Breaking News
light_mode

Pemkab Tetapkan HET Elpiji 3 Kg

  • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi menetapkan harga eceran tertinggi (HET) elpiji tiga kilogram. Penetapan itu tertuang dalam salinan Keputusan Bupati Kubu Raya Nomor 556/DKUMPP/2019 tentang Harga Eceran Tertinggi Liquefied Petroleum Gas Tabung Tiga Kilogram pada Tingkat Pangkalan untuk Radius di Dalam dan di Atas Enam Puluh Kilometer dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji.

HET yang ditetapkan di setiap kecamatan dan desa berbeda-beda. Tergantung biaya transportasi, operasional suplai, dan marjin keuntungan pangkalan. Harga di Kecamatan Sungai Raya berkisar Rp 16.500-Rp 22.000. Kecamatan Batu Ampar Rp 21.000-Rp 24.000. Kecamatan Terentang Rp 17.500-Rp 25.000. Kecamatan Kubu Rp 17.000-Rp 21.000. Kecamatan Teluk Pakedai Rp 20.000-Rp 22.000. Kecamatan Sungai Kakap Rp 16.500-Rp 21.000. Kecamatan Sungai Ambawang Rp 16.5000-Rp18.5000.000. Kecamatan Kuala Mandor B Rp 17.500. Kecamatan Rasau Jaya Rp 16.500.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Nora Sari Arani mengatakan, SK HET elpiji terbit untuk menyikapi masalah kelangkaan elpiji khususnya di daerah-daerah terpencil di Kabupaten Kubu Raya.

“Lahirnya SK ini berkat kerja sama seluruh pihak baik pemerintah daerah, Pertamina, DPRD, pengusaha, dan para camat dengan memerlukan proses yang sangat panjang. Sehingga ketika SK ini dikeluarkan tidak ada pihak-pihak yang dirugikan,” terang Nora saat kegiatan Sosialisasi SK HET Elpiji Tiga Kilogram Bersubsidi di Ruang Rapat Bupati Kubu Raya, Kamis (8/8/2019).

Nora menerangkan, sejak awal terjadi kelangkaan elpiji tiga kilogram pada beberapa waktu lalu, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan telah mengambil sejumlah langkah awal strategis. Di antaranya mengeluarkan surat imbauan tentang pemakaian elpiji tiga kilogram bagi usaha mikro dan masyarakat kecil. Menurut Nora, SK HET elpiji tiga kilogram merupakan satu di antara bentuk perwujudan visi pemerintah daerah KKR.

“Memang salah satu tujuan dari SK bupati ini adalah untuk menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Sementara, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses penetapan HET elpiji tiga kilogram.

Menurutnya, penetapan HET adalah upaya untuk memberikan pelayanan dan peluang terbaik kepada masyarakat. Ia menyatakan pemerintah daerah komit menyikapi setiap fenomena yang terjadi di masyarakat.

“Sekecil apapun kita antisipatif dan responsif dengan lebih cepat. Sehingga tidak menimbulkan kekeliruan persepsi dan malah terbiarkan. Nanti malah bisa menimbulkan gejolak yang negatif,” sebutnya.

Muda mengungkapkan penetapan HET berdasarkan hasil diskusi panjang dengan lintas sektor terkait. Dari diskusi tersebut, ditemukan kesepahaman untuk menentukan langkah-langkah yang berhubungan dengan elpiji tiga kilogram di Kabupaten Kubu Raya.

Menurutnya, proses panjang penetapan HET terjadi mengingat luasnya wilayah Kubu raya yang memiliki 9 kecamatan dan 118 desa dengan jumlah rumah tangga yang cukup besar.

“Tentu kebutuhan gas elpiji tiga kilogram ini merupakan kebutuhan yang sangat strategis bagi masyarakat di Kubu Raya. Wilayah perairan di Kubu Raya juga menjadi tantangan tersendiri. Maka apa yang sempat terjadi misalnya di Kecamatan Batu Ampar menyangkut kelangkaan elpiji kita anggap sebagai titik berangkat justru untuk mengantisipasi segala hal ke depan,” tuturnya.

Muda mengatakan pemerintah daerah akan terus memetakan jumlah kebutuhan elpiji di masyarakat. Hal itu karena angka penduduk, kepala keluarga, dan permukiman bersifat dinamis. Begitu pula dengan momen-momen khusus di mana kebutuhan dan permintaan elpiji dapat meningkat. Menurutnya, penetapan HET sangat penting agar ada kepastian bagi masyarakat, agen, pangkalan, dan pengusaha jasa angkutan.

“Dan jika ada fenomena di lapangan, akan menjadi hal yang kita evaluasi ke depan. Supaya informasinya tidak keliru. Kita akan tetap memonitor bersama semua pihak termasuk masyarakat,” sebutnya.

Muda mengungkapkan penetapan HET dilakukan setelah proses alot yang melibatkan para camat, perwakilan desa, dan pihak terkait lainnya. Dalam pertemuan, semua item biaya telah diperhitungkan sejak harga awal di tingkat agen.

“Nah, di sinilah yang sebetulnya perlu terus kita sosialisasikan dan berikan pemahaman kepada masyarakat. Bahwa tentu antardesa punya karakteristik jarak, medan, dan tingkat kesulitan dalam suplai yang berbeda-beda dan berpengaruh kepada harga yang berbeda pula,” jelasnya.

