Breaking News
light_mode

Banjir Dimana-mana, Jarot Bilang Drainasenya Belum Maksimal

  • calendar_month Kam, 8 Feb 2018
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Belakangan ini, intensitas hujan cukup tinggi. Beberapa ruas jalan di Ibu Kota Kabupaten Sintang terendam. Musibah semacam ini sudah menjadi langganan di Bumi Senentang.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, sangat gampangnya ruas jalan itu tenggelam di musim hujan, lantaran drainase di Kota Sintang masih belum maksimal.

“Ternyata drainase kota kita belum maksimal. Sehingga terjadi banjir di mana-mana. Tetapi ini akan menjadi pembelajaran buat kita,” kata Jarot, Rabu (7/2).

Titik banjir, ungkap Jarot, terdapat di mana-mana. Di antaranya di Jalan Ovang Oeray, Simpang Lima, Lintas Melawi, Jalan H Ismail, depan STIKES, dan berbagai tempat lainya.

“Kenapa banjir, karena drainasenya belum bagus. Mengapa drainasenya tidak bagus. Karena tidak gampang bikin drainase yang bagus. Tetapi harus kita mulai dari sekarang,” ucap Jarot.

Ia mengaku sudah memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar standby untuk mengatasi berbagai persoalan yang kerap muncul pascabanjir.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) juga sudah diperintahkannya untuk mengindentifikasi titik banjir serta mencari solusinya. Baik itu dengan membuat saluran-saluran maupun memperbaiki drainase.

Semua sudah sepakat, kata Jarot, pembangunan di Kabupaten Sintang mesti berkelanjutan dan berdampak positif bagi perekonomian, sosial dan lingkungan. “Nah, kondisi alam kadang-kadang menunjukan kita, bahwa pembangunan kita ini belum sempurna. Seperti persoalan drainase tadi,” jelasnya.

Selain itu, untuk kondisi di luar Kota Sintang jelas mengalami persoalan yang lebih komplek lagi. Pasalnya, hampir 80 persen kondisi jalannya masih berstruktur tanah.

“Otomatis kalau hujan dan banjir, pasti putus jalannya,” ujar Jarot.  (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jarot Bagikan Bantuan Beras untuk PKM

    Jarot Bagikan Bantuan Beras untuk PKM

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 715.180 kilogram beras dibagikan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk 35.759 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau masyarakat terdampak virus Corona atau Covid-19. Pembagian beras itu hasil dari bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalbar, Senin (6/4/2020). Masing-masing PKM bakal menerima 20 kilogram beras. “Jadi, ada 715.180 kilogram. Masing-masing PKM menerima bantuan beras sebanyak 20 kilogram,” […]

  • Sanksi Tegas untuk Developer Buka Lahan dengan Membakar

    Sanksi Tegas untuk Developer Buka Lahan dengan Membakar

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • 0Komentar

    Ingatkan Akan Berikan LensaKalbar – Gubernur Kalbar, H Sutarmidji mengingatkan kepada semua Developer yang membuka lahannya dengan cara membakar lahan akan diberikan sanksi tegas. “Kalau yang namanya buka lahan dengan cara membakar itu pasti selesai. Saya tidak ada kompromi, Developer yang buka lahan dengan cara membakar pasti akan saya berikan sanksi,” ingatnya, Minggu (15/9/2019) saat […]

  • DMI Launching dan Resmikan Depot Air Minum

    DMI Launching dan Resmikan Depot Air Minum

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tak hanya berupaya memakmurkan masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Mempawah juga melaunching Depot Air Minum “Nikmat Qua” yang dikelola langsung pengurus Masjid Ni’maturrahman di Desa Sungai Purun Kecil, Minggu (30/10/2022). Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi meresmikan dan melaunching Depot Air Minum “Nikmat Qua” tersebut. Menurut Wabup Pagi, ketersediaan air baku bersih dari […]

  • Mengulang Sejarah, Bupati Jarot Inginkan Desainnya Kembali ke Bentuk Asli!

    Mengulang Sejarah, Bupati Jarot Inginkan Desainnya Kembali ke Bentuk Asli!

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Berdiri sejak tahun 1823. Setahun setelah Belanda datang ke Sintang. Itu lah rumah Asisten Residen Ketiga Belanda. Bangunan peninggalan penjajahan Belanda itu pun sebagai Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang. Pondasi bangunan khas bermaterial kayu belian, kokoh. Ditambah arsitektur bangunan yang sangat kentara bernuansa klasik tersebut. Hanya tinggal sejarah. Tepat 26 Juli 2018 warisan […]

  • Berbagi Kasih, 925 Kaum Dhuafa Terima Paket Sembako

    Berbagi Kasih, 925 Kaum Dhuafa Terima Paket Sembako

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 925 kaum dhuafa di Kecamatan Pontianak Timur menerima paket sembako di Masjid Ar-Rafi’ul A’laa, Minggu (19/5/2019). Paket sembako tersebut merupakan hasil penggalangan donasi dari para donatur untuk Program Pontianak Timur Berbagi Kasih. Terselenggaranya kegiatan Berbagi Kasih ini atas kerjasama Kecamatan Pontianak Timur, Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Pontianak Timur, Majelis Taklim Raudhatul […]

  • Hidup Sebatang Kara dan Sakit-sakitan, Mbah Mirah Butuh Bantuan dan Perhatian Pemerintah

    Hidup Sebatang Kara dan Sakit-sakitan, Mbah Mirah Butuh Bantuan dan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mbah Mirah, seorang nenek berusia 60 tahun, warga RT 03/RW 01 Gang Sejahtera, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang ini hidup sebatang kara dan tinggal di rumah tak layak huni. Mirisnya lagi, saat ini kondisi Mbah Mirah sedang sakit-sakitan (diabetes) dan butuh bantuan. Sementara itu, saat sejumlah awak media menyambangi kediaman […]

expand_less