Breaking News
light_mode

Target Tiga Hari, Alhamdulillah Dua Hari Terungkap

  • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
  • comment 0 komentar

LensaKalbar – Ternyata, Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi menargetkan tiga hari pelaku pembunuhan Purwanto (34) harus terungkap. Atensi itupun diberikannya kepada jajaran Satreskrim Polres Sintang.

“Saya kasi target tiga hari. Alhamdulillah sebelum tiga hari pelakunya sudah terungkap,” ucap Kapolres Sintang, AKBP Adhe Hariadi, saat menggelar press rilis-nya di Mapolres Sintang, Jumat (21/6/2019).

Kendati bukan Satreskrim Polres Sintang yang mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan Purwanto. Namun diakui Kapolres, pihaknya telah bekerja semaksimal mungkin dalam mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

“Tapi ini berkat informasi yang sudah kita sebar melalui media cetak, online, dan media sosial. Akhirnya, Kamis (20/6/2019) pelaku berhasil ditangkap di wilayah hukum Polsek Simpang Dua, Ketapang,” katanya.

Olehkarenanya, Kapolres Sintang pun mengucapkan terimakasihnya kepada Polres Ketapang, khususnya Polsek Simpang Dua yang telah membantu Polres Sintang dalam menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

Pelaku, tegas Kapolres, telah resmi menjadi tersangka dan ditahan di Mapolres Sintang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka dijerat Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 Ayat 1 ke 3 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun ataupun seumur hidup,” tegasnya.

Dalam kasus pembunuhan Purwanto, ungkap Kapolres, pihaknya telah memintai keterangan terhadap lima orang saksi. “Semua saksi sudah memberikan keterangannya,” ujarnya.

Menurut Kapolres, motif pembunuhan ini terjadi karena dendam dan sakit hati. Pertama korban dinilai pelaku tidak menyukai kebaradaanya bekerja di perusahaan tersebut. Kedua, soal penggunaan air mandi yang dinilai tidak berurutan.

“Pelaku bekerja di perusahaan itu baru dua Minggu. Sementara korban sudah tiga bulan,” beber Kapolres.

Sebelum peristiwa pembunuhan tersebut terjadi, pelaku dan korban tidak ada terjadi pertengkaran mulut maupun fisik lainnya. Semuanya normal seperti biasanya. Hanya saja, pelaku memendam rasa sakit hatinya itu, sehingga timbul niat untuk menghabisi nyawa korban.

“Antara pelaku dan korban tidak tidak percekcokan,” ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban dalam keadaan sadar, bahkan direncanakan.

“Dalam keadaan sadar melakukan pembunuhan. Tidak ada pengaruh alkohol ataupun hal-hal lainnya,” tegas Kapolres. (Dex)

  • Penulis: Zainuddin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budaya Robo-Robo Pikat Wisatawan Mancanegara

    Budaya Robo-Robo Pikat Wisatawan Mancanegara

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2017
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kegiatan budaya Robo-robo akan digelar selama empat hari, Minggu-Rabu (12-15/11) di Kuala Mempawah. Berbagai ritual, perlombaan tradisional hingga pameran marinir dalam kegiatan tersebut dipastikan akan menarik minat wisatawan mancanegara. Michael Endru, warga asal Australia sengaja datang ke Mempawah sebelum Robo-robo digelar. Setiap tahun, wisatawan asing mengikuti kegiatan kebudayaan tersebut. Dia mengatakan, Indonesia penuh […]

  • DPRD Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian Wabup Mempawah

    DPRD Gelar Rapat Paripurna Pemberhentian Wabup Mempawah

    • calendar_month Sel, 6 Feb 2024
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Wakil Bupati Mempawah, Selasa (6/2/2024). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Mempawah, Hj Erlina. Di kesempatan tersebut, Bupati Erlina mengatakan bahwa pada tanggal 20 Januari 2024 lalu Kabupaten Mempawah kehilangan salah satu sosok atau putra terbaik yaitu Bapak H Muhammad Pagi yang menjadi […]

  • Wako Edi Optimis Angka Penurunan Stunting Capai Target Nasional

    Wako Edi Optimis Angka Penurunan Stunting Capai Target Nasional

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Deputi Bidang Pelatihan dan Pengembangan BKKBN RI Muhammad Rizal Martua Damanik bersama Kaper BKKBN Kalbar Pintauli Romangasi Siregar bertemu dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang VIP Wali Kota, Selasa (2/5/2023). Dalam bincang ringan tersebut selain membicarakan upaya penurunan stunting. Mereka juga mencoba beberapa terobosan percepatan program Bangga Kencana Secangkir kopi […]

  • Lindungi Anak dari Ancaman Siber, DPRD Sintang Dukung Penonaktifan Akun Medsos

    Lindungi Anak dari Ancaman Siber, DPRD Sintang Dukung Penonaktifan Akun Medsos

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sintang, Toni, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun yang mulai diberlakukan pada 28 Maret 2026. Toni menilai langkah ini sebagai bentuk ketegasan negara dalam melindungi anak dari ancaman dunia digital. Kebijakan tersebut mengharuskan platform digital, termasuk […]

  • SMPN 3 Raih Medali Emas FLS2N, Wali Kota: Prestasi yang Membanggakan!

    SMPN 3 Raih Medali Emas FLS2N, Wali Kota: Prestasi yang Membanggakan!

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Kabar menggembirakan datang dari siswa-siswi SMPN 3 Pontianak. Tim Spanta Percussion dari sekolah tersebut sukses mempersembahkan medali emas sebagai Penyaji Musik Tradisional Terbaik mewakili Provinsi Kalbar pada ajang  Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di Swiss-Belhotel Mangga Besar di Jakarta, Jumat (18/8/2023) […]

  • Isu SARA di Medsos, Terry: Itu Ciri Orang Tidak Pintar dan Bijak

    Isu SARA di Medsos, Terry: Itu Ciri Orang Tidak Pintar dan Bijak

    • calendar_month Kam, 7 Jun 2018
    • 0Komentar

    LensaKalbar – Akhir-akhir ini Media Sosial (Medsos) menjadi sasaran empuk untuk menyebar  isu Suku Agama Ras, dan Antargologan (SARA). Kondisi inipun sangat disayangkan Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim. Terry menilai isu SARA yang dilontarkan di media sosial merupakan ciri-ciri orang yang tidak pintar, tidak bijak, dan tidak pandai dalam memanfaatkan media sosial. Untuk menyikapinya […]

expand_less