Breaking News
light_mode
OPD

Bawaslu Pantau Proses Cetak Surat Suara Bupati dan Wakil Bupati Sintang di Pasuruan

  • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sintang mengawasi langsung proses produksi surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang di PT. Inpera Pratama Indonesia, Pesuruan, Jawa Timur, Selasa (22/10/2024).

Anggota Bawaslu Sintang, Stefanus Kardi, bersama tim pengawasan turun langsung ke lokasi percetakan untuk memastikan bahwa seluruh tahapan produksi surat suara berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Pengawasan ini mencakup aspek keamanan, jumlah surat suara yang diproduksi, serta kualitas cetakan yang harus memenuhi standar agar tidak ada kesalahan teknis yang bisa berdampak pada hasil pemilihan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap tahap dalam produksi surat suara dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses Pilkada,” ujar Stefanus Kardi.

Dalam pengawasan tersebut, kata Stefanus Kardi, pihaknya juga memastikan bahwa tidak ada potensi penyimpangan, baik dari segi jumlah maupun distribusinya nanti.

“Pengawasan intensif dilakukan guna mencegah terjadinya kesalahan teknis seperti kekurangan surat suara, kesalahan cetak, atau potensi manipulasi yang dapat mempengaruhi hasil pemilihan,” ungkap Stefanus Kardi.

Pada kesempatan ini, Bawaslu Sintang bekerja sama dengan pihak penyelenggara pemilu lainnya, termasuk KPU Kabupaten Sintang, untuk memastikan bahwa surat suara yang diproduksi sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi potensi masalah pada hari pemungutan suara.

“Kami akan terus memantau seluruh proses, dari produksi hingga distribusi surat suara, untuk memastikan semuanya berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, sehingga pelaksanaan Pilkada di Sintang dapat berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis,” ujar Stefanus Kardi.

Proses produksi surat suara ini merupakan salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Dengan pengawasan ketat dari Bawaslu Sintang, diharapkan potensi kecurangan atau kesalahan teknis dalam tahapan pemilihan dapat diminimalisasi, sehingga hasil pemilihan benar-benar mencerminkan kehendak masyarakat.

“Kami siap untuk terus mengawal seluruh tahapan Pilkada dengan baik demi terciptanya pemilu yang berkualitas dan berintegritas,” pungkas Stefanus Kardi. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi PDIP Tak Puas dengan Jawaban Pemerintah Terkait Jalan dan Jembatan

    Fraksi PDIP Tak Puas dengan Jawaban Pemerintah Terkait Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Juru Bicara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Welbertus mengaku tidak puas dengan jawaban pemerintah daerah terkait persoalan infrastruktur jalan dan jembatan yang ada di Desa Tebing Raya, Kalangsam, dan Sungai Rambai. “Jembatan di Desa Tebing Raya itu merupakan jembatan yang menghubungkan di beberapa desa pantai sungai melawi termasuk sampai di kecamatan Dedai. […]

  • Peluru Nyasar Polantas, Kapolda Kalbar Minta Maaf dan Tegaskan Pelaku Dipidana!

    Peluru Nyasar Polantas, Kapolda Kalbar Minta Maaf dan Tegaskan Pelaku Dipidana!

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peluru nyasar  menewaskan seorang pria di Pontianak, Kalimantan Barat. Peluru diketahui berasal dari pistol seorang polisi. Kapolda Kalbar, Irjen Suryanbodo Asmoro memastikan bakal menindak anggotanya baik secara etik maupun pidana, Rabu (2/101/2022). Kapolda Kalbar mengungkapkan,  peristiwa itu berawal ketika dua anggota Polantas Polresta Pontianak, FM tengah bertugas di Pos Garuda, Pontianak bersama rekannya, […]

  • Sadis! Ternyata, Purwanto Dibacok Bertubi-tubi hingga Tewas

    Sadis! Ternyata, Purwanto Dibacok Bertubi-tubi hingga Tewas

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Selasa, 18 Juni 2019, tak ada yang menyangka tragedi berdarah terjadi di Kamp MR 5 PT SNIP, Desa Sungai Risap, Kecamatan Binjai Hulu. Satu nyawa melayang bersimbah darah, pelakunya tidak lain adalah rekan kerja korban sendiri, yakni Defamber Holifil (23). Dia (pelaku,red) menghabisi Purwanto (34) saat tengah terlelap tidur. Berbekal sebilah parang, pelaku […]

  • Gubernur Kalbar Bagikan 300 Paket Bansos di Teluk Pakedai

    Gubernur Kalbar Bagikan 300 Paket Bansos di Teluk Pakedai

    • calendar_month Ming, 2 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) Paket Bahan Pangan yang merupakan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka pengendalian Inflasi dan Mitigasi dampak Inflasi di Aula Kantor Camat Teluk Pakedai, Minggu (2/10/2022). Adapun paket sembako yang diberikan dengan berjumlah 300 paket yang terdiri dari beras 5 Kg, gula 2 Kg, […]

  • KPU Sosialisasikan Tata Cara Memilih pada Disabilitas
    OPD

    KPU Sosialisasikan Tata Cara Memilih pada Disabilitas

    • calendar_month Kam, 23 Nov 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang aktif melibatkan pemilih penyandang disabilitas dalam proses Pemilu 2024 dengan menyelenggarakan sosialisasi. Acara tersebut digelar di aula KPU Kabupaten Sintang pada tanggal 23 November 2023. Endang, seorang Komisioner KPU Kabupaten Sintang, menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut difokuskan pada Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dengan tujuan memberikan pemahaman tentang […]

  • Pekerja PT KKJ Gelar Aksi Demo, Berikut Tuntutannya…

    Pekerja PT KKJ Gelar Aksi Demo, Berikut Tuntutannya…

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Puluhan pekerja PT Kalimantan Kelapa Jaya (KKJ) di Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (1/9/2021). Mereka menuntut perusahaan mempekerjakan karyawan setiap hari. Sebab, dua tahun belakangan ini jadwal kerja harian tak menentu. “Sudah dua tahun lebih, para pekerja khususnya di bidang MP tidak bekerja secara penuh setiap hari. Biasanya, […]

expand_less