Breaking News
light_mode

Alhamdulillah, Surau AL-A’LA Mendapat Perhatian Pemkab Sintang

  • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar –Alhamdulillah. Pemkab Sintang akhirnya memperhatikan Surau Al-A’la,” ucap syukur Wakil Ketua Pengurus Surau Al-A’la, Sukasno, saat ditemui Lensakalbar.com, di Dusun Sapta Bedang, Desa Ampar Bedang, Kecamatan Binjai Hulu, Jumat (11/1/2019) petang.

Pada Senin (27/8/2018) lalu. Surau Al-A’la dikeluhkan tidak pernah sama sekali disentuh bantuan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang dan pihak manapun. Berbagai harapan pun terlontarkan dari bibir masyarakat setempat. Terutama minta diperhatikan dan dipedulikan.

Mengingat surau tersebut merupakan satu-satunya sarana dan prasarana yang dijadikan umat muslim setempat sebagai rumah ibadah dalam melaksanakan shalat lima waktu.

Kendati bangunnya hanya berukuran mungil 4 X 4 meter. Surau Al- A’la dapat menampung 25 jamaah yang dibagi dalam empat sab saat melaksanakan shalat berjamaah.

Mirisnya, tatkala waktu Magrib tiba. Suara adzan nyaris tak kedengaran di rumah penduduk setempat. Mengapa tidak?, Karena surau itu terletak di wilayah yang belum teraliri listrik dari PT PLN (Persero) sejak puluhan tahun silam.

Sebuah pelita dan senter ukuran kecil pun diandalkan jamaah surau itu, sebagai cahaya penerangan untuk melaksanakan shalat. “Surau ini dulunya dibangun sejak tahun 2009 silam dengan swadaya masyarakat setempat. Sejak awal dibangun sampai tanggal 27 Agustus 2018 lalu, belum pernah diperhatikan dan dipedulikan. Baik itu Pemerintah Kabupaten Sintang dan pihak manapun. Bahkan kondisi bangunannya sangat memprihatinkan,” cerita Sukasno.

Tetapi, Jumat ( 11/1/2019) sekitar pukul 17.25 WIB. Masyarakat yang tinggal di Dusun Sapta Bedang mengucapkan syukur “Alhamdulillah” kepada Allah SWT. Tatkala melihat rombongan Pemerintah Kabupaten Sintang yang dipimpin langsung oleh anggota DPRD Sintang, Syahroni menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp25 juta kepada Ketua Pengurus Surau Al-A’la.

“Surau Al-A’la mendapatkan bantuan uang sebesar Rp25 juta dari Pemkab Sintang. Bantuan yang diterima akan dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujarnya.

Rencanyanya, kata Sukasno, Surau Al-A’la akan direlokasi ke tempat yang baru dengan luas lahan 10 x 10 meter. Mengingat letak bangunan surau itu tepat di bibir Sungai Kapuas. Sehingga tidak terjamin keamanannya.

“Rencanyanya akan kita relokasi tidak jauh dari bangunan ini. Yang jelas tidak di bibir Sungai Kapuas,” katanya.

Apakah Surau Al-A’la akan dibangun dengan pondasi beton dan cor semen. Atau kembali 100 persen menggunakan material kayu?

“Kita akan musyawarahkan dulu dengan semua pengurus surau. Kalau dananya cukup untuk pondasi beton, mengapa tidak. Yang jelas kita akan putuskan setelah musyawarah bersama seluruh pengurus surau,” katanya.

Apabila hanya mengandalkan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Sintang, tambah Sukasno, tidak akan cukup untuk membangun pondasi beton dan cor semen. Karena untuk mewujudkannya butuh dana besar. Seandainya tidak ada bantuan dari pihak lain kedepanya. Maka pilihan alternatifnya adalah menggunakan material kayu 100 persen. Seperi bahan bangunan asalnya.

“Kalau hanya mengharapkan dana itu saja, kita bikin seperti seperti biasa saja. Bentuknya jelas akan berubah dan lebih resprestatif untuk digunakan sebagai rumah ibadah umat muslim,” ujarnya.

