Breaking News
light_mode

LPG 3 Kg Langka ? Disperindag Akan Datangi SPBE

  • calendar_month Ming, 3 Sep 2017
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Menyikapi kondisi LPG 3 Kg yang disebut – sebut langkah oleh sejumlah kalangan masyarakat Kabupaten Sintang. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagKop dan UKM) Sintang, Sudirman menyatakan, Senin (4/9) pihaknya akan melakukan pengecekan langsung di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Sintang.

“Pemerintah tidak akan berdiam diri menyikapi kelangkaan LPG 3 Kg ditengah masyarakat. Ini kebutuhan yang harus dipenuhi,” kata KadisperindagKop dan UKM Sintang, Sudirman, Minggu (3/9).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, kata Sudirman, kelangkaan LPG 3 Kg diakibatkan kendala distribusi. Faktor cuaca mengakibatkan pengiriman menjadi tidak lancar. Sehingga pasokan menjadi sedikit mengalami keterlambatan dalam pengirimannya.

“Pasokannya kurang dan keterlambatan pengangkutan disebabkan cuaca. Yang jelas Senin (4/9) kita akan check langsung  di SPBE dan mempertanyakan apa yang menjadi kendala sebenarnya,” katanya.

Terpisah, Pemilik Pangkalan LPG 3 Kg Aneka Cipta Lestari, H. Edy Jumriadi menampik jika terjadi kelangkaan LPG 3 Kg di Kota Sintang.

“LPG 3 Kg tidak langka. Buktinya Aneka Cipta Lestari terus menyalurkan LPG 3 Kg di beberapa titik Kecamatan Sintang,” kata H. Edy Jumriadi.

Edy mengaku, pihaknya setiap hari mendistribusikan sebanyak 1.120 tabung LPG 3 Kg perhari. 1.120 tabung itu pun tersebar di beberapa kecamatan seperti, Kecamatan Sintang, Dedai, Kelam Permai, Tebelian, Merakai, Ketungau Tengah, Nanga Ketungau dan Sepauk.

“Kalau untuk pangkalan Aneka Cipta Lestari semua penyaluran LPG 3 Kg tepat dengan sasaranya. Tidak tahu kalau pangkalan lain,” ujarnya.

Untuk harga LPG 3 Kg pertabung, tambah Edy, SPBE memberikan harga ke pangkalan Rp.14.500,-. Sementara pangkalan mendistribusikan LPG 3 Kg ke toko umum dengan harga Rp. 16.500,- pertabung.

“Rp.16.500,- itu sudah termasuk upah pendistribusian di beberapa kecamatan tadi. Idealnya, toko umum menjual LPG 3 Kg kepada masyarakat dengan harga Rp. 17.500,- pertabung. Namun, jika ditemukan ada yang melebihi harga itu, maka diluar kewenangan kita,” ungkapnya.

Edy mengatakan dalam beberapa bulan terakhir ini memang terjadi lonjakan permintaan ketersediaan pasokan LPG 3 Kg khusus di luar Kecamatan Sintang.

“Seperti Kecamatan Dedai, Tebelian, Ketungau Tengah dan Sepauk, terjadi lonjakan yang signifikan. Apalagi, saat ini banyak kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT RI Ke – 72,” katanya. (Dex)

  • Penulis: lk-02 lk-02

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Pandemi Covid-19, Polres Mempawah dan PPDI Salurkan Sembako untuk Disabilitas

    Di Tengah Pandemi Covid-19, Polres Mempawah dan PPDI Salurkan Sembako untuk Disabilitas

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Sejak minggu pertama Ramadhan, Polres Mempawah telah menyalurkan bantuan sosial berupa sembilan bahan pokok (Sembako) kepada kaum disabilitas yang terdampak virus Corona atau Covid-19. Penyaluran sembako tersebut dilakukan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Mempawah. “Jadi, bantuan sembako ini dari Polres Mempawah untuk kaum disabilitas, kita hanya bantu menyalurkan saja sesuai data yang […]

  • Pedagang Tahu dan Tempe Menjerit Harga Kedelai Naik

    Pedagang Tahu dan Tempe Menjerit Harga Kedelai Naik

    • calendar_month Sel, 1 Mar 2022
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pedagang tahu dan tempe di Pasar Sebukit Rama Mempawah mengeluhkan kenaikan harga jual kacang kedelai. Kenaikan bahan baku pembuatan tahu dan tempe itu menyebabkan pedagang harus mengurangi produksi untuk menghindari kerugian. “Sejak beberapa waktu lalu, harga kedelai terus mengalami kenaikan. Biasanya Rp 400 ribu lebih per karung, sekarang menjadi Rp 600 ribu lebih,” […]

  • Ketua DPRD Pimpin Upacara Peringatan Harjad Kota Sintang ke-659

    Ketua DPRD Pimpin Upacara Peringatan Harjad Kota Sintang ke-659

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang menggelar upacara dalam rangka memperingati hari jadi (Harjad) Kota Sintang ke-659 tahun 2021, di Halaman Kantor Bupati Sintang, Selasa (25/5/2021). Para peserta upacara di wajibkan memakai pakaian batik daerah dan pakaian adat daerah masing-masing. Bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Florensius Ronny, sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang […]

  • Tuntaskan Konflik Pertanahan, Pemkot dan BPN Bentuk Tim Gugus Tugas Reforma Agraria

    Tuntaskan Konflik Pertanahan, Pemkot dan BPN Bentuk Tim Gugus Tugas Reforma Agraria

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kantor Pertanahan Kota Pontianak bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berencana membentuk tim gugus tugas reforma agraria. Selain Kantor Pertanahan, tim ini juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkot Pontianak di antaranya Bappeda, Badan Keuangan Daerah, Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, […]

  • Seminar Internasional Tekstil Hadirkan Itie Van Hout

    Seminar Internasional Tekstil Hadirkan Itie Van Hout

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2019
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang menggelar Seminar Internasional Tekstil di Gedung Pancasila Sintang, Kamis (24/10/2019). Seminar Internasional tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Museum Kapuas Raya dan Hari Museum Indonesia. Seminar tersebut mengusung tema “Peran dan fungsi tekstil atau tenun ikat dalam berbagai kelompok masyarakat”. Seminar internasional Tekstil dihadiri sejumlah pembicara […]

  • Tetap Waspada dan Patuhi Protokol Kesehatan

    Tetap Waspada dan Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jum, 12 Jun 2020
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan meskipun penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak relatif masih bisa terkendalikan, namun masyarakat diminta tidak lengah dan tetap waspada. “Kita tidak boleh lengah dan terus gencar melakukan rapid test. Saat ini kita sudah melakukan rapid test sejumlah 20 ribu orang,” tuturnya, Jumat (12/6/2020). Ia menerangkan, saat ini […]

expand_less