Breaking News
light_mode

Alhamdulillah, Korban Banjir di Jelai Hulu dan Tumbang Titi Dibanjiri Bantuan

  • calendar_month Ming, 3 Sep 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Ketapang tidak menutup mata terkait bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Jelai Hulu dan Tumbang Titi.

Pasalnya, Minggu (3/9) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial Kabupeten Ketapang, pihak perusahaan dan lembaga sosial lainya turun tangan dalam menyalurkan bantuan sembako untuk korban banjir di dua kecamatan tersebut.

Bantuan sembako yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban korban banjir.

“Meski bantuan yang diberikan tidak setimpal dengan apa yang para korban alami. Tetapi kami berharap bantuan yang disalurkan dapat bermanfaat untuk korban banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, Gusti Indra Kusuma, ketika dihubungi via WhatsApp messenger.

Untuk pendistribusian bantuan sembako itu pun, kata Gusti, tidak terjadi kendala. Sebab, pendistribusian sembako langsung diterima oleh pihak Pemerintah Desa dan pihak kecamatan.

” Bantuan yang diberikan langsung kita simpan di posko yang sudah dibangun. Kemudian, pihak desa dan kecamatan yang akan menyalurkan langsung kepada penduduk yang menjadi korban banjir,” katanya.

Kemudian, tambah Gusti, penyaluran sembako itu juga berjalan dengan cepat. Bahkan ada beberapa korban banjir yang sudah menerima bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan sejumlah lembaga sosial lainya.

“Penyaluranya sesuai dengan data korban banjir. Pihak desa dan kecamatan lah yang lebih rill mengetahui berapa jumlah korban banjir di dua kecamatan itu,” tuturnya.

Gusti berharap bantuan sembako yang diberikan untuk korban banjir dapat tersalurkan dengan tepat sasarannya. Sehingga, korban banjir merasa terbantu.

“Pemerintah tidak menutup mata. Kami selalu berupaya dan mencoba hadir ditengah segala persoalan yang sedang dialami oleh masyarakat. Harapan kita bantuan yang diberikan dapat tersalurkan dan diterima langsung oleh para korban banjir,” kata Gusti.

Gusti juga mengapresiasi aksi sigap pemerintah desa, kecamatan, kepolisian dan lembaga sosial lainya dalam menangani bencana banjir hingga pendistribusian bantuan. Sebab, BPBD Ketapang tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani bencana banjir.

“Sangat saya apresiasi aksi sigap mereka. Karena dengan kerja bersama kita dapat menangani bencana banjir tanpa ada korban jiwa. Meski terjadi beberapa rumah penduduk yang mengalami kerusakan berat, namun tidak terlalu signifikan,” kata Gusti. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musrenbang 2023, Bupati Jarot Klaim Pembangunan “Sintang” Meningkat

    Musrenbang 2023, Bupati Jarot Klaim Pembangunan “Sintang” Meningkat

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2023 dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Selasa (14/3/2023). Kegiatan Musrenbang Kabupaten Sintang yang berlangsung di Gedung Pancasila inipun dihadiri Gubernur Kalbar, H Sutarmidji didampingi Ketua DPRD Provinsi Kalbar M Kebing L. Bupati Sintang, Jarot Winarno ketika membuka dan memberikan sambutannya pada […]

  • Kunker Bupati Erlina ke Kecamatan, Ajak Sinkronisasi Program Pembangunan

    Kunker Bupati Erlina ke Kecamatan, Ajak Sinkronisasi Program Pembangunan

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Belakangan ini, Bupati Mempawah, Hj Erlina melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah. Sebelumnya, kunjungan kerja dilakukan di Kecamatan Segedong dan Jongkat. Kedua, di Kecamatan Anjongan dan Sungai Pinyuh. Nah, Senin (30/1/2023), orang nomor satu di Bumi Galaherang ini melanjutkan kunjungan kerjanya di Kecamatan Mempawah Hilir dan Mempawah […]

  • TP-PPK Sarankan Satu Telur Satu Hari untuk Tumbang Anak

    TP-PPK Sarankan Satu Telur Satu Hari untuk Tumbang Anak

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebanyak 200 anak Sekolah Dasar (SD) hadir dalam acara Gerakan Makan Telur dan Produk Olahan Asal Hewan bertemakan “Protein Cukup, Generasi Tumbuh Sehat dan Cerdas” yang digagas Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia Tahun 2022. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Dinas Perkebunan […]

  • Rumah Dinas Guru Pedalaman Butuh Sentuhan

    Rumah Dinas Guru Pedalaman Butuh Sentuhan

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sekertaris Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Melkianus meminta pemerintah daerah agar memperhatikan keberadaan dan kelayakan rumah dinas tenaga pendidik atau guru, khususnya di wilayah pedalaman. “Ini penting untuk diperhatikan juga ya, karena sebagai penunjang para tenaga pendidik atau guru agar bisa betah dan bisa melakukan tugasnya dengan nyaman, sehingga […]

  • Percepat Pemerataan Layanan Listrik

    Percepat Pemerataan Layanan Listrik

    • calendar_month Ming, 13 Mei 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dengan bergantinya pucuk pimpinan tertinggi di tubuh PLN Cabang Sintang baru-baru ini, berbagai kalangan berharap dilakukan percepatan pemerataan pelayanan listrik di Kabupaten Sintang. “Merata sampai ke daerah perdesaan, khususnya desa-desa pesisir,” kata Anggota DPRD Sintang, Hamzah Sopian, kemarin. Ia mengungkapkan, sebagian besar kawasan pesisir, seperti Kelurahan Batu Lalau, Desa Tanjung Kelansam dan sekitarnya, […]

  • Ruas Jalan Pedadang-Semubuk Semakin Parah!

    Ruas Jalan Pedadang-Semubuk Semakin Parah!

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ruas jalan Pedadang – Semubuk, Kecamatan Ketungau Hilir semakin parah dan memprihatinkan. Akibatnya, masyarakat yang melewati ruas jalan itu, terpaksa harus membayar Rp10 ribu. Baik itu kendaraan roda dua maupun roda empat. Olehkarenanya, masyarakat sangat berharap ruas jalan itu, agar dapat ditangani secepat mungkin. Jika tidak, kondisinya akan semakin parah. Dampaknya akses utama […]

expand_less