Breaking News
light_mode

Bursa Inovasi Desa Wujudkan Desa maju dan Mandiri

  • calendar_month Sen, 5 Agu 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Wakil Bupati Mempawah, H Muhammad Pagi membuka secara resmi kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster II di Gedung Serbaguna Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Senin (5/8/2019).

Acara yang diselenggarakan secara mandiri oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) ini juga dihadiri oleh Camat Segedong, Camat Sungai Pinyuh, Camat Siantan dan Kordinator Tenaga Ahli  Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta aparatur pemerintahan desa dan perwakilan masyarakat desa.

Ketua Tim Pelaksana BID Cluster II, M Thohir menjelaskan, kegiatan BID ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi desa yang telah dilaksanakan kepada masyarakat luas, baik di bidang pembangunan Infrastruktur, Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kewirausahaan atau perekonomian.

Sementara itu, Kordinator Tim Ahli Provinsi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI, Drs. Jasmani mengapresiasi kegiatan BID yang diilakukan oleh TPID secara mandiri. Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk mengukur kinerja desa dan mengangkat nama desa dapat bersaing ke level nasional.

“Alhamdulillah, tahun ini salah satu desa di Kabupaten Mempawah termasuk dalam menu nasional dari inovasi desa yang telah diciptakan, yaitu desa mendalok. Namun, saat ini masih perlu kita kawal bersama agar persyaratan yang dibutuhkan terpenuhi, sehingga mendapat bantuan dari Kemendes PDTT,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Mempawah H Muhammad Pagi dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan BID ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran dan pertukaran informasi bagi desa dalam lingkup pembangunan dan pemberdayaan desa.

“BID ini diharapkan jadi pintu masuk dalam upaya mensinergikan program-program pembangunan pemberdayaan masyarakat desa lainnya. Baik yang diinisiasi oleh pemerintah Pusat, maupun dari Pemerintah Kabupaten Mempawah,” ucapnya.

Lebih jauh, ia berpesan kepada peserta bursa inovasi desa 2019 untuk dapat menampilkan menu bursa yang sesuai dengan karakteristik dan potensi desa masing-masing.

“Saya harap kegiatan bursa inovasi desa ini membawa semangat membangun desa yang maju, mandiri dan dapat di aplikasikan dilapangan, sehingga nama Kabupaten Mempawah menjadi harum dan dikenal di tingkat Nasional maupun Internasional dengan Inovasi-inovasi desanya,” ujarnya. (Humpro)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDAM dan Bank Pasar Ganti Nama

    PDAM dan Bank Pasar Ganti Nama

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak ke DPRD Kota Pontianak. Kelima Raperda itu adalah Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Khatulistiwa Pontianak, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Pajak Daerah Kota Pontianak, Penyertaan modal Pemkot Pontianak pada Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa dalam rangka Program Hibah Air Minum […]

  • 19 Kafilah Pontianak Melaju ke Final

    19 Kafilah Pontianak Melaju ke Final

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) XXX di Kabupaten Ketapang terus bergulir. Peserta dari beberapa cabang bersaing untuk merebut juara. Sementara hingga Kamis (10/11/2022) pagi, 19 peserta Kafilah Kota Pontianak berhasil lolos mengikuti babak final. Sekretaris Kafilah Kota Pontianak pada MTQ Provinsi Kalbar 2022, Akhmad Nurdin menerangkan bahwa dalam […]

  • Berharap Dukungan Pempus Bangun Rangka Baja Jembatan Ketungau II

    Berharap Dukungan Pempus Bangun Rangka Baja Jembatan Ketungau II

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Anggota DPRD Sintang, Heri Jamri mengaku telah bertemu langsung dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Pertemuannya juga membahas pembangunan Jembatan Ketungau II. “Kita berharap, Pemerintah Pusat (Pempus) dapat membantu dalam menyelesaikan rangka baja jembatan tersebut. Karena, Kebutuhan membangun jembatan sangat besar. Cukup berat kalau hanya mengandalkan APBD Sintang,” katanya. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Sintang […]

  • Harga Elpiji Melon Tembus Rp50 Ribu

    Harga Elpiji Melon Tembus Rp50 Ribu

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2017
    • 1Komentar

    LensaKalbar – Mahalnya harga Liquefi ed Petroleum Gas (LPG) tabung 3 Kilogram atau Elpiji Melon kerap dirasakan warga perbatasan di Kabupaten Sintang. Sejak September lalu, sudah mencapai Rp50 Ribu per tabun. “Harga Elpiji 3 Kilogram tidak pernah murah. Selalu mahal,” kata A Murjani, Ketua Kelompok Informasi Masyarakat Perbatasan, kemarin. Murjani mengungkapkan, ketimpangan harga Elpiji Indonesia […]

  • 17 Titik Ruas Jalan Ibukota Kabupaten Sintang Rawan Tergenang

    17 Titik Ruas Jalan Ibukota Kabupaten Sintang Rawan Tergenang

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2017
    • 4Komentar

    LensaKalbar – Rusaknya jalan, salah satunya karena selalu tergenang ketika hujan deras mengguyur. Di Ibukota Kabupaten Sintang saja tercatat 17 titik yang rawan tergenang. “Di antaranya kawasan Simpang Lima dan dekat Pengadilan,” ungkap Mursalin, Sekertaris Dinas Pekerjaan (PU) Kabupaten Sintang,kemarin. Mursalin menjelaskan, 17 titik yang rawan tergenang tersebut dipicu kurang lancarnya saluran air (drainase). “Air […]

  • Masih Gunakan Elpiji 3kg, Pelaku Usaha akan Disanksi

    Masih Gunakan Elpiji 3kg, Pelaku Usaha akan Disanksi

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana mengatakan terhadap para pemilik usaha yang terjaring penertiban elpiji tiga kilogram, pihaknya masih melakukan pembinaan dengan mengamankan tabung gas tersebut. Olehkarenanya, Satpol PP bekerjasama dengan Pertamina dan agen elpiji memfasilitasi pemilik usaha untuk menukarkan tabung elpiji tiga kilogram yang diamankan pihaknya dengan tabung elpiji non subsidi 5,5 […]

expand_less