Breaking News
light_mode

Bagikan 15 Ribu Bibit 1,2 Ton Pakan Ikan Lele

  • calendar_month Kam, 24 Agu 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang memberikan bantuan 15 Ribu bibit beserta 1,2 ton pakan ikan lele, kepada Saka Jaya Abadi, kelompok usaha budidaya ikan di kawasan Masuka Pantai, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang.

“Kiranya bantuan bibit dan pakan ini dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kelompok usaha budidaya ikan ini,” kata Drs Askiman MM,Wakil Bupati Sintang, usai menyerahkan bantuan bibit lele dan pakan tersebut, Kamis (24/8).

Askiman menjelaskan, bantuan ini merupakan salah upaya Pemkab Sintang untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Budidaya ikan ini sangatlah penting. Sebagai modal usaha awal, pemerintah memberikan bantuan. Nanti setelah dipanen, hasil yang didapatkan dibelikan bibit lagi,” pesannya.

Dia menambahkan, Pemkab Sintang hanya memberikan bantuan bibit di awal budidaya. “Selanjutnya para kelompok usaha itu sendiri yang mengolahnya, agar dapat berkembang dengan baik,” tutur Askiman.

Menurut Askiman, pengembangan di sektor budidaya ikan harus secara berkelanjutan dan terkonsentrasi pada suatu usaha.

“Jangan berhenti sampai di sini. Kita harus mengembangkannya, sebab kita di Kabupaten Sintang sudah membuat P2EMAS (Program Peningkatan dan Pemberdayaan Masyarakat) yang terkait dengan budidaya ikan ini,” paparnya.

Askiman meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, tidak hanya menyerahkan bantuan. Tetapi juga tetap memonitor, agar hasilnya maksimal.

Sementara itu, Ketua Saka Jaya Abadi, Muhammad Saleh mengaku sangat senang mendapat bantuan bibit dan pakan dari Pemkab Sintang ini. “Kami sangat berterima kasih. Kami akan terus mengembangkan budidaya ikan lele,” katanya.

Saleh mengatakan, kelompok usaha yang dipimpinnya membangun tempat penampungan ikan di daratan, bukan di sungai.

“Kalau kita bangun tempat penampungan di sungai, nanti takutnya ikannya disetrum, dan juga ikan bisa banyak mati,” katanya.

Kelompok usaha yang terdiri atas 10 orang ini membuat penampungan ikan berbahan terpal, kayu pagar, dan kawat.

“Agar tidak dapat dipindahkan dan tidak dapat didorong ke mana-mana. Ini akan membuat ikan semakin berkembang,” jelas Saleh.

Biasanya, tambah Saleh, ikan lele ini baru bisa dipanen ketika usia 3 bulan. “Kami di sini membuat 5 kolam penampungan, satu kolamnya kira-kira berukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter,” tutupnya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reward untuk Warkop Patuh Prokes

    Reward untuk Warkop Patuh Prokes

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak tujuh dari 13 pengunjung salah satu kafe di Jalan Reformasi Kecamatan Pontianak Tenggara terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan uji swab saat digelar pengawasan penerapan protokol kesehatan di sejumlah warung kopi dan kafe di Jalan Reformasi pada Sabtu (28/11/2020) malam lalu. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Kota Pontianak saat […]

  • Safari Ramadan di Merarai Satu, Wabup Ronny Komitmen Perjuangkan Jalan Meski Anggaran Dipangkas

    Safari Ramadan di Merarai Satu, Wabup Ronny Komitmen Perjuangkan Jalan Meski Anggaran Dipangkas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk tetap memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan di tengah pemangkasan anggaran 2025–2026, saat menghadiri Safari Ramadan PHBI Kabupaten Sintang di Masjid Darusalam, Desa Merarai Satu, Kecamatan Sungai Tebelian, Rabu (4/3/2026). Di hadapan Ketua DPRD Sintang H. Indra Subekti, Ketua PHBI Kabupaten Sintang H. Abdurani, […]

  • Hanya 40 Menit, Warga Sintang Bisa Pastikan Positif atau Negatif Covid-19 Lewat Mobile Combat PCR

    Hanya 40 Menit, Warga Sintang Bisa Pastikan Positif atau Negatif Covid-19 Lewat Mobile Combat PCR

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dalam hitungan waktu 40 menit masyarakat Kabupaten Sintang sudah dapat mengetahui hasil positif atau negatif Covid-19. Pasalnya, Pemerintah setempat telah membeli sebuah Mobile Combat PCR Covid-19. “Jadi, kalau ada warga hasil rapid test reaktif langsung kita swab. Kemudian kita lakukan proses uji laboratorium dengan Mobile Combat PCR ini. Hasilnya bisa langsung kita ketahui […]

  • Bawaslu Ingatkan ASN Netral di Pilkada 2024
    OPD

    Bawaslu Ingatkan ASN Netral di Pilkada 2024

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sintang mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri dan Kepala Desa untuk netral pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Hal itu ditegaskan Komisioner Bawaslu Sintang, Muhammad Ramadhon ketika menjadi narasumber pada Sosialisasi Pendidikan Politik di Aula Balairung Ambeg Paramarta Kecamatan Sintang, Selasa (1/10/2024). “Ingat! ASN, TNI/Polri maupun kepala […]

  • Satpol PP Siap Amankan Kampanye Terbuka Pasangan Cabup dan Cawabup Sintang
    OPD

    Satpol PP Siap Amankan Kampanye Terbuka Pasangan Cabup dan Cawabup Sintang

    • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Satpol PP Kabupaten Sintang menyatakan siap melakukan pengamanan pada pelaksanaan kampanye terbuka yang akan dilakukan masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sintang. “Terkait kampanye terbuka, secara tugas dan fungsi kita selalu siap ya. Dan kami juga sudah menyiapkan kebutuhan personel pada pelaksanaan kampanye terbuka nantinya,” kata Kasat Satpol PP Sintang, Siti Musrikah […]

  • Lokasinya Belum Final, Pemprov Kalbar Siapkan Rp2 Miliar Bangun Kantor Gubernur dan DPRD Kapuas Raya

    Lokasinya Belum Final, Pemprov Kalbar Siapkan Rp2 Miliar Bangun Kantor Gubernur dan DPRD Kapuas Raya

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lokasi Kantor Gubernur dan DPRD bakal calon Provinsi Kapuas Raya hingga saat ini belum final. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Sintang mengusulkan tiga opsi pilihan. Opsi pertama, di Rumah Sakit Agape. Kedua, Penyangka. Ketiga di Jerora. “Itu tiga lokasi yang kita usulkan,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno, Selasa (22/1/2019). Kendati demikian, Jarot mengaku bahagia dengan […]

expand_less