Berharap Bangunan Surau Al-A’la Berdiri Lebih Layak

Anggota DPRD Sintang, Syahroni mengatakan bantuan yang diberikan Pemerintah Sintang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapannya, ketika bangunan itu direlokasi ketempat yang baru, dapat berdiri dengan kokoh dan layak, sehingga dapat diperuntukan sebagai rumah ibadah umat muslim yang lebih representatif.

Syahroni mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang telah berkomitmen membangun sarana ibadah, karena sesuai dengan program visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang.

“Jadi tujuan Pemkab Sintang itu ingin memberikan rasa nyaman dan bersikap adil bagi umat beragama di Sintang. Artinya, tidak hanya surau dan masjid saja yang dibantu. Tapi gereja juga dibantu. Itulah bentuk komitmen nyata Pemkab Sintang di era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sintang, Jarot-Askiman,” tutup legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Sukseskan PK21 di Sintang

    Ayo Sukseskan PK21 di Sintang

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto melaunching Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2021 di Kabupaten Sintang, di Pendopo Bupati Sintang Kamis (1/4/2021). Pendataan Keluarga Tahun 2021 mengambil tema “Pendataan, Awal Perencanaan Pembangunan Keluarga”. Hadir dalam launching tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang Ny Maria Magdalena, Forkopimda, perwakilan OPD, dan Kader Pendata. Pendataan Keluarga Tahun 2021 […]

  • Mepawah Masuk Zona Orange Covid-19

    Mepawah Masuk Zona Orange Covid-19

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabupaten Mempawah masuk dalam kategori zona orange dari 11 kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Hal tersebut terungkap dalam update zona peta wilayah penyebaran Covid-19 yang diterbitkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar pada 12 Oktober lalu. Dengan demikian, berdasarkan data tersebut, hingga kini tidak ada lagi kabupaten/kota yang meraih zona hijau, termasuk di Mempawah. Juru Bicara […]

  • Kasat Reskrim: Polres Sintang Tidak Main-main dengan PETI!

    Kasat Reskrim: Polres Sintang Tidak Main-main dengan PETI!

    • calendar_month Ming, 7 Okt 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepolisian Resor (Polres) Sintang mengaku telah melakukan penindakan terkait aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Buktinya, Januari – Oktober 2018 Polres Sintang menangani 19 kasus PETI. Dari 19 kasus PETI yang ditanganinya, menghasilkan 27 tersangka. ” Saat ini sudah masuk ke tahap P21 dan tahap II,” ujar Kasat Reskrim Polres […]

  • Orangtua Diimbau Waspada Penyakit Hepatitis Akut Misterius

    Orangtua Diimbau Waspada Penyakit Hepatitis Akut Misterius

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengimbau masyarakat khususnya orang tua mengantisipasi penyebaran hepatitis akut yang dilaporkan cukup membahayakan bagi anak. Olehkarenanya, pemerintah daerah diminta bekerja cepat dalam memonitor dan mengatasi penyakit tersebut. “Peran orang tua sangat penting dalam menghadapi hepatitis akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini. Salah satu […]

  • Sekwan Jadi Jembatan Eksekutif-Legislatif

    Sekwan Jadi Jembatan Eksekutif-Legislatif

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Mensinergiskan Eksekutif (Kepala Daerah) dengan Legislatif (DPRD) merupakan hal yang mutlak dilakukan Sekretaris DPRD (Sekwan). Termasuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. “Terus terang saja, posisi Sekwan ada yang bilang kaki dua. Satu kaki sebagai stafnya Bupati, satunya lagi secara operasional bekerja pada Pimpinan Dewan,” kata Abdurrani, Sekwan Sintang, ketika ditemui di ruang kerjanya, […]

  • Tinjau Lokasi Selokan Air di Sungai Batang, Bupati Minta PUPR Lakukan Kajian Matang

    Tinjau Lokasi Selokan Air di Sungai Batang, Bupati Minta PUPR Lakukan Kajian Matang

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Guna mengatasi persoalan banjir, Bupati Mempawah, Hj Erlina didampingi Kepala Dinas PUPR Mempawah dan Kepala Desa Sungai Batang meninjau rencana lokasi pembangunan selokan/aliran air yang ada di Desa Sungai Batang, pada Senin (19/7/2021). Kepala Desa Sungai Batang melihatkan kepada Bupati Erlina rencana lokasi pembangunan aliran air. Menurutnya, aliran air tersebut sangat diperlukan karena […]

expand_less