Breaking News
light_mode

Alhamdulillah, Jalan Masuk dan PJU ke TPA Bakau Besar Laut Dibangun Tahun Ini

  • calendar_month Rab, 26 Feb 2020
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Masyarakat yang terdampak wacana pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Bakau Besar Laut, Kecamatan Sungai Pinyuh dapat bernafas lega. Pasalnya jalan dan lampu penerangan jalan  (PJU) menuju TPA yang sudah lama dinantikan pembangunanya oleh masyarakat setempat sebentar lagi akan segera terwujud.

“Pertama saya minta lampu jalan secepatnya, bagaimana pun caranya kita carikan solusi. Begitu juga dengan infrastruktur jalan masuk TPA, kalau bisa jangan menunggu 2021 lagi tapi tahun ini kita usahakan di APBD Perubahan, kasian masyarakat kita,” kata Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi.

Wabup menilai wajar masyarakatnya selalu mengeluh minta dibangun ini itu dan diperhatikan. Sebab kondisi dilapangan memang memprihatinkan dan butuh sentuhan pembangunan.

“Tolong Bappeda dan Dinas PU dua persoalan ini diakomodir sepanjang tidak melanggar aturan. Wajar orang bakau ini mencak-mencak. Saya kalau jadi orang bakau mencak -mencak gak,” ucapnya.

Beberapa program pembangunan yang digagas, lanjut Wabup, tentunya bagian dari implementasi mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat dalam mencapai taraf kesejahteraan.

Selain itu, dalam pembangunan infrastruktur juga akan menimbulkan dampak penciptaan lapangan kerja. Lalu infrastruktur bisa menciptakan titik-titik pusat pertumbuhan ekonomi yang baru.

Pemerintahannya, kata Wabup, saat ini tengah berupaya agar tidak ada warga negara yang merasa menjadi warga negara kelas dua atau kelas tiga. Sebab semuanya adalah warga negara Republik Indonesia, termasuk seluruh rakyat di Kabupaten Mempawah. Semuanya, setara mendapatkan manfaat dari pembangunan itu.

Komitmen tersebut terus dibangunnya agar apa yang menjadi visi misi di era pemerintahannya dapat tercapai. Terutama menjadikan Mempawah cerdas, mandiri, dan terdepan.

Nah, untuk membangun dengan adil dan merata di segala bidang, tentunya tidak semudah membalik telapak tangan, mesti dilakukan secara bertahap dan melalui penilaian skala prioritas suatu daerah.

“Pemerintah daerah juga sangat memperhatikan aspirasi dan masukan dari masyarakat. Intinya, prioritas pemerintah daerah melaksanakan pembangunan dengan mempertimbangkan rasa keadilan dan pemerataan,” pungkas Wabup. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Sintang Dukung Gubernur Cabut Izin Perusahaan yang Beli TBS di Bawah Harga Standar

    Dewan Sintang Dukung Gubernur Cabut Izin Perusahaan yang Beli TBS di Bawah Harga Standar

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Heri Jambri mendukung kebijakan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) mencabut izin perusahaan perkebunanan kelapa sawit, apabila ditemukan membeli tandan buah segar (TBS) di bawah harga standar yang ditetapkan pemerintah. “Saya dukung pak Gubernur ini,” tegas Heri Jambri, kemarin. Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini […]

  • Air Terjun Nokan Nayan Butuh Fasilitas yang Memadai

    Air Terjun Nokan Nayan Butuh Fasilitas yang Memadai

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata diminta untuk mengambil langkah strategis dalam pengelolaan kawasan wisata, khususnya di air terjun Nokan Nayan, Kecamatan Ambalau. Minimnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara ke lokasi itu disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama soal minimnya infrastruktur jalan menuju lokasi air […]

  • Pontianak Susun RKT Program USAID IUWASH Tangguh

    Pontianak Susun RKT Program USAID IUWASH Tangguh

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota Pontianak kini tengah menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) USAID Indonesia Urban Resilient Water, Sanitation, and Hygiene (IUWASH) Tangguh. Program ini merupakan mempercepat pencapaian tujuan pembangunan Indonesia dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi aman, serta perilaku higiene (WASH) di daerah perkotaan yang rentan dan memperkuat layanan WASH dan pengelolaan sumber daya […]

  • Ajak ASN jadi Teladan Berzakat

    Ajak ASN jadi Teladan Berzakat

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sebagai salah satu Rukun Islam, zakat merupakan kewajiban umat Muslim yang telah memenuhi syarat sebagai muzaki. Dalam momentum bulan Ramadan ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh perangkat daerah untuk mengeluarkan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat maal. Sebab sebagai pimpinan perangkat daerah, kata Edi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) […]

  • DAD dan FKOB Sepakat Berdamai

    DAD dan FKOB Sepakat Berdamai

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Peristiwa berdarah di Kecamatan Segedong berakhir damai. Bupati beserta Forkopimda Kabupaten Mempawah memfasilitasi pertemuan antara masyarakat Bugis dan Dayak, Rabu (15/9/2021) di Kantor Bupati Mempawah. Semua pihak membuat pernyataan sikap dan menandatangani kesepakatan damai. Ada tiga pernyataan sikap dalam kesepakatan damai yang dibacakan oleh Ketua III Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah, Rapinus […]

  • Akibat Jembatan Lapuk, Siswi SDN 2 Nanga Tebidah Jatuh ke Sungai

    Akibat Jembatan Lapuk, Siswi SDN 2 Nanga Tebidah Jatuh ke Sungai

    • calendar_month Sen, 14 Jan 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Siswi SDN 2 Nanga Tebidah, Kecamatan Kayan Hulu, jatuh ke sungai saat melintasi jembatan gantung yang sudah lapuk, Senin (14/1/2019) pagi. Jembatan gantung tersebut menghubungkan Desa Nanga Tebidah ke Desa Entogong. Siswi SDN 2 Nanga Tebidah itu adalah Kristin Victoria (7). “Ya, benar ada seorang siswi SDN 2 Nanga Tebidah jatuh dari jembatan […]

expand_less