Senior Supervisor Branch Marketing Support Pertamina Kalbar, Ida Irma Suryani, mengatakan penetapan HET elpiji untuk radius di luar 60 kilometer ditentukan oleh bupati di masing-masing daerah.

Menurut dia, penetapan HET merupakan kepastian usaha untuk para agen dan pangkalan sehingga tidak merugi. Begitu pun masyarakat tetap mendapatkan elpiji dengan harga yang terjangkau dan suplai agen juga tidak dirugikan.

“Alhamdulillah Bupati Kubu Raya sudah menentukan HET untuk masing-masing desa di Kubu Raya. Insya Allah ini adalah salah satu hasil dari evaluasi kita dari kejadian-kejadian yang telah lalu termasuk di Kecamatan Batu Ampar. Jadi kita terus lakukan improvement baik dari Pertamina, pemerintah kabupaten, juga pengusaha yang terhimpun dalam Hiswana Migas,” terangnya.

Terkait kemungkinan adanya oknum pangkalan yang menjual di atas HET, Ida menyatakan Pertamina mempunyai mekanisme pembinaan hingga penindakan. Mulai dari pemberian peringatan hingga pemutusan hubungan usaha dengan pangkalan.

“Menjelang Iduladha kami mempunyai satuan tugas atau satgas. Mulai 9-13 Agustus kami dalam masa satgas. Jadi dalam masa ini kami perbanyak pasokan dan juga pemantauan ke lapangan lebih intens,” ungkapnya.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kubu Raya Teguh Wibowo mengapresiasi terbitnya SK HET elpiji tiga kilogram. Ia menilai HET elpiji tiga kilogram sangat terjangkau oleh masyarakat sekaligus tidak menyulitkan pengusaha. Dirinya berharap ke depan kelangkaan elpiji di Kubu Raya tidak terulang.

“Komisi II DPRD Kubu Raya pasti mendukung karena kami perwakilan rakyat. Mudah-mudahan hasil ini hasil yang terbaik untuk kepentingan masyarakat banyak. Dan khusus tiga kilogram ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu dan usaha kecil. Dengan begitu kelangkaan elpiji bisa diredam,” ucapnya. (Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ombudsman Apresiasi Upaya Pemkot Jaga Stabilitas Harga Sembako

    Ombudsman Apresiasi Upaya Pemkot Jaga Stabilitas Harga Sembako

    • calendar_month Rab, 13 Apr 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Agus Priyadi mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam menjaga harga barang pokok yang tetap stabil saat Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Hal itu diungkapkannya usai audiensi bersama Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Rabu (13/4/2022) di Ruang VIP Wali Kota. “Kita koordinasi dengan Pak Wali […]

  • Edi Minta Penyusunan RPD Jawab Masalah Strategis

    Edi Minta Penyusunan RPD Jawab Masalah Strategis

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya memperbaiki pengelolaan internal mulai dari sektor pemerintahan, seperti penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) untuk tahun 2024-2026. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengakui dalam penyusunan kembali RPD masih banyak komponen yang perlu dievaluasi. “Sebelumnya sudah direvisi sebenarnya, tapi hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • Anak TK Serbu Mapolres Sintang, Kapolres Sanny Ajak Belajar jadi Polisi Cilik

    Anak TK Serbu Mapolres Sintang, Kapolres Sanny Ajak Belajar jadi Polisi Cilik

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Suasana Mapolres Sintang mendadak riuh penuh tawa pada Kamis (13/11/2025) pagi. Puluhan anak dari TK Insan Mulia “menyerbu” markas polisi untuk belajar dan bermain bersama Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo dalam kegiatan “Polisi Sahabat Anak”. Kegiatan edukatif ini menjadi upaya Polres Sintang menanamkan disiplin, wawasan kebangsaan, dan rasa cinta kepada Polri sejak usia […]

  • Fokus Keluar dari Zona Merah, PPKM Pontianak Diperketat!

    Fokus Keluar dari Zona Merah, PPKM Pontianak Diperketat!

    • calendar_month Rab, 30 Jun 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Tim Satgas Covid-19 Kota Pontianak memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai 1 Juli 2021. Keputusan ini diambil memperhatikan kondisi Kota Pontianak yang terkategori zona merah Covid-19. Selain itu juga sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Mikro, yang ditindaklanjuti Instruksi Satgas Covid-19 Kalbar tentang […]

  • Vaksinasi Lansia di Sintang Baru Capai 2,2 Persen
    OPD

    Vaksinasi Lansia di Sintang Baru Capai 2,2 Persen

    • calendar_month Jum, 21 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Vaksinasi terhadap lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Sintang baru mencapai 2,2 persen. Redahnya penyerapan vaksinasi ini dikarenakan minimnya stok vaksin yang tersedia di kabupaten itu. “Untuk lansia kita baru 2,2 persen. Intinya kalau stok vaksin ada, persentase lansia yang divaksinasi juga besar,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Jumat (21/5/2021). Berdasarkan […]

  • Edi Cetak Dua Gol Lawan Journalist FC

    Edi Cetak Dua Gol Lawan Journalist FC

    • calendar_month Sel, 28 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dua gol dari tendangan kaki kanan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersarang di gawang Journalist FC pada pertandingan persahabatan antara PS Pemkot Pontianak dengan Jounalist FC di Lapangan Keboen Sajoek Pontianak, Selasa (28/7/2020). Dengan nomor punggung 17, Edi mampu mengantarkan bola ke gawang lawan. Dua gol balasan juga berhasil dicetak oleh kesebelasan […]

expand_less