mendatang.

“Kita liat nanti siapa yang akan maju. Kalau PKB memiliki kader terbaiknya yang mencalonkan diri, mengapa tidak,” ucap Wakil Ketua I DPC PKB Sintang, Chomain Wahab.

Hanya saja, Chomain menilai semuanya masih membutuhkan proses yang panjang. Sebab dalam menentukan siapa figur yang layak diusung dalam Pilkada Serentak mendatang tidaklah semudah mengembalikan telapak tangan.

“Pastinya butuh proses yang panjang. Karena ini menyangkut pembangunan Sintang lima tahun kedepannya,” tutupnya. (Dex)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here